<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724</id><updated>2011-09-06T20:36:49.575-07:00</updated><category term='Tips'/><category term='Motivasi'/><title type='text'>Just for Share</title><subtitle type='html'>Looking at the sky..........when I still a littel boy in a vilage</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>44</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-5481866764024961590</id><published>2010-10-25T21:03:00.000-07:00</published><updated>2010-10-25T21:04:15.603-07:00</updated><title type='text'>"Wajah Dunia Global" di Era Pembai’atan Al-Mahdi</title><content type='html'>[Arafah group] Banyak orang memiliki persepsi yang keliru tentang kemunculan Imam Mahdi dan zaman yang akan dilewati olehnya. Mereka menduga bahwa ketika Imam Mahdi datang, maka dalam sekejab dunia akan berubah menjadi aman, adil, makmur dan penuh kesejahteraan. Mereka menyangka bahwa dengan kemunculan Imam Mahdi maka, dalam waktu singkat musuh akan ditumbangkan, kedzaliman akan dihilangkan dan ketidakadilan akan lenyap tanpa sisa. Meski pendapat tersebut tidak sepenuhnya salah, namun implikasi dari keyakinan di atas akan membuat banyak orang banyak mengidam-idamkan kedatangan Al-Mahdi tanpa berfikir sama sekali resiko dari harapannya. Sebab, kemunculan dan masa-masa awal pemerintahan Al-Mahdi justru akan dipenuhi dengan beragam fitnah dan huru-hara yang membuat banyak manusia lari menjauhi dan memusuhi Al-Mahdi. Beratnya kebanyakan umat Islam untuk meninggalkan ideologi demokrasi, nasionalisme, kepartaian dan fanatisme golongan inilah yang membuat kebanyakan mereka berat untuk menerima Al-Mahdi. Sebab, kedatangan Al-Mahdi dan kelompoknya akan membersihkan semua berhala itu dan menggantinya dengan panji-panji tauhid. Sikap tegas tanpa kompromi dalam menerapkan syariâ€™at Islam inilah yang mengundang seluruh kekuatan kufur dunia bersatu-padu untuk menghadang Imam Mahdi dan kelompoknya.&lt;br /&gt;Dengan demikian, bisa dipastikan bahwa masa-masa pra, era dan pasca pembaiâ€™atan Al-Mahdi akan dipenuhi dengan perkara-perkara yang amat tidak disukai oleh manusia. Setidaknya, inilah berbagai kondisi yang akan mengelilingi masa-masa Al-Mahdi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Pembantaian dan Pembunuhan Massal Terhadap Umat Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Rasulullah saw bersabda, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyaris tiba saatnya banyak umat yang memperebutkan kalian, seperti orang-orang makan yang memperebutkan hidangannya. Maka, ada seseorang bertanya : "Apakah karena sedikitnya kami pada hari itu?" Beliau menjawab : "Justru jumlah kalian banyak pada hari itu, tetapi ibarat buih di atas air. Sungguh Allah akan mencabut rasa takut kepada kalian dari dada musuh kalian dan menimpakan kepada kalian penyakit wahn." Seseorang bertanya: "Apakah wahn itu, wahai Rasulullah?" Beliau bersabda: "Cinta dunia dan takut mati. " ( HR. Ahmad : 21891 dan Abu Daud : 4297)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah zaman yang dikatakan oleh Rasulullah saw. sebagai puncak kedzaliman dan kecurangan. Para penegak hukum Allah dituding sebagai teroris yang menjadi biang keladi kerusakan dunia, ideologi mereka dituduh sebagai ideologi Iblis dan nabi mereka difitnah dengan keji. Kaum muslimin dikepung dari seluruh dunia, mereka yang istiqamah menjalankan syariâ€™at bagai memegang bara; sangat panas dan hampir-hampir tak mampu untuk menggenggamnya. Dunia terasa sempit bagi setiap mukmin, tidak ada tempat berlari atau wilayah aman untuk tegaknya hukum hukum Allah.&lt;br /&gt;Al-Mahdi yang dijanjikan akan muncul di saat fitnah benar-benar tidak ada jalan keluar, saat kaum muslimin telah mengerahkan seluruh kemampuan dan tenaga mereka untuk menegakkan seruan-Nya, namun kebengisan musuh dan makar mereka semakin menggila. Di saat manusia dilanda perselisihan dan pertikaian, Al Mahdi akan datang untuk memerangi kedzaliman, menaklukkan seluruh dunia, hingga benar benar hanya Allah yang disembah. Demi Allah, andaikan umur dunia tinggal satu hari, niscaya Allah akan panjangkan hingga Ia membangkitkan seorang lelaki dari keluargaku. Namanya sama dengan namaku, nama bapaknya juga sama dengan nama bapakku dan ia menebarkan kedamaian di bumi. (HR. Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Kehancuran Ideologi Demokrasi Sekuler Liberal &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( Lihat penjelasan detil masalah ini dalam tulisan kami sebelumnya: Menanti Kehancuran Amerika dan Eropa, Granada Mediatama )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana penjelasan yang dijelaskan dalam hadits yang diriwayatkan Imam Ahmad, bahwa kemunculan khilafah rasyidah akan terjadi setelah lewatnya periode mulkan jabbar (raja-raja diktator).&lt;br /&gt;Isyarat dalam nubuwat tersebut adalah bahwa ideologi yang muncul menggantikan ideologi diktator justru semakin mendekatkan kita dengan masa kemunculan Al-Mahdi. Dalam hal ini, fenomena tumbangnya rezim diktator di beberapa negara (khususnya negara-negara berpenduduk muslim) merupakan indikasi kuat bahwa Allah benar-benar akan mengangkat periode itu dari umat Islam. Maka, keberadaan ideologi demokrasi yang menggeser rezim diktator (mulkan jabbar) hanyalah fase antara, sebuah jeda yang mengawali kemunculan fase terakhir, yaitu khilafah rasyidah menurut manhaj nubuwah dimana Al-Mahdi sebagai khalifahnya.&lt;br /&gt;Sebenarnya keberadaan ideologi sekuler yang melahirkan demokrasi liberal telah memunculkan kediktatoran gaya baru yang berlindung di balik baju demokrasi. Para diktator itu juga banyak berlindung di balik HAM. Hal ini bisa kisa saksikan ketika sebuah masyarakat (negara) dengan suara mayoritas menghendaki tegaknya hukum Islam, maka para diktator (barat) itu dengan berbagai dalih berupaya untuk menggagalkan yang mereka inginkan. Sebaliknya, jika dengan demokrasi dan produk turunannya (pemilu) mereka mendapatkan kemenangan (atau sesuai dengan apa yang mereka inginkan), maka dengan mati-matian pula mereka akan membelanya.&lt;br /&gt;Keadaan ini boleh jadi akan terus berlangsung hingga akhirnya masyarakat dunia mengetahui bahwa apa yang selama ini berlangsung bukanlah hakikat dari demokrasi yang banyak mereka pahami, melainkan demokrasi liberal yang diinginkan oleh barat. Demokrasi ini adalah sebuah ideologi yang diproduksi untuk membela dan melindungi kepentingan barat, bukan untuk kepentingan manusia seluruh dunia. Jika kondisi ini terus berlangsung, maka dengan sendirinya kepercayaan masyarakat dunia hilang hingga akhirnya demokrasi akan ditinggalkan. Dan nampaknya inilah fenomena yang banyak kita saksikan terjadi pada negara-negara yang tengah mempraktikkan demokrasi liberal.&lt;br /&gt;Jika periode zaman diktator telah berakhir dengan kemunculan demokrasi sekuler liberal, lalu ideologi ini juga dengan sendirinya runtuh dengan berbagai sebab yang telah kita bicarakan di atas, maka konsekwensi yang akan muncul adalah kembalinya khilafah rasyidah adalah sebuah kepastian, tidak mungkin tidak. Karena Imam Mahdi adalah seorang pemimpin muslim yang akan mempraktikkan hukum Islam secara total dalam kepemimpinannya, maka dengan sendirinya ideologi sekuler dan praktik demokrasi akan dibersihkan dari wilayah kekuasaannya, dan itu akan terjadi pada seluruh dunia. Dengan demikian, Imam Mahdi pasti akan menghancurkan sistem ini juga sistem-sistem kufur lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Kehancuran Ekonomi Kapitalis Ribawiyah dan Semua Institusinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi lain yang juga mengiringi keluarnya Al-Mahdi adalah dimulainya fase kehancuran ekonomi barat yang bercorak kapitalis, dimana sistem ekonomi ribawiah merupakan salah satu pilar penting bagi tegaknya sistem ekonomi ini.&lt;br /&gt;Indikasi yang paling riil adalah problematika ekonomi, sosial dan politik dalam negeri Amerika yang sedang menuju status sekarat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungannya dengan kemunculan Al-Mahdi adalah bahwa fase kehancuran ekonomi kapitalis ribawiyah ini akan mengawali kehancuran dunia secara umum. Dapat kita bayangkan jika akhirnya masyarakat seluruh dunia harus kesulitan untuk mendapatkan kebutuhan pokok karena tidak beroperasinya kembali pabrik-pabrik yang memproduksi seluruh kebutuhan mereka (disebabkan runtuhnya pondasi ekonomi mereka), maka jalan menuju kemiskinan dan kehancuran total telah terbentang di depan mata. Kondisi ini memiliki hubungan erat dengan masa-masa sulit yang akan dihadapi oleh manusia sebelum kemunculan Dajjal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Kehancuran Mata Uang Kertas dan Kembalinya era Dinar dan Dirham&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin menambah runyam dan carut-marutnya kondisi manusia saat itu adalah dimulainya masa kehancuran mata uang kertas dan kembalinya manusia kepada mata uang yang sesungguhnya, yaitu dinar dan dirham (emas dan perak).&lt;br /&gt;Sebagaimana yang kita ketahui bahwa nilai dan harga sebuah mata uang tergantung dengan kredibilitas dan kekuasaan yang dimiliki oleh kepemimpinan sebuah negara. Ketika sebuah rezim ditumbangkan, lalu rezim penggantinya menyatakan tidak diberlakukannya mata uang kertas rezim sebelumnya, maka dengan sendirinya mata uang kertas tersebut tidak berlaku. Demikian pula yang kelak akan terjadi pada Amerika dan negara-negara Eropa pada umumnya, ketika perekonomian mereka hancur dihantam gelombang tsunami moneter dan krisis kepemimpinan yang membuat satu sama lainnya saling berperang untuk berebut kekuasaan. Faktor lain yang juga mengambil peran cukup besar adalah kehancuran negeri tersebut karena faktor-faktor alam berupa bencana alam dalam skala yang sangat besar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Kembalinya manusia ke Zaman Unta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal lain yang juga menggambarkan betapa mengerikannya huru-hara dan bencana yang akan menimpa manusia adalah ketika mereka kelak akan kembali ke zaman unta; zaman batu yang jauh dari teknologi modern. Analisa tentang kembalinya manusia ke zaman unta telah banyak dipaparkan oleh para penulis tentang akhir zaman dengan sudut pandang yang berbeda. Dasar yang menjadi pijakan asumsi di atas adalah hadits Rasulullah saw tentang perang Malhamatul Kubra antara pasukan Al-Mahdi dan asukan Romawi (Amerika dan Eropa) yang sudah tidak lagi menggunakan teknologi modern. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;F. Kehancuran Ekonomi Dunia di Masa Tiga Tahun Kekeringan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan hancurnya pusat ekonomi dunia, maka secara otomatis dan sistematis akan berimplikasi pada roda ekonomi seluruh dunia. Salah satu logika sederhana dalam kasus ini adalah beredarnya mata uang kertas (mata uang palsu) yang kemudian tidak lagi berfungsi sebagai alat pembayaran akibat hancurnya negara yang mengeluarkan mata uang tersebut. &lt;br /&gt;Dengan kehancuran dollar, maka implikasinya juga akan merembet kepada mata uang-mata uang negara lainnya. Dengan demikian, setiap orang (di negara manapun) yang saat itu masih memegang mata uang kertas tak ubahnya seperti anak-anak yang bermain dengan mata uang kertas mainan, yang tak laku untuk digunakan sebagai alat pembayaran atas barang atau jasa riil yang diinginkannya. Dalam kondisi seperti itu, pemenuhan kebutuhan manusia hanya akan terjadi dengan cara jual beli yang paling adil; barter! Atau dengan menggunakan mata uang yang memiliki nilai intristik yang adil; emas dan perak!. &lt;br /&gt;Dalam kondisi yang benar-benar membuat setiap orang mengalami depresi berat dan stress yang memuncak, saat itulah masa-masa sulit yang terjadi karena suasana alam yang tidak bersabahat akan dimulai. Peristiwa kemarau panjang dan kekeringan ekstrim selama tiga tahun yang berimbas pada langkanya bahan pangan akan terjadi pada detik-detik menjelang keluarnya Dajjal, yang berarti merupakan kondisi dimana Al-Mahdi baru muncul dan mendeklarasikan kedaulatannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;G. Pembunuhan dan Peperangan demi mempertahankan hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panjangnya masa kehancuran dan kerusakan ekonomi yang merata di setiap negeri, terjadinya instabilitas keamanan, tidak berfungsinya alat-alat negara (para polisi dan aparat) karena mereka sudah tidak lagi mendapatkan gaji dari pemerintah pusat, berhentinya mesin-mesin produksi dan pabrik-pabrik makanan dan minuman, tidak berfungsinya kantor-kantor pemerintahan dan pelayanan masyarakat, rusaknya teknologi tranportasi dan komunikasi dan beragam pemandangan mengerikan lainnya, akan melahirkan satu kengerian baru; berpacunya manusia untuk mempertahankan hidup dengan cara-cara kalap; membunuh dan merampas serta cara-cara brutal lainnya. Orang-orang yang kuat akan memangsa yang lemah dan hukum rimba akan mewarnai setiap kehidupan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sungguh, menjelang terjadinya Kiamat ada masa-masa harj. " Para sahabat bertanya : "Apakah harj itu ?" Beliau bersabda : "Pembunuhan." Mereka bertanya : "Apakah lebih banyak jumlahnya dari orang yang kita bunuh? Sesungguhnya kita dalam satu tahun membunuh lebih dari tujuh puluh ribu orang?" Beliau bersabda : "Bukan pembunuhan orang-orang musyrik oleh kalian itu, tetapi pembunuhan dilakukan oleh sebagian kalian terhadap sesamanya. " Mereka bertanya : "Apakah pada masa itu kami masih berakal?"Beliau bersabda .-"Akal kebanyakan manusia zaman itu dicabut, kemudian mereka dipimpin oleh orang-orang yang tak berakal, keÂ¬banyakan manusia menyangka para pemimpin itu mempunyai pegangan, padahal sama sekali tidak demikian. ( HR. Ahmad dan Ibnu Majah. Hadits shahih )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu aâ€™lam bish shawab, barangkali saat itulah masa yang dijanjikan Rasulullah saw akan terjadi. Para pemimpin mereka sudah tidak lagi memiliki akal. Perang antar kelompok, aksi saling bunuh dan rampas bukan lagi berdasar pada agama, bahkan akal sehat sekalipun. Apa yang mereka lakukan berangkat dari kondisi mengerikan yang menyebabkan mereka sudah tidak lagi mampu berfikir normal. Tindakan mereka benar-benar kalap, penuh nafsu, tidak rasional, dan akal manusia saat itu sudah benar-benar dicabut saking tidak sanggupnya melihat kondisi yang sama sekali tidak pernah mereka bayangkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a'lam bish shawab &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oleh : Ust. Abu Fatiha Al Adnani&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-5481866764024961590?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/5481866764024961590/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=5481866764024961590' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/5481866764024961590'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/5481866764024961590'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2010/10/wajah-dunia-global-di-era-pembaiatan-al.html' title='&quot;Wajah Dunia Global&quot; di Era Pembai’atan Al-Mahdi'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-5453485113063999368</id><published>2009-02-23T18:20:00.000-08:00</published><updated>2009-02-23T18:23:11.290-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'></title><content type='html'>Tahukah Kita?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  Kita lahir dengan dua mata di depan wajah kita, karena kita tidak boleh&lt;br /&gt;selalu melihat ke belakang.&lt;br /&gt;Tapi pandanglah semua itu ke depan, pandanglah masa depan kita.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  Kita dilahirkan dengan 2 buah telinga di kanan dan di kiri, supaya kita bisa&lt;br /&gt;mendengarkan semuanya dari dua buah sisi.&lt;br /&gt;Untuk bisa mengumpulkan pujian dan kritik dan menyeleksi mana yang benar dan mana yang salah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  Kita lahir dengan otak didalam tengkorak kepala kita.&lt;br /&gt;Sehingga tidak peduli semiskin apapun kita, kita tetap kaya.&lt;br /&gt;Karena tidak akan ada satu orang pun yang bisa mencuri otak kita, pikiran&lt;br /&gt;kita dan ide kita.&lt;br /&gt;Dan apa yang anda pikirkan dalam otak anda jauh lebih berharga dari pada emas&lt;br /&gt;dan perhiasan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Kita lahir dengan 2 mata dan 2 telinga, tapi kita hanya diberi 1 buah mulut.&lt;br /&gt;Karena mulut adalah senjata yang sangat tajam, mulut bisa menyakiti, bisa&lt;br /&gt;membunuh, bisa mengoda, dan banyak hal lainnya yang tidak menyenangkan.&lt;br /&gt;Sehingga ingatlah bicara sesedikit mungkin tapi lihat dan dengarlah&lt;br /&gt;sebanyak-banyaknya.  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   Kita lahir hanya dengan 1 hati jauh didalam tulang iga kita.&lt;br /&gt;Mengingatkan kita pada penghargaan dan pemberian cinta diharapkan berasal&lt;br /&gt;dari hati kita yang paling dalam.&lt;br /&gt;Belajar untuk mencintai dan menikmati betapa kita dicintai tapi jangan&lt;br /&gt;pernah mengharapkan orang lain untuk mencintai kita seperti kita mencintai&lt;br /&gt;dia.  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   Berilah cinta tanpa meminta balasan dan kita akan menemukan cinta yang jauh&lt;br /&gt;lebih indah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-5453485113063999368?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/5453485113063999368/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=5453485113063999368' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/5453485113063999368'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/5453485113063999368'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2009/02/tahukah-kita-kita-lahir-dengan-dua-mata.html' title=''/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-5838412228658676397</id><published>2009-02-01T18:58:00.001-08:00</published><updated>2009-02-01T18:58:43.779-08:00</updated><title type='text'>Arti Sebuah Hidup</title><content type='html'>Hidup itu tumbuh dan berkembang&lt;br /&gt;menjadi manusia dewasa kemudian&lt;br /&gt;sibuk dengan kepentingan pribadi&lt;br /&gt;mencari nafkah demi menyambung kehidupan&lt;br /&gt;dihari nanti dan dihari akhir keduanya&lt;br /&gt;sama-sama disini demi tercapainya keselamatan&lt;br /&gt;dan kebahagian yang hakiki bila tak seimbang&lt;br /&gt;diantara keduanya maka merugilah kita sebagai&lt;br /&gt;hamba yang begitu muliah terbalik di hinakan&lt;br /&gt;didunia dan akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah berhenti untuk berusaha berbuat&lt;br /&gt;dan berdoa karena keduanya adalah kesinambungan&lt;br /&gt;yang saling berhubungan dan akan menghubungkan&lt;br /&gt;kita kelak dunia dan akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keep Istiqomah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-5838412228658676397?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/5838412228658676397/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=5838412228658676397' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/5838412228658676397'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/5838412228658676397'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2009/02/arti-sebuah-hidup.html' title='Arti Sebuah Hidup'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-1788506904668595094</id><published>2009-01-26T18:04:00.000-08:00</published><updated>2009-01-26T18:05:03.867-08:00</updated><title type='text'>How to be Best learn??</title><content type='html'>Bulan Desember lalu merupakan bulan yang banyak liburnya jadi untung deh buat kuli seperti saya jadi kesempatan ini bisa digunakan untuk jalan-jalan, silaturrahim sama keluarga dikampung maklum kalau hari-hari biasa disibukkan dengan kerjaan/P4 (pergi pagi pulang petang penghasilan pas-pasan) tp alhamdulillah allah masih memberikan sebuah nikmat dan kesempatan yang tak terhingga pada hamba yang hina ini. Seperti biasanya saya kalau bersama adik-adik selepas ujian selalu menanyakan raport mereka bagai mana hasilanya pada semester ini, apa meraih peringkat atau malah jelek nilainya ” adik saya yang kecil jawab kita gak ada yang mendapat peringkat kak, semua nilai kita pas-pasan, trus saya menanyakan ke adik saya yang sekarnag duduk dikelas 1 SMA N didareahku dia bilang belum tau nilai dia dikarenakan tidak boleh mengambil hasil semester disebabkan belum melunasi biaya bangunan sebesar Rp. 500.000, saya kaget mendengar perkataanya karena gedung sekolah semegah itu dan dari dana-dana pemerintah ternyata pihak sekolah masih memungut biaya kepada siswanya untuk pembangunan sekolahS, sungguh ironis terlebih lagi kondisi perekonomian masyarakat yang hidup dari hasil pertanian terutama didaerahku karena masyarakat kami sebagian bersar hidup dari perkebunan tanaman karet dan kelapa sawit yang juga menjadi imbas krisis global dan komoditi hasil perkebuanan ditinggat intenasional daya belinya redah dari harga 10.000/kg menjadi 3000/kg dan sawit 200/kg. sampai hari ini saya merasa sedih kalau teringat dengan adik dikampung, Sekolah yang ada di benaku saat ini bukanlah milik orang-orang kecil demi merubah kehidupan mereka dimasa depan tapi melainkan sekolah cuma menjadi ajang profesi dan mata pencarian yang tak bertangung jawab terhadap anak didik mereka meski tak semua sekolah seperti yang penulis gambarkan tadi namun ini adalah penjegalan dan membangun mental-menatal anak untuk tidak berani melanjutkan pendidikan ke institusi yang lebih tinggi karena tak mampu membayar biaya terlebih lagi pemerintah akan membuat BPH kependidikan ini menjadi lembaga swasta dan membangun lembganya dengan dana sendiri dari mahasiswa, semakin terpuruk sudah angan orang-orang kecil untuk mengenyam pendidikan tinggi, perlu kita ketahui negeri ini tidak dibangun dari orang-orang kaya dan para pejabat tapi dibangun dari keringat dan kegigihan orang kecil apalagi pemerintah mencoba bermain-main dengan mencoba memberikan pada pemilik modal untuk mengkomersilakan pendidikan, apabila itu terjadi maka kita cuma bisa bermimpi meraih masa depan bangsa ini karena anak bangsa telah dibuat bodohi dan menjadi pengemis kepada pemerintah hmm…..mungkin ini cuma celoteh tak berujung dari kekesalan saya. namun meski tak mampu berbuat banyak untuk negeriku ku ingin bermimpi membangun sebuah pendidikan yang sehat dan berkwalitas juga membangunkan saudara kita yang lain dari mimpi-mimpi mereka dan mencoba membuat mimpi itu menjadi kenyataan bukan, hayalan semu diseja hari dan mimpi dipenghujung malam Pendidikan yang baik hendaknya dibangun atas dasar keikhlasan dan rasa tanggung jawab terhadap anak didik dan orang tua mereka yang telah menitipkan anak-anaknya Mimpiku beberapa tahun silam menjadi Pembangun anak bangsa dari akidah dengan pemahaman religi yang baik maka semua mimpi yang lain bisa digapai. mimpi yang berikutnya memberikan pendidikan dan mengabungkan dengan teknologi informasi karena masyarakat masih beranggapan bahwa teknologi masih terbilang mahal maka mimpiku teknologi mudah dan murah (IMTAG AND IPTEK) ini adalah semboyan anak bangsa ini dari dulu tapi belum ada aplikasi yang jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan murah???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknoligi Murah????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalu bilang gitu banyak pertanyaan sapa yang mau bayar ~_~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya kita memang terlahir buat mandiri sabar ya adiku we must be serioussly&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Udah ah capek bermimpi muluk :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tidak penting ada harga atau tidak dari karya anda tapi memcoba membuat karya itu adalah keberhasilan dan itulah harganya (kepuasan dalam berbuat).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-1788506904668595094?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/1788506904668595094/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=1788506904668595094' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/1788506904668595094'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/1788506904668595094'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2009/01/how-to-be-best-learn.html' title='How to be Best learn??'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-4769031152880322771</id><published>2009-01-26T18:02:00.000-08:00</published><updated>2009-01-26T18:04:16.556-08:00</updated><title type='text'>Tegakkan Yang Wajib, Hidupkan yang sunnah</title><content type='html'>Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini ada sedikit tausyiah dari Ustadz Yusuf Mansur semoga dapat berkenan di hati teman2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Di balik sunnah itu, ada kejayaan”, begitu saya dengar dari kyai saya. Dan subhaanallaah, ketika saya mempraktekkan urusan-urusan sunnah untuk saya hidupkan, perubahan signifikan terhadap hidup dan kehidupan saya memang sangat terasa. Sunnah itu banyak; urusan sunnah-sunnah shalat misalnya, wuah, buanyak sekali. Tapi di antara sunnah-sunnah itu ada yang muakkad. Yang muakkad ini yang kalo bisa, jangan ampe ditinggal. Di antaranya: qabliyah ba\’diyah, dhuha, dan tahajjud.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam satu dua kesempatan, saya mengatakan, bahwa jika terlalu lama kita meninggalkan sunnah-sunnah muakkadah, maka akan terasa sekali pengaruhnya ke rizki kita, ke ketenangan hidup kita, ke kelancaran segala urusan kita. Sebab apa? Sebab di antaranya, kita tdk berkategori “bersyukur”. Koq begitu? Ya. Saya katakan, sebelum kuliah, shalat wajib sdh tertegak, setelah kuliah, mestinya kan nambah. Nambah dg shalat sunnahnya. Sebelum kerja, belum ada shalat-shalat sunnahnya, belom ada sedekahnya, belom ada puasa sunnahnya, masa setelah bekerja lalu ibadahnya “konstan/tetap” , alias tetap tanpa sunnah-sunnah? Lah, ini kan namanya ga bersyukur. Mestinya kan nambah. Nambah dg ibadah-ibadah sunnahnya. “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih aneh lagi, jika ada orang habis-habisan di ibadah sunnah sebelom bekerja, sebelum usahanya naek; dhuha dan tahajjudnya getol, eh, setelah kerja dan usaha enak, malah hilang. Ini yang disebut ga bersyukur. Sama anehnya, bila ada orang-orang yang hanya menegakkan sunnah, tapi yang wajibnya keteteran. Makanya saya senang mengatakan; tegakkan yang wajibnya, hidupkan yang sunnahnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam satu waktu, Mu\’allim Syafii Hadzami, guru saya, menyebut, bhw tidak disebut shalat wajib, jika tdk tertegak shalat-shalat sunnah qabliyah dan ba\’diyahnya. Saya dijelaskan, bhw memang begitu. Padahal kan selama ini kita belajar istilah sunnah sebagai: Kalau dilakukan, berpahala, kalau tidak dilakukan tidak berdosa. Lah, ini lain lagi. Saya diberitahu lewat sudut pandang yang berbeda; bahwa kalau shalat wajib dilakukan tanpa shalat sunnah, tidak diterima itu shalat wajibnya. Tentu ini pandangan yang sifatnya pengajaran ya. Jangan hitam putih. “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu kesempatan lain saya ditanya, shalat zuhur berapa rakaat? Ketika dijawab empat rakaat, jawaban itu trnyata salah. Yang benar adalah 8 rakaat. Dua qabliyahnya, dua ba\’diyahnya.&lt;br /&gt;Program-program Ihyaa-us Sunnah ini betul-betul akan mengajak orang-orang untuk belajar tentang ibadah-ibadah sunnah, dan menjalankannya. supaya berkategori cinta sama Rasulullah juga, sbg pintu atau prasyarat cinta kepada Allah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam waktu dekat, akan disosialisasikan keutamaan shalat dhuha, yang trnyata merupakan sunnah muakkadah. Akan diselenggarakan kuliah-kuliah tentang keutamaan dhuha, seminar-seminar tentang fadilah dhuha, dan diterbitkan buku-buku, CD dan VCD/DVD tentang keutamaan dhuha. Supaya masyarakat benar-benar terdorong untuk shalat dhuha, dan berat meninggalkan shalat dhuha.&lt;br /&gt;Untuk gerakan nasionalnya kami memasukkan Majelis Dhuha Nasional. Di mana, individu-individu atau kelompok-kelompok masyarakat, akan kami ajak dan kami dorong untuk shalat dhuha, di tempatnya masing-masing, di hari sabtu, jam 07.00 WIB. Kenapa harus di jam segitu? Ya sebab supaya terjadi keseragaman dalam doa. “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan, jika 100 kota, sebagai target gerakan ini, benar-benar masyarakatnya melakukan shalat dhuha, yang berbaris secara maya/virtual, maka kita akan shalat, zikir dan berdoa bersama jamaah di 100 kota. Bayangkan, berdoa sendiri saja sudah masya Allah, apalagi berdoa bersama jutaan orang? Mudah-mudahan dah program Ihyaa-us Sunnah ini menjadi primadona gerakan baru di negeri ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan terakhir kita berdoa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdoa untuk segala rupa permasalahan kehidupan pribadi, dan berdoa untuk negeri kita, untuk bangsa kita? Tidakkah kita prihatin? O-oh, saya salah bila bertanya ini. Tentu semua prihatin. Tapi siapa yang prihatin dengan keadaan kita, lalu berkenan membawa keprihatinan ini di atas sajadah, hingga menjadi sebuah kekuatan doa yang teramat dahsyat? Doa-doa yang mengundang Pertolongan Allah? Doa-doa yang membuat Allah menurunkan Malaikat-Malaikat- Nya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, kapan terakhir kita berdoa? Bila setiap individu negeri ini berdoa untuk negerinya, untuk bangsanya, masa iya Allah Yang Maha Mendengar, lantas tidak mendengar? Sedangkan doa saja yang tulus, yang dipanjatkan dengan penuh keyakinan, sudah akan membuat arsy Allah bergetar, apalagi bila kemudian seantero negeri ini mau berdoa. Ajak diri kita, dan orang-orang sekeliling kita, duduk bersimpuh di hadapan keagungan Allah; sujud memohon ampun, dan berdoa kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syukur-syukur bila berkenan memanjatkannya di keheningan malam, di mana Allah memang benar-benar turun menawarkan bantuan-Nya. Subhaanallaah. Semoga Allah tidak mencabut keberkahan negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Yusuf Mansur-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IMA&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-4769031152880322771?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/4769031152880322771/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=4769031152880322771' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/4769031152880322771'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/4769031152880322771'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2009/01/tegakkan-yang-wajib-hidupkan-yang.html' title='Tegakkan Yang Wajib, Hidupkan yang sunnah'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-6195459506577650404</id><published>2008-12-29T19:47:00.000-08:00</published><updated>2008-12-29T19:54:59.083-08:00</updated><title type='text'>KEBIADABAN ZIONIS ISRAEL</title><content type='html'>350 Gugur, Sejumlah Keluarga Habis, 1650 Luka-luka di Gaza&lt;br /&gt;December 30, 2008 — Abdullah Hadrami (Views: 12)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah korban dalam serangan udara Israel dan laut Israel di Jalur Gaza, dimana masjid dan permukiman penduduk menjadi sasaran mencapai 350 orang. Sementara korban luka-luka hingga kini mencapai 1650 orang, 300 di antaranya luka-luka berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin malam Ahad, pesawat tempur Israel dan kapal tempurnya menggempur wilayah barat kota Gaza sehingga korban meninggal. Sumber-sumber Palestina menyebutkan bahwa pesawat Israel jenis F-16 buatan Amerika, heli tempur dan kapal temur Israel menyerang wilayah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Basem Naeem, Menkes Palestina menyebutkan bahwa korban akibat seragan Israel sejak Sabtu kemarin luasa (27/12) diperkirakan akan meningkat tajam. Apalagi lebih dari 180 luka-luka dalam kondisi parah dan masih ada puluhan syuhada yang tertimbun dalam reruntuhan bangunan yang diserang Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konferensi persnya Ahad sore kemarin (28/12) ia menegaskan bahwa udara Gaza diselimuti oleh kabut hitam dan pesawat Israel. Sementara bumi Gaza penuh dengan syuhada, korban luka-luka dan kehancuran di sana-sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga menegaskan bahwa telah terjadi penurunan persediaan obat-obatan dan layanan kesehatan yang bekerja di bagian unit gawat darurat. Bahkan ada 105 jenis obat, 225 jenis peralatan kesehatan dan 93 bahan khusus untuk lab semuanya persediannya nol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Basem menegaskan bahwa 50 persen mobil ambulan tidak bisa dioperasikan karena spearpartnya tidak tersedia karena blokade dan kekurangan bahan bakar. Semuanya terjadi di tengah dunia yang bungkam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menegaskan, pasukan Israel menyerang lembaga-lembaga dan pusat layanan umum. Bahkan sejak awal yang diserangan adalah lembaga sosial dan rumah-rumah penduduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Basem meminta kepada tim kesehatan Arab untuk segera pergi ke Gaza untuk memberikan bantuan kepada rakyat sipil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal sejumlah korban yang dievakuasi keluar Gaza dan pernyataan sejumlah pejabat Arab yang tidak bertanggungjawab, ia menegaskan bahwa evakuasi bisa membahayakan karena kondisi luka sangat hebat. Karenanya, ia mengecam tindakan yang menyebabkan enam orang sipil Palestina yang gugur di Areys, Mesir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Evakuasi akan dilakukan apalagi kondisi memungkinkan dan mobil ambulan Mesir harus memberikan bantuannya. Namun pihak Mesir menolak hal itu karena pertimbangan politik. Ia menegaskan bahwa sejumlah tim medis Arab siap pergi ke Gaza dan sebagian lagi masih berada di Mesir yang pemerintahannya melarang mereka pergi ke Gaza. Bahkan Mesir juga melarang bantuan medis Arab yang akan disalurkan ke Gaza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Basem menyampaikan terimakasihnya kepada negara-negara yang memberikan bantuannya terutama Qatar, Saudi, Libia. Ia meminta Mesir agar mempermudah sampainya bantuan ke Gaza dan membuka perlintasan untuk masuknya tim medis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 Bersaudara Menjadi Korban Pembantaian Israel di Jabaliya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah keluarga Palestina Anwar Ba’lusha di kamp pengungsi Jabaliya, wilayah utara Jalur Gaza, dekat masjid Imad Aqil, menjadi korban pembantaian biadab Israel, Ahad (28/12) tengah malam. Sebanyak 5 bocah bersaudara gugur, sementar sisa anggot keluarga lainnya masih di bawah reruntuhan dan di rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga setempat mengatakan, rumah keluarga Ba’lusha dihancurkan total di atas kepala penghuninya setelah pesawat tempur F16 Zionis Israel menggempur rumah yang bertuliskan “rumah Imad Aqil”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber-sumber medis mengatakan, anak-anak keluarga Ba’lusha berada antara meninggal, di rumah sakit atau di bawah reruntuhan, di samping telah kehilangan 5 anaknya secara bersama-sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber-sumber medis menyebutkan dua jasad bocah ditemukan. Mereka adalah Sama (gadis berusia 4 tahun), Samar (gadis berusia 14 tahun. Sementara itu dua bocah lainnya dibawa ke rumah sakit, sebelum dikabarkan meninggalnya 5 bocah gadis bersaudara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu sisa anggota keluarga lainnya masih di bawah reruntuhan. Tim medis belum bisa menemukan mereka karena sulitnya lokasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://cache.daylife.com/imageserve/0cRBeo6aaX5pL/610x.jpg&lt;br /&gt;http://cache.daylife.com/imageserve/0dVxaVj99beza/610x.jpg&lt;br /&gt;http://cache.daylife.com/imageserve/02ke8sI2rr1oB/340x.jpg &lt;br /&gt;http://cache.daylife.com/imageserve/0dIM5b74LV3qK/610x.jpg&lt;br /&gt;http://cache.daylife.com/imageserve/0clU1GVcL4bn9/610x.jpg&lt;br /&gt;http://cache.daylife.com/imageserve/0dIM5b74LV3qK/610x.jpg&lt;br /&gt;http://farm4.static.flickr.com/3135/2308984369_b4763051df.jpg?v=0&lt;br /&gt;http://cache.daylife.com/imageserve/08yB9Fq7r11Cr/610x.jpg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gaza Holocaust! by khawaja.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-6195459506577650404?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/6195459506577650404/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=6195459506577650404' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/6195459506577650404'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/6195459506577650404'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2008/12/kebiadaban-zionis-israel.html' title='KEBIADABAN ZIONIS ISRAEL'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-6594666946579159336</id><published>2008-12-26T00:59:00.000-08:00</published><updated>2008-12-26T01:05:08.269-08:00</updated><title type='text'>MEMBANGUN KEPERCAYAAN DAN ALERGI POLITIK</title><content type='html'>Mengawali tulisan ini sebenernya penulis bingung enaknya judulnya apa ya?? Tapi terserah saudara-saudara mau memberi judulnya apa namun semoga tulisan ini bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamis lalu 25 desember 2008 bertepatan juga dengan hari libur nasional dikarenakan Pengant agama nasrani mengadakan natalan, so saya juga ikut kejiprat liburan heee….alhadulillah setelah bagun dan memikirkan apa yang musti dilakukan dihari libur ini trus beranjak mandi dan sarapan baru deh pegi, rencana awal sih mau liat-liat aja dilingkungan sekitar kali aja ada yang mau bagi-bagi rejeki dan pengalaman setelah muter-muter dikota bosen juga akhirnya kendaraanku melaju kedaerah pertanian menuju kampungku sekeliling jalan dihiasi dengan bentang sawah menghijau dan bukit-bukit yang menjulang tinggi begitu perkasa berdiri disekira sawah-sawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku terus melaju menyusuri jalan tanpa terasa badan ini cukup lelah mencoba menurunkan speed laju kendaraanku, ku lihat disekellingku selain pemandangan tadi ada baliho-baliho disepanajang jalan ada berbagai macam gambar-gamabar para caleg baik DPRD TK I, DPRD TK II dan juga tinggkat pusat, lengkap dengan berbagai slogan mereka dengan kata-kata indah untuk menyakinkan orang-orang yang melihatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh indah memang gambar-gambar mereka dihiasi dengan latar belakang yang bermacam-macam baik yang nasionalis, religius, sosial dan ditambah lagi selogan-slogan yang indah menabjubkan, namun dalam benakku terbesit hmmm….apa iya ya, mereka bisa seperti yang mereka tuliskan dibaliho tersebut??? Terlebih lagi masyarakat sudah jenuh dengan zaman ini karena tiap orang bisanya Cuma bicara tanpa ada aplikasi yang jelas pantas saja masyarakat banyak alergi terhadapa pemilihan umum seperti ini karena hal tersebut selain membuat pekerjaan mereka tertunda juga tidak ada yang mereka bisa dapat dari pemilihan tersebut, dari apa yang saya lihat dilapagan rata-rata dari caleg-caleg tersebut tidak mempunyai pengalaman dan pendidikan yang memadai malah ada yang Cuma bermodalkan ijazah SMA mereka sudah bisa ikut menjadi caleg “keren banget tuh anggota dewan kalau jadi kepilih” dari sini saja sudah terlihat bahwa dari pemilihan saja sudah dimulai dengan orang-orang yang belum tentu berkwalitasa atau sama sekali tidak berkwalitas, hmmm…….kira-kira mereka nanti bisa apa ya, ahh…..kali Cuma pendapatku aja ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Caleg merupakan lowongan kerja baru buat anak-anak bangsa ini selain menjadi PNS caleg justru posisi yang sangat bergengsi dengan gaji yang cukup bersar trus di lengkapi dengan berbagai fasilitas dan akomodasi yang serbah mudah dan dimudahkan, siapa yang tak tertarik dengan kesempatan ini namun saudara-saudaraku jangan salah bila kesempatan itu diberikan kepadamu maka jalankanlah dengan penuh amanah dan tanggung jawab jangan korbankan hak-hak orang kecil yang telah mengaji anda-anda disana hingga bisa hidup mewah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat perjalan bangsa yang sudah tercobak-cabik hingga menggangah lebar hingga sulit disebuhkan, ketidak percayaan publik semakin meliuas rakyat tidak lagi bodoh dengan pesan-pesan dan kata-kata indah karena itu akan membuat mereka tambah susah akibat dari kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada orang-orang kecil yang semakin terhimpit coba anda lihat apa yang bisa dilakukan pemerintah terhadap himpitan ekonomi internasional dan berimbah kedalam negeri yang mempraok-porandakan orang kecil dikampung, harga karet jatuh, harga sawit jatuh, harga pupuk mahal sementara hasil panen murah.&lt;br /&gt;Dari berbagai peristiwa tersebut bagai mana pemerintah bisa meyakinkan publik kalau mereka layak untuk menjadi wakil-wakil dan pemimpin di negeri ini ditengah keraguan yang telah meluas coba kita lihat pada pemilihan guburnur beberapa bulan lalu dikota ini jumlah pemilih yang tidak memberikan haknya mencapai 40% dari suara yang ada itu artinya menunjukan tinggkat kejenuhan rakyat menghadapi banyaknya kegiatan semacam ini tiap tahun atau kah ketidak percayaan rakyat terhadap penyelengara pemerintahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepertinya haluan hidup kita sudah berubah dengan berkiblatkan uang bukan lagi bagai mana menghargai dan memberikan kebahagian orang lain namun asal tercapai tujuan dan cita-cita sendiri maka itu sudah lebih dari cukup perkara orang mau senang, susah itu urusan mereka “Menyakitkan ya” dari ini semua saya rasa tak ada gunanya MUI ikut-ikut mengurus pemiliu dengan memberikan Fatwa halal haram biar saja masyarakat sendiri yang memilih dan belajar, saya justru takut apabila MUI sering mengeluarkan Fatwa-fatwa justru masyarakat juga memasukan lembaga ini sebagai salah satu penyakit alergi mereka nauzubillah haiminzalik. Pikirkan baik-baik pak mui sebelum bertidak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari tulisan ini penulis mencoba sedikit memberikan isi hati mewakili hati orang-orang kecil didaerah dengan sebuah pengharapan semoga ajang pesta demokrasi tahun 2009 mendatang bisa membawa negeri ini kearah yang lebih baik dan bisa meyakinkan rakyat kecil untuk membangun negeri yang indah ini menjadi lebih baik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebersamaan dan kesamaan persepsi dalam membangun bangsa sebagai mana layaknya para pendiri bangsa ini dengan bermusyawarah dan mufakat untuk mencapai tujuan bersama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis :&lt;br /&gt;Cyber Name dan Nama Penah&lt;br /&gt;Salendra kms&lt;br /&gt;Mahasiswa Stmik Bina Nusantara Jaya Lubuklinggau&lt;br /&gt;Semester III Jurusan Sistem Informasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-6594666946579159336?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/6594666946579159336/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=6594666946579159336' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/6594666946579159336'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/6594666946579159336'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2008/12/membangun-kepercayaan-dan-alergi.html' title='MEMBANGUN KEPERCAYAAN DAN ALERGI POLITIK'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-2128273855495815718</id><published>2008-12-16T17:27:00.000-08:00</published><updated>2008-12-16T17:28:31.661-08:00</updated><title type='text'>Siasat setan Menyesatkan Manusia</title><content type='html'>Dalam sepekan ini ada beberapa kejadian yang menjadi perhatian saya dikantor . yaitu adanya seorang ikhwan/laki-laki dan seorang Akhwat/perempuan yang sering jalan bareng dengan berboncengan pakai motor,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;namun yang menjadi perhatian saya adalah karena Pihak dari ikhwannya selain sudah berkeluarga juga dia memahami bahwa etika pergaulan dengan nonmuhrim itu harus ada jarak/hijab..kemudian yang akhwatnya ini belum berkeluarga dan masih kuliah namun dia belum sepenuhnya memahami akan pentingnya jarak/hijab antara ikhwan dan akhwat,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemudian masalah berikutnya adalah hal ini dapat menyebabkan ketidakharmonisan dalam keluarga sang Ikhwan tersebut..karena sampai-sampai istrinya itu mau minta cerai,..saya mendengar hal itu terkejut dan kaget. Tapi anehnya mengapa sang Ikhwan ini setelah di kasih nasehat tidak mau juga berubah..hal yang sama juga dilakukan oleh sang Akhwat..tapi pernah dalam sepekan itu mereka tidak jalan bareng baik setelah pulang bekerja ataupun dalam contek pekerjaan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu alasan sang Ikhwan ini kalau setiap ditanya selalu menjawab..ya saya menganggapnya sebagai adik.jadi ya tidak ada perasaan apapun ( dalam hatisaya ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnul Qayyim mengatakan tentang asal- usul dosa besar. Yang pertama disebut dengan dosa binatang ternak. Mari kita perhatikan perilaku binatang ternak seperti ayam,kambing, juga sapi dan kuda. apa dosa mereka, apa kerja mereka setiap hari? setiap hari kerja mereka dari makan ke pelampiasan syahwat dan begitu seterusnya, sebagian besar manusia terjebak akan dosa ini. Makanan dan seksual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua adalah dosa Binatang Ternak dosa seperti ini tidak banyak pelakunya, karena para pelaku dosa ini harus dilengkapi perangkat khusus yang tidak dimilki semua orang, yakni kekuasaan dan kekuatan, kemauan dan keberanian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga adalah,Dosa setan. Menipu, memperdaya, memanipulasi. Pekerjaannya membuat makar. Dan dosa satu ini pelakunya membutuhkan kecerdasan diatas rata-rata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urutan keempat adalah asal -usul dosa yang paling tinggi.Namanya adalah Dosa kekuasaan para pelakunya suka memperhambah manusia lain dan senang dituhankan. Tapi Ibnul Qayyim mengatakan , jika seseorang sukses melakukan dosa pertama, biasanya dia akan terdorong melakukan dosa kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah adalah dosa-dosa besar membunuh adalah dosa besar.Mencuri adalah besar. Tapi didalam al Qur’an perincian dosa besar ada pada perzinahan.. Kenapa? karena perzinahan adalah dosa basic. Pembunuhan pertama yang terjadi dalam sejarah manusia adalah karena perempuan. Pembunuhan atas nama cinta yang terjadi pada Qabil dan Habil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu pekerjaan setan yang utama adalah, membuat dosa tampak logis di depan para pelakunya. Tampak indah dan sangat manusiawi. Setiap kali seseorang melakukan dosa, selalu ada pembenaran yang mendahuluinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah pekerjaan setan terhadap kita. Sudah ada jebakan berikutnya yang telah disiapakan namanya ‘Dosa-dosa Kecil’ Setan memperbanyak dosa -dosa kecil. Dia memang tidak berzina tapi melihat edikit bolehlah . Dan Dosa kecil bisa menjadi besar jika dilakukan secara terang-terangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tergoda adalah sifat yang manusiawi yang selalu dihadapi manusia . Tapi menghadapi ketergodaan yang harus menjadi perhatian kita.Bagaimana sikap kita menghadapi ketergodaan yang datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketahuilah pusat kelemahan kita ada dimana. Yang lemah pada godaan perempuan , jangan pernah jalan sendiri. Selalu dalam jamaah dan kelompok, karena itulah salah satu kontrolnya. Gunakan orang lain untuk mengontrol diri kita. Begitu seterusnya sikap kita pada harta, tahta atau pada kategori godaan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insya Allah dengan beberapa hal tersebut kita akan mampu berada pada posisi stabil dalam kebaikan. Amin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi Hidup Lebih Baik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MQ&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-2128273855495815718?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/2128273855495815718/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=2128273855495815718' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/2128273855495815718'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/2128273855495815718'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2008/12/siasat-setan-menyesatkan-manusia.html' title='Siasat setan Menyesatkan Manusia'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-4296723297727942607</id><published>2008-12-16T17:26:00.000-08:00</published><updated>2008-12-16T17:27:22.258-08:00</updated><title type='text'>RESEP HIDUP BAHAGIA</title><content type='html'>Disusun oleh: Ustadz Abu Ukkasyah Aris Munandar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya kita bertanya kepada orang-orang di sekeliling kita dari berbagai agama, bangsa, profesi dan status sosial tentang cita-cita mereka hidup di dunia ini tentu jawaban mereka sama "kami ingin bahagia". Bahagia adalah keinginan dan cita-cita semua orang. Orang mukmin ingin bahagia demikian juga orang kafir pun ingin bahagia. Orang yang berprofesi sebagai pencuri pun ingin bahagia dengan profesinya. Melalui kegiatan menjual diri, seorang pelacur pun ingin bahagia. Meskipun semua orang ingin bahagia, mayoritas manusia tidak mengetahui bahagia yang sebenarnya dan tidak mengetahui cara untuk meraihnya. Meskipun ada sebagian orang merasa gembira dan suka cita saat hidup di dunia akan tetapi kecemasan, kegalauan dan penyesalan itu merusak suka ria yang dirasakan. Sehingga sebagian orang selalu merasakan kekhawatiran mengenai masa depan mereka. Terlebih lagi ketakutan terhadap kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman dalam surat Al Jumu'ah ayat 8:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Katakanlah: Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan." (QS. Al Jumu'ah: 8)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang yang beranggapan bahwasanya orang-orang barat adalah orang-orang yang hebat. Mereka beranggapan bahwasanya orang-orang barat hidup penuh dengan kebahagiaan, ketenteraman dan ketenangan. Tetapi fakta berbicara lain, realita di lapangan menunjukkan bahwa secara umum orang-orang barat itu hidup penuh dengan penderitaan. Hal ini dikuatkan dengan berbagai hasil penelitian yang dilakukan oleh orang-orang barat sendiri tentang kasus pembunuhan, bunuh diri dan berbagai tindakan kejahatan yang lainnya, namun ada sekelompok manusia yang memahami hakikat kebahagiaan bahkan mereka sudah menempuh jalan untuk mencapainya. Merekalah orang-orang yang beriman kepada Allah. Mereka memandang kebahagiaan itu terdapat dalam sikap taat kepada Allah dan mendapat ridho-Nya, menjalankan perintah-perintahNya dan meninggalkan larangan-larangan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boleh jadi di antara mereka yang tidak memiliki kebutuhan pokoknya setiap harinya, akan tetapi dia adalah seorang yang benar-benar bahagia dan bergembira bagaikan pemilik dunia dan segala isinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Katakanlah: Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Karunia Allah dan rahmat-Nya iti dari apa yang mereka kumpulkan." (QS. Yunus: 58)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika mayoritas manusia kebingungan mengenai jalan yang harus ditempuh menuju bahagia maka hal ini tidak pernah dialami oleh seorang mukmin. Bagi seorang mukmin jalan kebahagiaan sudah terpampang jelas di hadapannya. Cita-cita agar mendapatkan kebahagiaan terbesar mendorongnya untuk menghadapi beragam kesulitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat berbagai keterangan dari wahyu Alloh sebagai kabar gembira bagi orang-orang yang beriman bahwasanya dirinya sudah berada di atas jalan yang benar dan tepat Allah berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan bahwa (yang kami perintahkan ini) adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia, dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai beraikan kamu dari jalannya. yang demikian itu diperintahkan Allah agar kamu bertakwa." (QS. Al An'aam: 153)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika di antara kita yang bertanya bagaimanakah yang dirasakan bagi orang-orang yang bahagia dan orang-orang yang celaka maka Allah sudah memberikan jawaban dengan firman-Nya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Adapun orang-orang yang celaka, Maka (tempatnya) di dalam neraka, di dalamnya mereka mengeluarkan dan menarik nafas (dengan merintih), Mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain). Sesungguhnya Tuhanmu Maha Pelaksana terhadap apa yang dia kehendaki. Adapun orang-orang yang berbahagia, maka tempatnya di dalam surga, mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain); sebagai karunia yang tiada putus-putusnya." (QS. Hud: 106-108)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika di antara kita yang bertanya-tanya bagaimanakah cara untuk menjadi orang yang berbahagia, maka Alloh sudah memberikan jawabannya dengan firman-Nya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ٌّ"Barang siapa yang mengikut petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka. Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta." (QS. Thoha: 123-124)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan juga dalam firman-Nya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Barang siapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan." (QS. An-Nahl: 97)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebahagiaan seorang mukmin semakin bertambah ketika dia semakin dekat dengan Tuhannya, semakin ikhlas dan mengikuti petunjuk-Nya. Kebahagiaan seorang mukmin semakin berkurang jika hal-hal di atas makin berkurang dari dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang mukmin sejati itu selalu merasakan ketenangan hati dan kenyamanan jiwa. Dia menyadari bahwasanya dia memiliki Tuhan yang mengatur segala sesuatu dengan kehendak-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sungguh menakjubkan keadaan orang-orang yang beriman. Sesungguhnya seluruh keadaan orang yang beriman hanya akan mendatangkan kebaikan untuk dirinya. Demikian itu tidak pernah terjadi kecuali untuk orang-orang yang beriman. Jika dia mendapatkan kesenangan maka dia akan bersyukur dan hal tersebut merupakan kebaikan untuknya. Namun jika dia merasakan kesusahan maka dia akan bersabar dan hal tersebut merupakan kebaikan untuk dirinya." (HR. Muslim dari Abu Hurairah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah yang merupakan puncak dari kebahagiaan. Kebahagiaan adalah suatu hal yang abstrak, tidak bisa dilihat dengan mata, tidak bisa diukur dengan angka-angka tertentu dan tidak bisa dibeli dengan rupiah maupun dolar. Kebahagiaan adalah sesuatu yang dirasakan oleh seorang manusia dalam dirinya. Hati yang tenang, dada yang lapang dan jiwa yang tidak dirundung malang, itulah kebahagiaan. Bahagia itu muncul dari dalam diri seseorang dan tidak bisa didatangkan dari luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda Kebahagiaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ibnu Al Qoyyim mengatakan bahwa tanda kebahagiaan itu ada 3 hal. 3 hal tersebut adalah bersyukur ketika mendapatkan nikmat, bersabar ketika mendapatkan cobaan dan bertaubat ketika melakukan kesalahan. Beliau mengatakan: sesungguhnya 3 hal ini merupakan tanda kebahagiaan seorang hamba dan tanda keberuntungannya di dunia dan di akhirat. Seorang hamba sama sekali tidak pernah bisa terlepas dari 3 hal tersebut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Syukur ketika mendapatkan nikmat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang manusia selalu berada dalam nikmat-nikmat Allah. Meskipun demikian, ternyata hanya orang berimanlah yang menyadari adanya nikmat-nikmat tersebut dan merasa bahagia dengannya. Karena hanya merekalah yang mensyukuri nikmat, mengakui adanya nikmat dan menyanjung Zat yang menganugerahkannya. Syukur dibangun di atas 5 prinsip pokok:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Ketundukan orang yang bersyukur terhadap yang memberi nikmat.&lt;br /&gt;   2. Rasa cinta terhadap yang memberi nikmat.&lt;br /&gt;   3. Mengakui adanya nikmat yang diberikan.&lt;br /&gt;   4. Memuji orang yang memberi nikmat karena nikmat yang dia berikan.&lt;br /&gt;   5. Tidak menggunakan nikmat tersebut dalam hal-hal yang tidak disukai oleh yang memberi nikmat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa saja yang menjalankan lima prinsip di atas akan merasakan kebahagiaan di dunia dan di akhirat. Sebaliknya, jika lima prinsip di atas tidak dilaksanakan dengan sempurna maka akan menyebabkan kesengsaraan selamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Sabar ketika mendapat cobaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hidup ini di samping ada nikmat yang harus disyukuri, juga ada berbagai ujian dari Allah dan kita wajib bersabar ketika menghadapinya. Ada tiga rukun sabar yang harus dipenuhi supaya kita bisa disebut orang yang benar-benar bersabar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Menahan hati untuk tidak merasa marah terhadap ketentuan Allah.&lt;br /&gt;   2. Menahan lisan untuk tidak mengadu kepada makhluk.&lt;br /&gt;   3. Menahan anggota tubuh untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak di benarkan ketika terjadi musibah, seperti menampar pipi, merobek baju dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah tiga rukun kesabaran, jika kita mampu melaksanakannya dengan benar maka cobaan akan berubah menjadi sebuah kenikmatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Bertaubat ketika melakukan kesalahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Allah menghendaki seorang hamba untuk mendapatkan kebahagiaan dan keberuntungan di dunia dan akhirat, maka Allah akan memberikan taufik kepada dirinya untuk bertaubat, merendahkan diri di hadapan-Nya dan mendekatkan diri kepada Allah dengan berbagai kebaikan yang mampu untuk dilaksanakan. Oleh karena itu, ada seorang ulama salaf mengatakan: "Ada seorang yang berbuat maksiat tetapi malah menjadi sebab orang tersebut masuk surga. Ada juga orang yang berbuat kebaikan namun menjadi sebab masuk neraka." Banyak orang bertanya kepada beliau, bagaimana mungkin hal tersebut bisa terjadi?, lantas beliau menjelaskan: "Ada seorang yang berbuat dosa, lalu dosa tersebut selalu terbayang dalam benaknya. Dia selalu menangis, menyesal dan malu kepada Allah subhanahu wa ta'ala. Hatinya selalu sedih karena memikirkan dosa-dosa tersebut. Dosa seperti inilah yang menyebabkan seseorang mendapatkan kebahagiaan dan keberuntungan. Dosa seperti itu lebih bermanfaat dari berbagai bentuk ketaatan, Karena dosa tersebut menimbulkan berbagai hal yang menjadi sebab kebahagiaan dan keberuntungan seorang hamba. Sebaliknya ada juga yang berbuat kebaikan, akan tetapi kebaikan ini selalu dia sebut-sebut di hadapan Allah. Orang tersebut akhirnya menjadi sombong dan mengagumi dirinya sendiri disebabkan kebaikan yang dia lakukan. Orang tersebut selalu mengatakan 'saya sudah berbuat demikian dan demikian'. Ternyata kebaikan yang dia kerjakan menyebabkan timbulnya 'ujub, sombong, membanggakan diri dan merendahkan orang lain. Hal-hal ini merupakan sebab kesengsaraan seorang hamba. Jika Allah masih menginginkan kebaikan orang tersebut, maka Allah akan memberikan cobaan kepada orang tersebut untuk menghilangkan kesombongan yang ada pada dirinya. Sebaliknya, jika Allah tidak menghendaki kebaikan pada orang tersebut, maka Allah biarkan orang tersebut terus menerus pada kesombongan dan 'ujub. Jika ini terjadi, maka kehancuran sudah berada di hadapan mata."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Hasan al-Bashri mengatakan, "Carilah kenikmatan dan kebahagiaan dalam tiga hal, dalam sholat, berzikir dan membaca Al Quran, jika kalian dapatkan maka itulah yang diinginkan, jika tidak kalian dapatkan dalam tiga hal itu maka sadarilah bahwa pintu kebahagiaan sudah tertutup bagimu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malik bin Dinar mengatakan, "Tidak ada kelezatan selezat mengingat Allah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada ulama salaf yang mengatakan, "Pada malam hari orang-orang gemar sholat malam itu merasakan kelezatan yang lebih daripada kelezatan yang dirasakan oleh orang yang bergelimang dalam hal yang sia-sia. Seandainya bukan karena adanya waktu malam tentu aku tidak ingin hidup lebih lama di dunia ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ulama' salaf yang lain mengatakan, "Aku berusaha memaksa diriku untuk bisa sholat malam selama setahun lamanya dan aku bisa melihat usahaku ini yaitu mudah bangun malam selama 20 tahun lamanya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ulama salaf yang lain mengatakan, "Sejak 40 tahun lamanya aku merasakan tidak ada yang mengganggu perasaanku melainkan berakhirnya waktu malam dengan terbitnya fajar."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibrahim bin Adham mengatakan, "Seandainya para raja dan para pangeran mengetahui bagaimana kebahagiaan dan kenikmatan tentu mereka akan berusaha merebutnya dari kami dengan memukuli kami dengan pedang." Ada ulama salaf yang lain mengatakan, "Pada suatu waktu pernah terlintas dalam hatiku, sesungguhnya jika penghuni surga semisal yang kurasakan saat ini tentu mereka dalam kehidupan yang menyenangkan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ibnul Qoyyim bercerita bahwa, "Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan: 'Sesungguhnya dalam dunia ini ada surga. Barang siapa belum pernah memasukinya maka dia tidak akan memasuki surga diakhirat kelak.'" Wallahu a'laam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Diterjemahkan dengan bebas dari As Sa'adah, Haqiqatuha shuwaruha wa asbabu tah-shiliha, cet. Dar. Al Wathan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Makalah Studi Islam Intensif 2005)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;www.muslim.or.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-4296723297727942607?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/4296723297727942607/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=4296723297727942607' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/4296723297727942607'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/4296723297727942607'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2008/12/resep-hidup-bahagia.html' title='RESEP HIDUP BAHAGIA'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-2998659118069034236</id><published>2008-12-14T17:36:00.000-08:00</published><updated>2008-12-14T17:37:09.221-08:00</updated><title type='text'>Heart Of A littel boy</title><content type='html'>Buat ku hari ini blh jadi bukan milik ku namun bukan berarti hari esok ngk bisa kita raih karena allah menciptakan segalanya sesuatunya untuk kita dan setiap kejadian yg kita alami hari ini adalah demi memeperbaiki diri agar lebih baik lagi setiap kejadian senang dan ngk menyenakan adalah memebentuk kepribadian kita karena kita ngk tau ada rahisa apa dibalik semua kejadian tersebut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya masa2 smp dan sma rasanya banyak hal yg dapat saya pelajari dari setiap kejadian yang dibalik itu semua ada sesuatu yg menyenagkan dikala kita mampu mengatasi masalah2 yg kita hadapi saya jadi sedikit tau ohhh ini seni hidup setiap nikmat yg saya rasakan pasti ada ujian yg lebih lagi darinya jd ku harus siap agar ngk kaget dan tetap diberikan kesabaran dan kekuatan dalam menghadapinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita ngk bisa layaknya orang lain yg pny segalanya tp buka berarti kita ngk bisa lebih maju dari mereka donk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ngk bisa kulia layaknya orang lain bukan berarti kita ngk bisa pny pengetahuan sebab segala sesusatu yg ada sudah menjadi kadarnya masing tp kita juga harus usaha dlu, kenapa sih orang bisa gitu kok kita ngk, gmn caranya kita supaya kita setidak-tidaknya ngk ketinggalanlah dari mereka gitu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;buat temen yg patah hati dan hilang kebranian juga pesimistis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jangan dong kita masih mudah nih ngapaiin lama2 mikirin yg ngk ada ujungnya mending cari solusinya dan kerjakan apa yg bisa dikerjakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sorry ya bukan saya sok aksi nih tp apa sih yg ngk bisa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In this world has nothing difficult if we want to be success who ever seriosly he will get&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB: ini tulisanku 2 tahun lalu heee lupa dipost (mei,2006)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-2998659118069034236?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/2998659118069034236/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=2998659118069034236' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/2998659118069034236'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/2998659118069034236'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2008/12/heart-of-littel-boy.html' title='Heart Of A littel boy'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-5083966520507563223</id><published>2008-12-11T18:38:00.001-08:00</published><updated>2008-12-11T18:38:30.166-08:00</updated><title type='text'>Urgensi dan Kedudukan Hati Bagi Seorang Muslim</title><content type='html'>Sesungguhnya topik yang berkaitan dengan hati merupakan perkara yang sangat penting, dinamakan hati (al-qolbu) karena proses perubahannya yang sedemikian cepat. Rosululloh bersabda:&lt;br /&gt;إِنَّمَا سُمِّيَ الْقَلْبُ مِنْ تَقَلُّبِهِ.&lt;br /&gt;“Dinamakan hati (al-qolbu) karena cepatnya berubah.” (HR. Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tempat yang lain Rosululloh bersabda:&lt;br /&gt;مَثَلُ الْقَلْبِ كَمَثَلِ رِيْشَةٍ بِأَرْضٍ فَلَاةٍ تَقْلِبُهَا الرِّيْحُ ظَهْرَا لْبَاطِنِ.&lt;br /&gt;“Perumpamaan hati adalah seperti sebuah bulu di tanah lapang yang diubah oleh hembusan angin dalam keadaan terbalik.” (HR. Ibnu Abi Ashim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguhpun begitu, Alloh Maha Besar, Dia mampu mengubah dan menguasai hati-hati manusia sebagaimana sabda Rosululloh :&lt;br /&gt;إِنَّ قُلُوْبَ بَنِيْ آدَمَ كُلُّهَا بَيْنَ أُصْبُعَيْنِ مِنْ أَصَابِعِ الرَّحْمٰنِ لِقَلْبٍ وَاحِدٍ يَصْرِفُهُ حَيْثُ يَشَاءُ.&lt;br /&gt;“Sesungguhnya hati-hati anak Adam berada di antara dua jari-jari Alloh layaknya satu hati, Dia mengubah menurut kehendak-Nya.” (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Rosululloh melanjutkan sabda beliau:&lt;br /&gt;اَللّٰهُمَّ مُصَرِّفَ الْقُلُوْبِ صَرِّفْ قُلُوْبَنَا عَلَى طَاعَتِكَ.&lt;br /&gt;“Ya Alloh, Dzat yang membolak-balikkan hati, condongkanlah hati kami untuk selalu taat kepada-Mu.” (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa keselamatan dan kesengsaraan hamba, keberhasilan atau kegagalannya bahkan masuknya ke dalam surga atau neraka, berhubungan erat dengan baik atau tidaknya hati, sehat atau sakitnya hati, dalam hal ini Alloh berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya. (QS. asy-Syams [91]: 9–10)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Rosululloh bersabda:&lt;br /&gt;اَلَا إِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلُحَتْ صَلُحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ اَلَا وَهِيَ الْقَلْبُ.&lt;br /&gt;“Ketahuilah, sesungguhnya pada setiap jasad ada sekerat daging, apabila dia baik maka baik seluruh anggota jasad, apabila dia jelek maka jelek semua anggota jasad, ketahuilah dialah hati.” (HR. Bukhori)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diagnosa Penyakit Hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini kita akan sebutkan beberapa perbuatan yang bisa kita jadikan indikasi untuk mendiagnosa terjadinya rusaknya hati atau penyakit-penyakit hati:&lt;br /&gt;1. Melakukan kedurhakaan dan dosa&lt;br /&gt;Di antara manusia ada yang melakukan kedurhakaan terus-menerus dalam satu jenis perbuatan. Ada pula yang melakukan dalam beberapa jenis bahkan semuanya dilakukan dengan terang-terangan, padahal Rosululloh bersabda:&lt;br /&gt;كُلُّ أُمَّةٍ مُعَافَى إِلَّا الْـمُجَاهِرِيْنَ.&lt;br /&gt;“Setiap umatku akan terampuni kecuali mereka yang melakukan kedurhakaan secara terang- terangan.” (HR. Bukhori)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Merasakan adanya kekasaran dan kekakuan hati, seakan-akan batu keras yang tidak bisa dipengaruhi oleh sesuatu pun.&lt;br /&gt;Alloh berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi…. (QS. al-Baqoroh [2]: 74)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Tidak tekun dalam beribadah, tidak memperhatikan dengan seksama setiap ucapan atau perbuatan yang dilakukannya dalam beribadah baik dalam sholat, dalam berdo’a, dan yang lainnya.&lt;br /&gt;Rosululloh bersabda:&lt;br /&gt;لَا يُقْبَلُ دُعَاءٌ مِنْ قَلْبٍ غَافِلٍ لَاهٍ.&lt;br /&gt;“Tidaklah diterima do’a dari hati yang lalai dan tidak ada kesungguhan.” (HR. Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Malas dalam melaksanakan ketaatan dan peribadahan, kalaupun beribadah maka dilakukan hanya sekedar ibadah yang kosong dari makna dan tidak ada ruh di dalamnya.&lt;br /&gt;Sebagaimana yang disebutkan oleh Alloh:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;… dan apabila berdiri untuk sholat mereka berdiri dengan malas…. (QS. an-Nisa’ [4]: 142)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuk dalam kategori ini ialah perbuatan–perbuatan yang tidak dilakukan dengan mempedulikan nilai dari perbuatan tersebut atau meremehkan waktu-waktu yang tepat untuk melakukannya. Misalnya, melakukan sholat-sholat di akhir waktu, atau menunda-nunda haji padahal sudah ada padanya kemampuan untuk melaksanakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Perasaan gelisah dan susah hanya karena adanya masalah-masalah yang remeh yang didapatinya&lt;br /&gt;Rosululloh mendefinisikan keimanan adalah:&lt;br /&gt;اَلْإِيْمَانُ: اَلصَّبْرُ وَالسَّمَاحَةُ.&lt;br /&gt;“Iman itu adalah kesabaran dan kelapangan di dada (tidak gampang gelisah).”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Tidak tersentuh oleh kandungan ayat-ayat al-Qur’an yang dibacanya, tidak pula oleh janji, ancaman, perintah, larangan, dan lain-lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Lalai dalam berdzikir dan tidak berdo’a kepada Alloh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alloh berfirman (ketika menyifati orang-orang munafik:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;… dan tidaklah mereka menyebut Alloh kecuali sedikit sekali. (QS. an-Nisa’ [4]: 142)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Tidak ada perasaan marah jika ada pelanggaran terhadap hal-hal yang diharamkan Alloh.&lt;br /&gt;Bara ghiroh dalam hati telah padam, tidak menyuruh kepada yang ma’ruf, tidak pula mencegah dari yang mungkar. Pada puncaknya, dia tidak mengetahui yang ma’ruf dan tidak mengetahui yang mungkar. Segala urusan dianggap sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Gila kehormatan dan publikasi/popularitas&lt;br /&gt;Termasuk di dalamnya, gila terhadap kedudukan ingin tampil sebagai pemimpin yang menonjol dan tidak dibarengi dengan kemampuan yang semestinya.&lt;br /&gt;إِنَّكُمْ سَتَحْرِصُوْنَ عَلَى الْإِمَارَةِ وَسَتَكُوْنُ نَدَامَةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ.&lt;br /&gt;“Sesunguhnya kamu sekalian akan berhasrat mendapatkan kepemiminan dan hal ini akan menjadi penyesalan pada hari kiamat.” (HR. Bukhori)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Bakhil dan kikir terhadap harta yang dimilikinya&lt;br /&gt;Alloh memuji orang-orang Anshor dengan firman-Nya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;… dan mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin) atas diri mereka sendiri, sekalipun mereka dalam kesusahan. Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, mereka itulah orang-orang yang beruntung. (QS. al-Hasyr [59]: 9)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rosululloh bahkan bersabda :&lt;br /&gt;لَا يَجْتَمِعُ الشُّحُّ وَ الْإِيْمَانُ فِيْ قَلْبِ عَبْدٍ أَبَدًا.&lt;br /&gt;“Tidaklah berkumpul pada hati seorang hamba selama-lamanya sifat kikir dan keimanan.” (HR. Nasai)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Suka mengatakan apa yang tidak dilakukan&lt;br /&gt;Padahal penyakit ini yang menjadikan binasanya umat terdahulu. Alloh berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai orang-orang yang beriman, mengapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Alloh bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan. (QS. ash-Shof [61]: 2–3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Senang dan gembira di atas penderitaan saudara-saudaranya sesama muslim yang mengalami kegagalan, merugi, atau mendapatkan musibah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Hanya pandai menilai kadar dosa yang dilakukannya dan tidak kepada siapa dosa itu dilakukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Tidak peduli terhadap penderitaan kaum muslimin&lt;br /&gt;Padahal Rosululloh bersabda:&lt;br /&gt;الْـمُؤْمِنُ مِنْ أَهْلِ الْإِيْمَانِ بِمَنْزِلَةِ الرَّأْسِ مِنَ الْجَسَدِ، يَأْلَمُ الْـمُؤْمِنُ لِأَهْلِ الْإِيْمَانِ كَمَا يَأْلَمُ الْجَسَدُ لِـمَا فِي الرَّأْسِ.&lt;br /&gt;“Sesungguhnya seorang mu’min terhadap mu’min yang lain laksana kepala dari sebagian badan. Orang mu’min akan menderita karena orang-orang mu’min yang lain sebagaimana badan ikut menderita karena keadaan di kepala.” (HR. Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Gampang memutuskan tali persaudaraan, tidak merasa tergugah tanggung jawabnya untuk beramal demi kepentingan kaum muslimin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Suka berbantah-bantahan dan berdebat yang justru membuat hati keras dan kaku&lt;br /&gt;Rosululloh bersabda:&lt;br /&gt;مَا ضَلَّ قَوْمٌ بَعْدَ هُدًى كَانُوْا عَلَيْهِ إِلَّا أُوْتُوا الْجَدَلَ.&lt;br /&gt;“Tidaklah segolongan orang menjadi tersesat sesudah ada petunjuk kecuali jika mereka suka berbantah-bantahan.” (HR. Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Sibuk dalam perkara keduniaan semata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Berlebih-lebihan dalam masalah makan, minum, pakaian, tempat tinggal, dan lain-lain&lt;br /&gt;Rosululloh bersabda:&lt;br /&gt;إِيَّاكَ وَالتَّنَعُّمُ فَإِنَّ عِبَادَ اللّٰـهِ لَيْسُوْا بِالْـمُتَنَعِّمِيْنَ.&lt;br /&gt;“Jauhilah berlebih-lebihan, karena hamba-hamba Alloh bukanlah orang-orang yang hidup berlebih-lebihan.” (HR. Abu Nu’aim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. dan lain-lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terapi Penyembuhan&lt;br /&gt;Itulah beberapa fenomena dari hati yang berpenyakit. Selanjutnya kita berusaha untuk mencari terapi dari penyakit-penyakit di atas.&lt;br /&gt;Rosululloh menggambarkan dalam salah satu sabda beliau bahwa keimanan seorang hamba diibaratkan sebagai pakaian yang dibutuhkan untuk diperbaharui setiap saat. Di tempat yang lain, beliau menggambarkan keimanan adalah ibarat menatap bulan, terkadang bercahaya terkadang gelap, manakala bulan tersebut tertutup oleh awan maka hilanglah sinar dari rembulan tersebut, ketika gumpalan-gumpalan awan menghilang maka nampak kembali cahaya bulan tersebut.&lt;br /&gt;Kemudian, yang terpenting bagi seseorang ketika dia berusaha mengobati penyakit hatinya maka dia harus meyakini terlebih dahulu bahwa keimanan seseorang terkadang bertambah terkadang berkurang sebagaimana firman Alloh :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;… supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada)…. (QS. al-Fath [48]: 4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga sebagaimana sabda Nabi :&lt;br /&gt;مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ وَذٰلِكَ أَضْعَفُ الْإِيْمَانِ.&lt;br /&gt;“Barangsiapa di antara kamu melihat kemungkaran hendaklah dia mengubah dengan tangannya, jika dia tidak mampu maka dengan lisannya, jika tidak mampu maka dengan hatinya, dan yang demikian adalah selemah-lemah iman.” (HR. Bukhori)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum melangkah lebih jauh dalam mengupas penyembuhan dari penyakit-penyakit hati tersebut, ada baiknya kita sampaikan bahwa tidak sedikit orang mencari penyembuhan secara eksternal; dengan cara itu mereka berharap bersandar kepada orang lain, padahal dia sendirilah yang mampu untuk mencari penyembuhan bagi dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa hal yang bisa dilakukan seorang muslim sebagai upaya penyembuhan penyakit hati yang dideritanya:&lt;br /&gt;1. Membaca dan menyimak al-Qur’an&lt;br /&gt;Alloh telah memastikan bahwa al-Qur’an adalah penawar dari penyakit, penerang dan cahaya bagi hamba Alloh yang dikehendaki-Nya. Firman Alloh :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Kami turunkan dari al-Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rohmat bagi orang-orang yang beriman…. (QS. al-Isro’ [17: 82)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Merasakan keagungan Alloh&lt;br /&gt;Di samping itu, seorang muslim juga harus mengetahui Nama-nama dan Sifat-sifat Alloh serta memikirkan makna-maknanya. Banyak dalil dari al-Qur'an dan as-Sunnah yang mengungkap tentang keagungan Alloh. Jika seorang muslim memperhatikan nash-nash tersebut, niscaya akan bergetar hatinya dan jiwanya akan tunduk kepada Dzat yang Maha Mendengar dan Maha Mengetahui sebagaimana firman Alloh :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan pada sisi Alloh-lah kunci-kunci semua yang ghoib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh). (QS. al-An'am [6]: 59)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Mencari dan mempelajari ilmu agama&lt;br /&gt;Yaitu ilmu yang bisa menghasilkan rasa takut kepada Alloh dan menambah nilai keimanannya. Tidak akan sama keadaan orang yang mengetahui dan orang yang tidak mengetahui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Banyak berdzikir kepada Alloh&lt;br /&gt;Dengan berdzikir kepada Alloh keimanan bertambah, rohmat Alloh datang, hati tenteram, para malaikat datang mengelilingi mereka, dosa-dosa mereka terampuni. Rosululloh bersabda:&lt;br /&gt;“Demi Dzat yang jiwaku ada dalam genggaman-Nya, andaikata kamu tetap seperti keadaanmu di sisiku dan di dalam berdzikir, tentu para malaikat akan menyalami kamu di atas tempat tidurmu dan tatkala dalam perjalanan.” (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Memperbanyak amal sholih&lt;br /&gt;Dengan beberapa bentuk, di antaranya: &lt;br /&gt;• Sesegera mungkin melaksanakan amal sholih&lt;br /&gt;• Melaksanakan amal sholih secara terus-menerus&lt;br /&gt;• Tidak gampang bosan dan capai dalam melaksanakannya&lt;br /&gt;• Mengulang beberapa amal sholih yang terlupakan&lt;br /&gt;• Senantiasa berharap apa yang dilakukannya diterima oleh Alloh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Banyak melakukan berbagai macam ibadah&lt;br /&gt;Di antara rohmat Alloh ialah dengan diberikan-Nya beberapa macam peribadatan, sebagiannya berbentuk fisik seperti sholat, sebagiannya berbentuk materi seperti zakat, sebagiannya berbentuk lisan seperti dzikir dan do’a. Bahkan satu jenis ibadah bisa dibagi kepada wajib, sunnah, dan anjuran. Yang wajib pun terkadang terbagi kepada beberapa bagian. Berbagai jenis ibadah ini memungkinkan untuk dijadikan sebagai penyembuh dari penyakit hati atau lemahnya keimanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Takut meninggal dunia dalam keadaan su’ul khotimah&lt;br /&gt;Rasa takut seperti ini dapat mendorong seorang muslim untuk taat dan selalu memperbarui keimanannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Banyak mengingat mati&lt;br /&gt;Rosululloh bersabda:&lt;br /&gt;أَكْثِرُوْا ذِكْرَ هَادِمِ اللَّذَاتِ يَعْنِيْ الْـمَوْتَ.&lt;br /&gt;“Perbanyaklah mengingat penebas segala kelezatan, yakni kematian.” (HR. Tirmidzi)&lt;br /&gt;Di antara cara yang efektif untuk mengingatkan seseorang terhadap kematian ialah dengan berziarah kubur, mengunjungi orang sakit, mengiringkan jenazah, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Selalu ingat hari akhir&lt;br /&gt;Masuk di dalamnya berbagai kejadian-kejadian di hari kiamat seperti hari kebangkitan, berkumpul di padang mahsyar, hisab, pahala, timbangan, jembatan, qishosh, syafa’at, tempat tinggal yang abadi yaitu surga dengan segala kenikmatannya dan neraka dengan segala kepedihannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Berinteraksi dengan firman-firman Alloh yang berkaitan dengan peristiwa-peristiwa alam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Bermunajat kepada Alloh dan pasrah kepada-Nya&lt;br /&gt;Rosululloh bersabda:&lt;br /&gt;أَقْرَبُ مَا يَكُوْنُ الْعَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ فَأَكْثَرُوا الدُّعَاءَ.&lt;br /&gt;“Saat seseorang paling dekat kepada Alloh ialah tatkala dia melakukan sujud, maka perbanyaklah do’a.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Tidak berangan-angan yang terlalu muluk dalam perkara keduniaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Memikirkan kehinaan duniawi&lt;br /&gt;Rosululloh bersabda:&lt;br /&gt;إِنَّ مَطْعَمَ ابْنِ آدَمَ قَدْ ضُرِبَ لِدُنْيَا مَثَلًا، فَانْظُرْ مَا يَخْرُجُ مِنْ ابْنِ آدَمَ وَإِنَّ فَزْحَهُ وَمِلْحَهُ قَدْ عُلِمَ إِلَى مَا يَصِيْرُ.&lt;br /&gt;“Sesungguhnya makanan anak Adam bisa dijadikan sebagai perumpamaan dunia. Maka lihatlah apa yang keluar dari diri anak Adam, sesungguhnya apa yang dimakannya sudah bisa diketahui akan menjadi apakah dia.” (HR. Thobroni)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Mengagungkan hal-hal yang mulia di sisi Alloh&lt;br /&gt;Termasuk di dalamnya mengagungkan tempat-tempat suci, tidak menganggap kecil dosa-dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Banyak melakukan ibadah-ibadah hati&lt;br /&gt;Seperti cinta kepada Alloh, berharap kepada-Nya, berbaik sangka dan bertawakkal kepada-Nya, ridho terhadap qodho-Nya, bersyukur terhadap nikmat-nikmat-Nya, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Banyak menghisab diri sendiri&lt;br /&gt;Alloh berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Alloh dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat)…. (QS. al-Hasyr [59]: 18)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Puncak dari semua yang tersebut di atas adalah berdo’a agar Alloh selalu menjaga keimanannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Alloh, kami memohon dengan Asma’ (Nama-nama) dan Sifat-sifat-Mu yang Tinggi agar Engkau berkenan memperbarui iman di dalam hati kami dan keluarga kami. Ya Alloh, jadikanlah iman sebagai kunci dan hiasan di hati kami, jadikanlah kami benci terhadap kekufuran, jadikan kami termasuk orang yang mendapat petunjuk. Amiin. ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber :http://cambuk-hati.web.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-5083966520507563223?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/5083966520507563223/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=5083966520507563223' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/5083966520507563223'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/5083966520507563223'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2008/12/urgensi-dan-kedudukan-hati-bagi-seorang.html' title='Urgensi dan Kedudukan Hati Bagi Seorang Muslim'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-5463944958653216158</id><published>2008-12-11T18:37:00.001-08:00</published><updated>2008-12-11T18:37:29.242-08:00</updated><title type='text'>Jawaban Sederhana Penuh Makna</title><content type='html'>Oleh : Dede Farhan Aulawi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di suatu senja sepulang kantor, saya masih berkesempatan untuk ngurus&lt;br /&gt;tanaman di depan rumah, sambil memperhatikan beberapa anak asuh yang&lt;br /&gt;sedang belajar menggambar peta, juga mewarnai. Hujan rintik - rintik&lt;br /&gt;selalu menyertai di setiap sore di musim hujan ini. Di kala tangan sedikit&lt;br /&gt;berlumuran tanah kotor,…terdengar suara tek…tekk.. .tek…suara tukang&lt;br /&gt;bakso dorong lewat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil menyeka keringat…, ku hentikan tukang bakso itu dan memesan&lt;br /&gt;beberapa mangkok bakso setelah menanyakan anak - anak, siapa yang mau&lt;br /&gt;bakso ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mauuuuuuuuu. ..”, secara serempak dan kompak anak - anak asuhku menjawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai makan bakso, lalu saya membayarnya. …&lt;br /&gt;Ada satu hal yang menggelitik fikiranku selama ini ketika saya&lt;br /&gt;membayarnya, si tukang bakso memisahkan uang yang diterimanya. Yang satu&lt;br /&gt;disimpan dilaci, yang satu ke dompet, yang lainnya ke kaleng bekas kue&lt;br /&gt;semacam kencleng. Lalu aku bertanya atas rasa penasaranku selama ini.&lt;br /&gt;“Mang kalo boleh tahu, kenapa uang - uang itu Emang pisahkan ? Barangkali&lt;br /&gt;ada tujuan ?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya pak, Emang sudah memisahkan uang ini selama jadi tukang bakso yang&lt;br /&gt;sudah berlangsung hampir 17 tahun. Tujuannya sederhana saja, Emang hanya&lt;br /&gt;ingin memisahkan mana yang menjadi hak Emang, mana yang menjadi hak Orang&lt;br /&gt;lain / tempat ibadah, dan mana yang menjadi hak cita - cita penyempurnaan&lt;br /&gt;iman “.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maksudnya.. .?”, saya melanjutkan bertanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya Pak, kan agama dan Tuhan menganjurkan kita agar bisa berbagi dengan&lt;br /&gt;sesama. Emang membagi 3, dengan pembagian sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Uang yang masuk ke dompet, artinya untuk memenuhi keperluan hidup&lt;br /&gt;sehari - hari Emang dan keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Uang yang masuk ke laci, artinya untuk infaq/sedekah, atau untuk&lt;br /&gt;melaksanakan ibadah Qurban. Dan alhamdulillah selama 17 tahun menjadi&lt;br /&gt;tukang bakso, Emang selalu ikut qurban seekor kambing, meskipun kambingnya&lt;br /&gt;yang ukuran sedang saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Uang yang masuk ke kencleng, karena emang ingin menyempurnakan agama&lt;br /&gt;yang Emang pegang yaitu Islam. Islam mewajibkan kepada umatnya yang mampu,&lt;br /&gt;untuk melaksanakan ibadah haji. Ibadah haji ini tentu butuh biaya yang&lt;br /&gt;besar. Maka Emang berdiskusi dengan istri dan istri menyetujui bahwa di&lt;br /&gt;setiap penghasilan harian hasil jualan bakso ini, Emang harus menyisihkan&lt;br /&gt;sebagian penghasilan sebagai tabungan haji. Dan insya Allah selama 17&lt;br /&gt;tahun menabung, sekitar 2 tahun lagi Emang dan istri akan melaksanakan&lt;br /&gt;ibadah haji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hatiku sangat…sangat tersentuh mendengar jawaban itu. Sungguh sebuah&lt;br /&gt;jawaban sederhana yang sangat mulia. Bahkan mungkin kita yang memiliki&lt;br /&gt;nasib sedikit lebih baik dari si emang tukang bakso tersebut, belum tentu&lt;br /&gt;memiliki fikiran dan rencana indah dalam hidup seperti itu. Dan seringkali&lt;br /&gt;berlindung di balik tidak mampu atau belum ada rejeki. Terus saya&lt;br /&gt;melanjutkan sedikit pertanyaan, sebagai berikut :&lt;br /&gt;“Iya memang bagus…,tapi kan ibadah haji itu hanya diwajibkan bagi yang&lt;br /&gt;mampu, termasuk memiliki kemampuan dalam biaya….”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iya menjawab, ” Itulah sebabnya Pak. Emang justru malu kalau bicara soal&lt;br /&gt;mampu atau tidak mampu ini. Karena definisi mampu bukan hak pak RT atau&lt;br /&gt;pak RW, bukan hak pak Camat ataupun MUI. Definisi “mampu” adalah sebuah&lt;br /&gt;definisi dimana kita diberi kebebasan untuk mendefinisikannya sendiri.&lt;br /&gt;Kalau kita mendefinisikan diri sendiri sebagai orang tidak mampu, maka&lt;br /&gt;mungkin selamanya kita akan menjadi manusia tidak mampu. Sebaliknya kalau&lt;br /&gt;kita mendefinisikan diri sendiri, “mampu”, maka insya Allah dengan segala&lt;br /&gt;kekuasaan dan kewenangannya Allah akan memberi kemampuan pada kita”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Masya Allah…, sebuah jawaban elegan dari seorang tukang bakso”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat….&lt;br /&gt;Cerita ini sangat sederhana. Semoga memberi hikmah terbaik bagi kehidupan&lt;br /&gt;kita. Amin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-5463944958653216158?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/5463944958653216158/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=5463944958653216158' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/5463944958653216158'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/5463944958653216158'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2008/12/jawaban-sederhana-penuh-makna.html' title='Jawaban Sederhana Penuh Makna'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-840245710431159494</id><published>2008-12-11T18:36:00.001-08:00</published><updated>2008-12-11T18:36:44.800-08:00</updated><title type='text'>Mengapa dan untuk apa kita ada?</title><content type='html'>Saudaraku, yang semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepadamu …&lt;br /&gt;Pernahkah kita merenungkan mengapa kita ada? Mengapa kita hidup di dunia ini?&lt;br /&gt;Apakah kerena keinginan dan rencana-rencana kita sehingga kita ada? Tidak, kita tidak mungkin dapat menginginkan dan merencanakan karena kita belum ada.&lt;br /&gt;Lalu, apakah karena keinginan dan rencana kedua orang tua kita? Bukan juga, berapa banyak pasangan suami istri yang menginginkan dikarunia anak tetapi belum juga diberi. Adanya kita bukan atas kehendak kita, bukan juga karena kehendak orang tua kita, lantas atas kehendak siapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah ta’ala menjelaskan dalam Al-Quran yang mulia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِن كُنتُمْ فِي رَيْبٍ مِّنَ الْبَعْثِ فَإِنَّا خَلَقْنَاكُم مِّن تُرَابٍ ثُمَّ مِن نُّطْفَةٍ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ ثُمَّ مِن مُّضْغَةٍ مُّخَلَّقَةٍ وَغَيْرِ مُخَلَّقَةٍ لِّنُبَيِّنَ لَكُمْ وَنُقِرُّ فِي الْأَرْحَامِ مَا نَشَاء إِلَى أَجَلٍ مُّسَمًّى ثُمَّ نُخْرِجُكُمْ طِفْلًا ثُمَّ لِتَبْلُغُوا أَشُدَّكُمْ وَمِنكُم مَّن يُتَوَفَّى وَمِنكُم مَّن يُرَدُّ إِلَى أَرْذَلِ الْعُمُرِ لِكَيْلَا يَعْلَمَ مِن بَعْدِ عِلْمٍ شَيْئًا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur- angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya” (Al-Hajj: 5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, adanya kita, adanya manusia, adanya jin, adanya alam semesta ini karena kehendak dan rencana Allah. Lantas, adanya kita tentu bukan karena Allah kurang kerjaan, iseng, atau hanya main-main saja, Allah menegaskan hal ini sebagaimana firman-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَمَا خَلَقْنَا السَّمَاء وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا لَاعِبِينَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan tidaklah Kami ciptakan langit dan bumi dan segala yang ada di antara keduanya dengan bermain-main” (Al-Anbiya: 16)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah menerangkan bahwa Dia ingin menguji para hamba-Nya, siapa yang taat dan siapa yang durhaka, jadi kehidupan di dunia kita adalah untuk ujian! Sadarkah kita? Mengapa kalau UAN, kalau SPMB, begitu disiapkan dengan betul, sementara ujian yang paling besar terkadang kita lupa, atau pura-pura lupa, atau yang lebih parah lagi kelau kita tidak tau bahwa hidup kita untuk diuji! Mereka hidup seperti binatang, mereka hanya mengenyangkan perut dan apa yang di bawahnya, mengumpulkan harta, berbangga-bangga dengan dunia, lalu mati! Allah menjelaskan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“[Dialah Allah] Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang paling baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun” (Al-Mulk:2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, yang semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepadamu …&lt;br /&gt;Betul bahwa kehidupan adalah ujian kita, Allah akan menguji kebaikan amalan kita. Mengapa Allah tidak mengatakan yang paling banyak amalnya? tetapi Allah mengatakan yang paling baik amalnya. Dijelaskan oleh Fudhail bin Iyadh bahwa yang paling baik amalnya adalah yang paling ikhlas dan yang paling sesuai dengan contoh karena amalan tidak akan diterima kecuali ikhlas karena Allah dan sesuai dengan contoh Nabi shalallahu’alaihi wa sallam. Kalau begitu, penting sekali seseorang harus ngaji, harus belajar ilmu syar’i karena tidak mungkin kita mengetahui materi ujian, mengetahui apa-apa yang dilarang dan apa-apa yang diperintahkan kecuali dengan menuntut ilmu syar’i. Bagaimana kalau seseorang ikut ujian tetapi tidak mau tahu materi ujiannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surga dan Neraka, yakinkah kita?&lt;br /&gt;Saudaraku, yang semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepadamu …&lt;br /&gt;Mengapa beberapa waktu yang lalu ketika diskusi tentang poligami, kita begitu yakin dan bersemangat membela ayat-ayat Al-Quran dan hadits Nabi tentang syariat poligami; mengapa ketika diskusi tentang Ahmadiyah, kita begitu lantang mengatakan bahwa dalam surat Al-Ahzab ayat 40: “Khootaman Nabiyyin” maknanya adalah penutup para Nabi, tetapi,…mengapa kita jarang mengungkit-ungkit ayat dan hadits tentang surga dan neraka? Apakah kita lupa atau pura-pura lupa sehingga topik ini jarang kita pelajari?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali kita lupa diri, tidak tahu diri, sehingga kita lupa dengan tujuan hidup ini, yakni ujian! Untuk mengingatkan kembali untuk apa kita di dunia ini, saya bawakan hadits-hadits tentang surga dan neraka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi shalallahu’alaihi wa sallam bersabda&lt;br /&gt;“Surga dan neraka telah diperlihatkan kepadaku, maka aku belum pernah memandang hari yang lebih banyak mengandung kebaikan sekaligus keburukan daripada hari ini. Kalau kalian mengetahui apa yang aku ketahui, niscaya kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis” Anas bin Malik melanjutkan, “Tidak ada hari setelah itu yang lebih berat bagi para Sahabat dibandingkan dengan hari tersebut. Pada hari itu, mereka semua menutup kepalanya sambil terisak-isak karena tangisan” (HR Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana saudaraku? Apakah hatimu tergetar mendengar hadits ini? Kalau seandainya tidak, maka engkau adalah manusia yang sangat perlu untuk dikasihani, bagaimana tidak? Para sahabat yang jiwa, raga dan hartanya telah mereka curahkan untuk membela dan memperjuangkan Islam, dengan ketakwaannya mereka adalah manusia yang sangat takut kalau-kalau akhir kehidupan mereka di neraka. Sementara kita….? Apa yang telah kita persiapkan? Apa yang telah kita berikan untuk Islam dan kaum muslimin? Mereka dihina, dimusuhi, dilempari, diusir dari kampung halaman, disiksa seperti Bilal, lantas…pernahkah kita mengalami hal seperti itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam riwayat lain disebutkan:&lt;br /&gt;“Demi Allah, kalau kalian mengetahui apa yang aku ketahui, niscaya kalian akan sedikit bersenang-senang dan banyak menangis, dan kalian juga tidak akan bersenang-senang terus di atas ranjang dengan istri kalian, lalu kalian akan keluar menuju ke pegunungan (tempat menyepi) untuk beribadah kepada Allah” Abu Dzar berkata, “Sampai-sampai aku menginginkan kalau diriku hanyalah pohon yang tumbang” (HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Majah dengan sanad yang hasan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah, begitu mengerikannya ketika kita dihisab di akhirat, hanya ada 2 pilihan, surga atau neraka, sampai-sampai Abu Dzar, seorang sahabat Nabi yang keimanan dan amalnya tidak kita ragukan, membela Nabi, membela Islam…, beliau kalau diminta memilih daripada dihisab, beliau memilih menjadi sebatang pohon karena pohon tidak ada beban yang harus dipertanggungjawabkan. Bagaimana dengan kita? Apa yang sudah kita siapkan untuk hari perhitungan nanti? Apakah kita sudah menyiapkan amalan-amalan kebaikan? Apakah kita sudah berprinsip bahwa “waktu adalah ibadah”, atau malah selama ini kita hanya membuang-buang waktu dengan sesuatu yang kurang bermanfaat atau bahkan diisi dengan dosa dan kemaksiatan?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah menjanjikan bagi hambanya yang taat akan diberi balasan yang tiada taranya di Surga kelak. Surga merupakan tempat yang tidak ada di dalamnya kecuali kenikmatan, dan kenikmatan yang paling nikmat adalah melihat wajah Allah, dzat yang selama ini kita bergantung kepadanya, dzat yang ketika kita sakit kita memohon kepada-Nya agar disembuhkan, dzat yang ketika kita kekurangan kita memohon kepadanya, dzat yang apabila kita mendapat nikmat kita bersyukur kepada-Nya, dzat yang selalu kita mohon kebaikan-kebaikan kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita adalah perantau …&lt;br /&gt;Saudaraku, yang semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepadamu …&lt;br /&gt;Bayangkan jika kita dalam sebuah perjalanan untuk menuju suatu pulau-kampung halaman kita. Kemudian dalam perjalanan melewati sebuah pulau kecil, nahkoda memerintahkan agar para penumpang singgah 3 hari untuk mengumpulkan bekal berupa makanan dan minuman. Kemudian kita masuk hutan untuk mengumpulkan bekal. Setiap penumpang bertanggung jawab masing-masing dan tidak dapat saling berbagi bekal, nafsi..nafsi. Semuanya memikirkan keselamatan masing-masing karena begitu berat perjalanan bahkan seorang bapak tidak mungkin mau berbagi bekal dengan istri dan anak-anaknya, seorang ibu juga tidak akan mau berbagi bekal kepada anaknya, masing-masing sangat membutuhkan bekal tersebut untuk keselamatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang akan engkau lakukan dalam 3 hari tersebut? Tentu engkau akan memanfaatkan waktu yang hanya 3 hari untuk mencari makanan, mencari buah-buahan dan air segar untuk bekal perjalanan karena perjalanan masih jauh. Tetapi tidak semua seperti itu saudaraku, banyak diantara mereka malah bersenang-senang di pulau kecil tersebut, membuat rumah bahkan ditingkat, bersenang-senang sampai lupa bahwa mereka akan kembali melanjutkan perjalanan sehingga harus mengumpulkan bekal yang cukup untuk sampai ke pulau kampung asal kita. Ketika nahkoda mengumumkan agar semua penumpang naik ke kapal karena perjalanan akan dilanjutkan, apa yang terjadi? Sebagian penumpang mengumpulkan bekal yang cukup, sebagian hanya sedikit saja, dan sebagian lagi lupa untuk pulang ke kampung halaman-mereka malah bersenang-senang di pulau tersebut, membuat rumah bertingkat, membuat sawah yang luas, beternak binatang dan lain sebagainya. Orang yang mengumpulkan bekal cukup maka akan sampai ke kampung asal dengan selamat, orang yang mengumpulkan bekal sedikit akan sakit-sakitan di perjalanan bahkan bisa jadi meinggal dunia, adapun orang yang lupa akan perjalanan akan tinggal dipulau kecil tersebut dan tidak akan pernah kembali ke kampung asalnya. Kemudian tersiar kabar bahwa Pulau kecil tersebut ternyata pada hari ke 7 sudah hilang tersapu tsunami!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, yang semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepadamu …&lt;br /&gt;Hakikatnya kita semua adalah perantau, kita hanya singgah sebentar di dunia ini. Ingatlah saudaraku, kampung halaman kita adalah di Surga, kakek moyang kita asalnya tinggal di surga. Bukankah Adam ‘alaihissalam asalnya tinggal di surga? Kalau kita tidak dapat pulang ke surga, berarti kita telah terlena seperti penumpang yang bersenang-senang dipulau kecil tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, saya sampaikan wasiat yang wasiat ini juga merupakan wasiat Nabi shalallahu’alaihi wa sallam dan Sahabatnya yang mulia, Ibnu Umar radhiallahu’anhuma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ: أَخَذَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم بِمنْكبيَّ فَقَالَ: (كُنْ فِي الدُّنْيَا كَأَنَّكَ غَرِيْبٌ أَوْ عَابِرُ سَبِيْلٍ) وَكَانَ ابْنُ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا يَقُوْلُ: إِذَا أَمْسَيْتَ فَلا تَنْتَظِرِ الصَّبَاحَ، وَإِذَا أَصْبَحْتَ فَلا تَنْتَظِرِ المَسَاءَ. وَخُذْ مِنْ صِحَّتِكَ لِمَرَضِكَ، وَمِنْ حَيَاتِكَ لمَوْتِكَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Ibnu Umar radhiallahu’anhuma, ia berkata:&lt;br /&gt;“Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam pernah memegang pundakku, lalu bersabda, ‘Jadilah engkau di dunia ini seperti orang asing atau pegembara’. Ibnu Umar radhiallahu’anhuma berkata, “Apabila kamu berada pada waktu sore janganlah kamu menunggu pagi hari, dan jika kamu berada pada waktu pagi hari, janganlah menunggu sore hari. Manfaatkanlah waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu, dan manfaatkanlah hidupmu sebelum datang kematianmu’ (HR. Bukhari, Hadits Arbain An-Nawawiyah No.40)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah wasiat Nabi shalallahu’alaihi wa sallam dan juga wasiat sahabat Ibnu Umar radhiallahu’anhuma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, yang semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepadamu …&lt;br /&gt;Agar engkau tidak tersesat, agar engkau dapat pulang ke kampung halaman-yakni ke Surga, maka engkau harus mempelajari agama ini dengan serius. Untuk urusan kuliah saja engkau dapat serius, berapa banyak waktu, fikiran, tenaga dan dana tercurahkan untuk kuliah? Sekarang, berapa banyak waktu, fikiran, tenaga dan dana untuk menuntut ilmu syar’i yang telah engkau curahkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:&lt;br /&gt;“Aku tinggalkan dua perkara yang apabila kalian berpegang teguh pada keduanya maka tidak akan sesat selama-lamanya yaitu Kitabullah dan Sunnahku, (HR. Al-Hakim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, yang semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepadamu …&lt;br /&gt;Kita sering berdoa”Rabbana atina fiddunnya hasanah wa fil akhirati hasanah” Ya Rabb, berikanlah kami kebaikan di dunia dan berikanlah kami kebaikan di akhirat” Kebaikan di dunia adalah iman dan amal shalih dan kebaikan di akhirat tidak ada yang lain kecuali Surga. Tidaklah dikatakan iman kecuali dibangun diatas ilmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemanakah engkau akan pergi melangkah?&lt;br /&gt;Saudaraku, yang semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepadamu …&lt;br /&gt;Jalan petunjuk telah jelas, dan jalan kesesatan juga jelas. Saya yakin bahwa engkau akan mengikuti jalan petunjuk, mempelajari ilmu syar’i dan mengamalkannya. Engkau tidak akan mau terlena seperti penumpang yang bersenang-senang di pulau kecil itu bukan? Jangan sampai engkau memohon ketika ajal menjemput, pada saat meregang nyawa kemudian engkau memohon kepada Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ارْجِعُونِ لَعَلِّي أَعْمَلُ صَالِحًا فِيمَا تَرَكْتُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembalikanlah aku (ke dunia) agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan (Al-Mu’minun :100)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan saat itu, keinginanmu tidak pernah akan dikabulkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: http://www.perpustakaan-islam.com/mod.php?mod=publisher&amp;op=viewarticle&amp;artid=167&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-840245710431159494?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/840245710431159494/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=840245710431159494' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/840245710431159494'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/840245710431159494'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2008/12/mengapa-dan-untuk-apa-kita-ada.html' title='Mengapa dan untuk apa kita ada?'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-8941737121346799284</id><published>2008-12-11T18:34:00.000-08:00</published><updated>2008-12-11T18:35:41.257-08:00</updated><title type='text'>Generasi al-qur’an</title><content type='html'>7 kondisi kesedaran yang harus dituruti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KATAKANLAH PADA DIRIMU&lt;br /&gt;1. pembacaan qur’an-ku tidak akan benar-benar menjadi tilawah  kecuali hanya dengan benar-benar menjadi tilawah kecuali hanya dengan mempartisipastikan rohaniku di dalamnya sesuai keinginan Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;APA YANG ALLAH INGINKAN?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAGAIMANA ENGKAU MENERIMA AL-QUR’AN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Saya berada dalam kehadiran Allah .Dia melihatku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bersamamu dimanapun engkau berada (57:4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Aku mendengarkan dari Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Ghazali dlm ihyanya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya membaca qur’an tetapi memperoleh kemanisan di dalamnya,kemudian saya membacanya seperti saya mendengarnya dari Rasulullah, kepada sahabat2nya .lalu selanjutnya melangkah lebih jauh-saya mendengarnya langsung dari pembicara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Arahan langsung dari Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.setiap kata dalam qur’an dipertukkan untukmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.saya berbincang dengan Allah saatku mambaca Al-qur’an&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Aku yakin akan memberitahu semua ganjaran yang telah dijanjikan –Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai diriku al-qur’an adalah kata2 tuhanmu maka ikuti kata2 Allah.kerna Allah lebih tahu dari mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ALLAH TUHANKU &amp; MATLAMATKU&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-8941737121346799284?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/8941737121346799284/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=8941737121346799284' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/8941737121346799284'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/8941737121346799284'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2008/12/generasi-al-quran.html' title='Generasi al-qur’an'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-1788695449243509516</id><published>2008-11-20T20:24:00.000-08:00</published><updated>2008-11-20T20:25:25.170-08:00</updated><title type='text'>Fans Berat Pete</title><content type='html'>Pete tu mengandung 3 macam gula alami yaitu sukrosa , fruktosa dan glukosa yang dikombinasikan dengan serat. Nah..kombinasi ini , ternyata bikin kita jadi sangat bertenaga! *wah buat maniak pete , bakal makin semangat ni ngeborong pete , ki’5 , tapi tunggu..sabar. .sabar…baca dulu artikelnya mpe abis yak☺*&lt;br /&gt;Riset membuktikan dua porsi pete aja..mampu memberikan tenaga yang cukup untuk melakukan aktivitas berat selama 90 menit.&lt;br /&gt;Makanya , tau ga sih kalo makanan ini tu kesukaannya para atlet top!&lt;br /&gt;Selain itu , pete juga banyak gunanya. Bisa juga ngebantu ngobatin beberapa penyakit. Check this out! (dari berbagai sumber).&lt;br /&gt;-&lt;br /&gt;Depresi-&lt;br /&gt;Menurut survei yang dilakukan oleh MIND diantara pasien penderita depresi , banyak orang merasa lebih baik setelah makan pete. Hal ini terjadi karena pete mengandung tryptophan , sejenis protein yang diubah tubuh menjadi serotonin. Inilah yang akan membuat relax , memperbaiki mood dan secara umum membuat seseorang lebih bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-PMS (premenstrual syndrome)-&lt;br /&gt;Jika mengalami PMS saat ' tamu ' datang , kamu ga perlu minum pil ini ataupun itu , cukup atasi dengan makan pete. Vitamin B6 yang dikandung pete mengatur kadar gula darah , yang dapat membantu mood.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Anemia-&lt;br /&gt;Dengan kandungan zat besi yang tinggi , pete dapat menstimulasi produksi sel darah merah dan membantu apabila terjadi anemia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Tekanan darah tinggi-&lt;br /&gt;Buah tropis unik ini sangat tinggi kalium , tetapi rendah garam , sehingga sangat sempurna untuk memerangi tekanan darah. Begitu tingginya , sehingga FDA Amerika mengizinkan perkebunan pete untuk melakukan klaim resmi mengenai kemampuan buah ini untuk menurunkan resiko tekanan darah dan stroke.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Kemampuan otak-&lt;br /&gt;200 siswa di Twickenham (Middlesex) tertolong dengan mudah melalui ujian pada tahun ini karena memakan pete pada saat sarapan , istirahat , dan makan siang. Riset telah membuktikan bahwa buah dengan kandungan kalium tinggi dapat membantu belajar dengan membantu siswa semakin waspada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Sembelit-&lt;br /&gt;Karena kandungan serat yang tinggi , maka pete akan mempermudah menormalkan kembali aksi pencernaan, membantu mengatasi permasalahan ini tanpa harus kembali ke laksativ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Obat mabuk-&lt;br /&gt;Salah satu cara paling cepat untuk menyembuhkan "penyakit" mabuk adalah milkshake pete , yang dimaniskan dengan madu. Pete akan membantu menenangkan perut dan dengan bantuan madu akan meningkatkan kadar gula darah yang jatuh , sedangkan susu akan menenangkan dan kembali memperbaiki kadar cairan dalam tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Kekenyangan-&lt;br /&gt;Pete memiliki efek antasid pada tubuh , sehingga bila dada anda terasa panas akibat kebanyakan makan, cobalah makan pete untuk mengurangi sakitnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Mual di pagi hari-&lt;br /&gt;Makan pete diantara jam makan akan menolong mempertahankan kadar gula dan menghindari muntah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Gigitan nyamuk-&lt;br /&gt;Sebelum anda meraih krim gigitan nyamuk , coba untuk menggosok daerah yang terkena gigitan dengan bagian dalam kulit pete. Banyak orang berhasil mengatasi rasa gatal dan bengkak dengan cara ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Untuk saraf-&lt;br /&gt;Pete mengandung vitamin V dalam jumlah besar , sehingga akan membantu menenangkan sistem saraf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Kegemukan-&lt;br /&gt;Penelitian di Institute of Psychology Austria menemukan bahwa tekanan pada saat kerja menyebabkan orang sering meraih makanan yang menenangkan seperti coklat dan keripik. Dengan melihat kepada 5.000 pasien di rumah sakit , peneliti menemukan bahwa kebanyakan orang mejadi gemuk karena tekanan kerja yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laporan menyimpulkan bahwa , untuk menghindari nafsu memakan makanan karena panik , kita butuh mengendalikan kadar gula dalam darah dengan ngemil makanan tinggi karbohidrat setiap dua jam untuk mempertahankan kadarnya tetap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Luka lambung-&lt;br /&gt;Pete digunakan sebagai makanan untuk merawat pencernaan karena texturnya yang lembut dan halus. Buah ini adalah satu-satunya buah mentah yang dapat dimakan tanpa menyebabkan stress dalam beberapa kasus yang parah. Buah ini juga mampu menetralkan asam&lt;br /&gt;lambung dan mengurangi iritasi dengan melapisi permukaan dalam lambung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Mengatur suhu tubuh-&lt;br /&gt;Banyak budaya lain yang melihat pete sebagai buah ' dingin ' yang mampu menurunkan suhu tubuh dan emosi ibu yang menanti kelahiran anaknya. Di Belanda misalnya , ibu hamil akan makan pete untuk meyakinkan agar si bayi lahir dengan suhu tidak tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seasonal Affective Disorder (SAD) (penyakit emosional yang kacau) Pete dapat membantu penderitas SAD kerena mengandung pendorong mood alami , tryptophan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Merokok-&lt;br /&gt;Pete dapat menolong orang yang ingin berhenti merokok. Vitamin B6 dan B12 yang dikandungnya , bersama dengan kalium dan magnesium , membantu tubuh cepat sembuh dari efek penghentian nikotin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Stress-&lt;br /&gt;Kalium adalah mineral penting , yang membantu untuk menormalkan detak jantung , mengirim oksigen ke otak dan mengatur keseimbangan cairan tubuh. Ketika kita stress , kecepatan metabolisme kita akan meningkat, sehingga akan mengurangi kadar kalium dalam tubuh. Hal ini dapat diseimbangkan lagi dengan bantuan makan petai yang tinggi kalium.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Stroke-&lt;br /&gt;Menurut riset dalam "The New England Journal of Medicine , " makan pete sebagai bagian dari makanan sehari-hari akan menurunkan resiko kematian karena stroke sampai 40%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Caplak-&lt;br /&gt;Mereka yang suka berpaling pada pengobatan alami akan berani bersumpah , jika kamu ingin mematikan caplak , maka ambil sepotong pete , dan letakkan di caplak itu. Tetap pertahankan pete itu dengan menggunakan plester!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu…setelah membaca semuanya , kamu pasti jadi percaya bahwa pete adalah obat alami untuk berbagai macam penyakit. Jika dibandingin ma apel , pete memiliki protein 4 kali lebih banyak , karbohidrat dua kali lebih banyak , tiga kali lipat fosfor , lima kali lipat&lt;br /&gt;Vitamin A dan zat besi , dan dua kali lipat jumlah vitamin dan mineral lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi…mulai sekarang , jangan memandang sebelah mata ma buah satu ini…&lt;br /&gt;Ternyata kaya nutrisi kan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat mencoba…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Regards,&lt;br /&gt;Haris Fadilah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-1788695449243509516?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/1788695449243509516/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=1788695449243509516' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/1788695449243509516'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/1788695449243509516'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2008/11/fans-berat-pete.html' title='Fans Berat Pete'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-3925777948361141540</id><published>2008-11-20T19:59:00.001-08:00</published><updated>2008-11-20T19:59:25.255-08:00</updated><title type='text'>Surat Sayang Dari Allah SWT</title><content type='html'>Surat Sayang Dari Allah SWT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;alloh.jpgSaat kau bangun pagi hari, AKU memandangmu dan&lt;br /&gt;berharap engkau akan berbicara kepada KU, walaupun&lt;br /&gt;hanya sepatah kata meminta pendapatKU atau bersyukur&lt;br /&gt;kepada KU atas sesuatu hal yang indah yang terjadi dalam hidupmu hari ini atau kemarin ……&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi AKU melihat engkau begitu sibuk mempersiapkan&lt;br /&gt;diri untuk pergi bekerja …….&lt;br /&gt;AKU kembali menanti saat engkau sedang bersiap, AKU&lt;br /&gt;tahu akan ada sedikit waktu bagimu untuk berhenti dan menyapaKU, tetapi engkau terlalu sibuk ………&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disatu tempat, engkau duduk disebuah kursi selama&lt;br /&gt;lima belas menit tanpa melakukan apapun. Kemudian AKU&lt;br /&gt;Melihat engkau menggeerakkan kakimu. AKU berfikir&lt;br /&gt;engkau akan berbicara kepadaKU tetapi engkau berlari&lt;br /&gt;ke telephone dan menghubungi seorang teman untuk mendengarkan kabar terbaru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKU melihatmu ketika engkau pergi bekerja dan AKU&lt;br /&gt;menanti dengan sabar sepanjang hari. Dengan semua&lt;br /&gt;kegiatanmu AKU berfikir engkau terlalu sibuk mengucapkan sesuatu kepadaKU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum makan siang AKU melihatmu memandang&lt;br /&gt;sekeliling, mungkin engkau merasa malu untuk&lt;br /&gt;berbicara kepadaKU, itulah sebabnya mengapa engkau tidak&lt;br /&gt;menundukkan kepalamu.&lt;br /&gt;Engkau memandang tiga atau empat meja sekitarmu dan&lt;br /&gt;melihat beberapa temanmu berbicara dan menyebut&lt;br /&gt;namaKU dengan lembut sebelum menyantap rizki yang AKU&lt;br /&gt;berikan, tetapi engkau tidak melakukannya …….&lt;br /&gt;masih ada waktu yang tersisa dan AKU berharap engkau akan&lt;br /&gt;berbicara kepadaKU, meskipun saat engkau pulang&lt;br /&gt;kerumah kelihatannya seakan-akan banyak hal yang harus kau kerjakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah tugasmu selesai, engkau menyalakan TV,&lt;br /&gt;engkau menghabiskan banyak waktu setiap hari didepannya,&lt;br /&gt;tanpa memikirkan apapun dan hanya menikmati acara yg&lt;br /&gt;ditampilkan. Kembali AKU menanti dengan sabar saat&lt;br /&gt;engkau menonton TV dan menikmati makananmu tetapi kembali kau tidak berbicara kepadaKU ………&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat tidur, KU pikir kau merasa terlalu lelah.&lt;br /&gt;Setelah mengucapkan selamat malam kepada keluargamu,&lt;br /&gt;kau melompat ketempat tidur dan tertidur tanpa&lt;br /&gt;sepatahpun namaKU, kau sebut. Engkau menyadari bahwa AKU selalu hadir untukmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKU telah bersabar lebih lama dari yang kau sadari.&lt;br /&gt;AKU bahkan ingin mengajarkan bagaimana bersabar&lt;br /&gt;terhadap orang lain. AKU sangat menyayangimu, setiap&lt;br /&gt;hari AKU menantikan sepatah kata, do’a, pikiran atau syukur dari hatimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya …… engkau bangun kembali dan&lt;br /&gt;kembali AKU menanti dengan penuh kasih bahwa hari&lt;br /&gt;ini kau akan memberiku sedikit waktu untuk menyapaKU&lt;br /&gt;……..Tapi yang KU tunggu …….. tak kunjung tiba …… tak juga kau menyapaKU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subuh …….. Dzuhur ……. Ashyar ……….&lt;br /&gt;Magrib ……… Isya dan Subuh kembali, kau masih mengacuhkan AKU …..&lt;br /&gt;tak ada sepatah kata, tak ada seucap do’a, dan tak&lt;br /&gt;ada rasa, tak ada harapan dan keinginan untuk bersujud kepadaKU ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa salahKU padamu …… wahai UmmatKU?????&lt;br /&gt;Rizki yang KU limpahkan, kesehatan yang KU berikan,&lt;br /&gt;harta yang KU relakan, makanan yang KU hidangkan, anak-anak yang&lt;br /&gt;KUrahmatkan, apakah hal itu tidak membuatmu ingat&lt;br /&gt;kepadaKU …………!!!!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percayalah AKU selalu mengasihimu, dan AKU tetap&lt;br /&gt;berharap suatu saat engkau akan menyapa KU, memohon&lt;br /&gt;perlindungan KU, bersujud menghadap KU …… Yang&lt;br /&gt;selalu menyertaimu setiap saat ……..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Note: apakah kita memiliki cukup waktu untuk mengirimkan surat ini kepada orang2 yang kita sayangi???&lt;br /&gt;Untuk mengingatkan mereka bahwa segala apapun yang kita terima hingga saat ini, datangnya hanya dari ALLAH semata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  mq&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-3925777948361141540?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/3925777948361141540/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=3925777948361141540' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/3925777948361141540'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/3925777948361141540'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2008/11/surat-sayang-dari-allah-swt.html' title='Surat Sayang Dari Allah SWT'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-6342591451416899716</id><published>2008-11-20T19:57:00.000-08:00</published><updated>2008-11-20T19:58:08.426-08:00</updated><title type='text'>Kunci Sukses Aristotle Onassis</title><content type='html'>Kunci Sukses Aristotle Onassis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin sukses dan kaya raya seperti Aristotle Onassis? Kebetulan salah seorang Dextoners berbaik hati mengirimkan "surat wasiat" Aristotle Onassis yang katanya juga jadi kiat suksesnya. Entah benar atau tidak, tapi beberapa hal yang ditulis kelihatannya masuk akal. Berikut "surat wasiat" Aristotle Onassis:&lt;br /&gt;* Jaga badanmu agar tetap sehat. Banggalah dengan fisik yang kita punya. Jangan risaukan hal-hal kecil, kita tidak sejelek seperti apa yang kita bayangkan.&lt;br /&gt;* Jaga kulitmu agar tetap sehat. Karena kulit yang sehat akan tampak seperti orang yang banyak uang.&lt;br /&gt;* Usahakan tersenyum, jangan suka cemberut. Perlihatkan bahwa segalanya beres. Dan, tunjukkan bahwa hidupmu sehari-hari selalu tampak menyenangkan.&lt;br /&gt;* Jaga penampilanmu. Jangan pernah memperlihatkan dan menceritakan kemelaratanmu kepada siapapun. Karena biasanya orang benci pada orang yang melarat.&lt;br /&gt;* Jangan tidur terlalu banyak. Kalau dapat mengurangi tidur 3 jam sehari, maka dalam setahun akan menambah waktu 1,5 bulan untuk meraih sukses.&lt;br /&gt;* Makan secukupnya dan hindari makan enak. Jangan makan sambil bicara bisnis, tunggu sampai selesai dulu. Jangan menghabiskan waktu berjam-jam di meja makan selagi ada pekerjaan mendesak, yang menanti untuk segera diselesaikan.&lt;br /&gt;* Kalau tidak punya modal, pinjam dulu dalam jumlah besar. Jangan meminjam dalam jumlah sedikit. Lalu segera kembalikan, jangan sekali-kali menunda jadwal pembayaran. Ini menyangkut reputasi, buat pemodal atau Bank percaya padamu.&lt;br /&gt;* Pilihlah teman yang dapat mendorong prestasimu. Dan, berusahalah terus sampai berhasil. Hindari orang yang suka mematahkan semangatmu.&lt;br /&gt;* Dengarkan orang lain. Buatlah orang lain merasa senang. Hormati mereka, maka kita akan dihormati oleh semua orang. Ini adalah kunci suksesku yang utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Happy Reading ;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetap Semangat!&lt;br /&gt;Rosa S. Rustam (Ocha)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-6342591451416899716?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/6342591451416899716/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=6342591451416899716' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/6342591451416899716'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/6342591451416899716'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2008/11/kunci-sukses-aristotle-onassis.html' title='Kunci Sukses Aristotle Onassis'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-5518253692676163260</id><published>2008-11-20T19:53:00.000-08:00</published><updated>2008-11-20T19:55:30.060-08:00</updated><title type='text'>Nasehat Perkawinan</title><content type='html'>Nasehat Perkawinan&lt;br /&gt;oleh : syahid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Islam&lt;br /&gt;adalah agama yang syumul (universal). Agama yang mencakup semua sisi&lt;br /&gt;kehidupan. Tidak ada suatu masalahpun, dalam kehidupan ini, yang tidak&lt;br /&gt;dijelaskan. Dan tidak ada satupun masalah yang tidak disentuh nilai&lt;br /&gt;Islam, walau masalah tersebut nampak kecil dan sepele. Itulah Islam,&lt;br /&gt;agama yang memberi rahmat bagi sekalian alam."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam&lt;br /&gt;masalah perkawinan, Islam telah berbicara banyak. Dari mulai bagaimana&lt;br /&gt;mencari kriteria bakal calon pendamping hidup, hingga bagaimana&lt;br /&gt;memperlakukannya kala resmi menjadi sang penyejuk hati. Islam&lt;br /&gt;menuntunnya. Begitupula Islam mengajarkan bagaimana mewujudkan sebuah&lt;br /&gt;pesta pernikahan yang meriah, namun tetap mendapatkan berkah dan tidak&lt;br /&gt;melanggar tuntunan sunnah Rasulullah shallallhu ‘alaihi wa sallam,&lt;br /&gt;begitupula dengan pernikahan yang sederhana namun tetap penuh dengan&lt;br /&gt;pesona. Islam mengajarkannya.&lt;br /&gt;Nikah merupakan jalan yang paling&lt;br /&gt;bermanfa’at dan paling afdhal dalam upaya merealisasikan dan menjaga&lt;br /&gt;kehormatan, karena dengan nikah inilah seseorang bisa terjaga dirinya&lt;br /&gt;dari apa yang diharamkan Allah. Oleh sebab itulah Rasulullah&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam mendorong untuk mempercepat nikah,&lt;br /&gt;mempermudah jalan untuknya dan memberantas kendala-kendalanya.&lt;br /&gt;Nikah&lt;br /&gt;merupakan jalan fitrah yang bisa menuntaskan gejolak biologis dalam&lt;br /&gt;diri manusia, demi mengangkat cita-cita luhur yang kemudian dari&lt;br /&gt;persilangan syar’i tersebut sepasang suami istri dapat menghasilkan&lt;br /&gt;keturunan, hingga dengan perannya kemakmuran bumi ini menjadi semakin&lt;br /&gt;semarak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui risalah singkat ini. Anda diajak untuk bisa&lt;br /&gt;mempelajari dan menyelami tata cara perkawinan Islam yang begitu agung&lt;br /&gt;nan penuh nuansa. Anda akan diajak untuk meninggalkan tradisi-tradisi&lt;br /&gt;masa lalu yang penuh dengan upacara-upacara dan adat istiadat yang&lt;br /&gt;berkepanjangan dan melelahkan.&lt;br /&gt;Mestikah kita bergelimang dengan kesombongan dan kedurhakaan hanya lantaran&lt;br /&gt;sebuah pernikahan ..? Na’udzu billahi min dzalik.&lt;br /&gt;Wallahu musta’an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MUQADIMAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalan&lt;br /&gt;perkawinan adalah persoalan yang selalu aktual dan selalu menarik untuk&lt;br /&gt;dibicarakan, karena persoalan ini bukan hanya menyangkut tabiat dan&lt;br /&gt;hajat hidup manusia yang asasi saja tetapi juga menyentuh suatu lembaga&lt;br /&gt;yang luhur dan sentral yaitu rumah tangga. Luhur, karena lembaga ini&lt;br /&gt;merupakan benteng bagi pertahanan martabat manusia dan nilai-nilai&lt;br /&gt;ahlaq yang luhur dan sentral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena lembaga itu memang&lt;br /&gt;merupakan pusat bagi lahir dan tumbuhnya Bani Adam, yang kelak&lt;br /&gt;mempunyai peranan kunci dalam mewujudkan kedamaian dan kemakmuran di&lt;br /&gt;bumi ini. Menurut Islam Bani Adamlah yang memperoleh kehormatan untuk&lt;br /&gt;memikul amanah Ilahi sebagai khalifah di muka bumi, sebagaimana firman&lt;br /&gt;Allah Ta’ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Artinya : Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman&lt;br /&gt;kepada para Malaikat : “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang&lt;br /&gt;khalifah di muka bumi”. Mereka berkata : “Mengapa Engkau hendak&lt;br /&gt;menjadikan (khalifah) di muka bumi itu orang yang akan membuat&lt;br /&gt;kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa&lt;br /&gt;bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau ?. Allah berfirman&lt;br /&gt;: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui”.&lt;br /&gt;(Al-Baqarah : 30).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkawinan bukanlah persoalan kecil dan&lt;br /&gt;sepele, tapi merupakan persoalan penting dan besar. ‘Aqad nikah&lt;br /&gt;(perkawinan) adalah sebagai suatu perjanjian yang kokoh dan suci&lt;br /&gt;(MITSAAQON GHOLIIDHOO), sebagaiman firman Allah Ta’ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Artinya&lt;br /&gt;: Bagaimana kamu akan mengambilnya kembali, padahal sebagian kamu telah&lt;br /&gt;bergaul (bercampur) dengan yang lain sebagai suami istri dan mereka&lt;br /&gt;(istri-istrimu) telah mengambil dari kamu perjanjian yang kuat”.&lt;br /&gt;(An-Nisaa’ : 21).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, diharapkan semua pihak yang&lt;br /&gt;terlibat di dalamnya, khusunya suami istri, memelihara dan menjaganya&lt;br /&gt;secara sunguh-sungguh dan penuh tanggung jawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agama Islam&lt;br /&gt;telah memberikan petunjuk yang lengkap dan rinci terhadap persoalan&lt;br /&gt;perkawinan. Mulai dari anjuran menikah, cara memilih pasangan yang&lt;br /&gt;ideal, melakukan khitbah (peminangan) , bagaimana mendidik anak, serta&lt;br /&gt;memberikan jalan keluar jika terjadi kemelut dalam rumah tangga, sampai&lt;br /&gt;dalam proses nafaqah dan harta waris, semua diatur oleh Islam secara&lt;br /&gt;rinci dan detail.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya untuk memahami konsep Islam&lt;br /&gt;tentang perkawinan, maka rujukan yang paling sah dan benar adalah&lt;br /&gt;Al-Qur’an dan As-Sunnah Shahih (yang sesuai dengan pemahaman Salafus&lt;br /&gt;Shalih -pen), dengan rujukan ini kita akan dapati kejelasan tentang&lt;br /&gt;aspek-aspek perkawinan maupun beberapa penyimpangan dan pergeseran&lt;br /&gt;nilai perkawinan yang terjadi di masyarakat kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja&lt;br /&gt;tidak semua persoalan dapat penulis tuangkan dalam tulisan ini, hanya&lt;br /&gt;beberapa persoalan yang perlu dibahas yaitu tentang : Fitrah Manusia,&lt;br /&gt;Tujuan Perkawinan dalam Islam, Tata Cara Perkawinan dan Penyimpangan&lt;br /&gt;Dalam Perkawinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERKAWINAN ADALAH FITRAH KEMANUSIAAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agama&lt;br /&gt;Islam adalah agama fithrah, dan manusia diciptakan Allah Ta’ala cocok&lt;br /&gt;dengan fitrah ini, karena itu Allah Subhanahu wa Ta’ala menyuruh&lt;br /&gt;manusia menghadapkan diri ke agama fithrah agar idak terjadi&lt;br /&gt;penyelewengan dan penyimpangan. Sehingga manusia berjalan di atas&lt;br /&gt;fitrahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkawinan adalah fithrah kemanusiaan, maka dari itu&lt;br /&gt;Islam menganjurkan untuk nikah, karena nikah merupakan gharizah&lt;br /&gt;insaniyah (naluri kemanusiaan) . Bila gharizah ini tidak dipenuhi dengan&lt;br /&gt;jalan yang sah yaitu perkawinan, maka ia akan mencari jalan-jalan&lt;br /&gt;syetan yang banyak menjerumuskan ke lembah hitam. Firman Allah Ta’ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Artinya&lt;br /&gt;: Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah) ;&lt;br /&gt;(tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut&lt;br /&gt;fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang&lt;br /&gt;lurus ; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”. (Ar-Ruum : 30).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Islam Menganjurkan Nikah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam&lt;br /&gt;telah menjadikan ikatan perkawinan yang sah berdasarkan Al-Qur’an dan&lt;br /&gt;As-Sunnah sebagi satu-satunya sarana untuk memenuhi tuntutan naluri&lt;br /&gt;manusia yang sangat asasi, dan sarana untuk membina keluarga yang&lt;br /&gt;Islami. Penghargaan Islam terhadap ikatan perkawinan besar sekali,&lt;br /&gt;sampai-sampai ikatan itu ditetapkan sebanding dengan separuh agama.&lt;br /&gt;Anas bin Malik radliyallahu ‘anhu berkata : “Telah bersabda Rasulullah&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Artinya : Barangsiapa menikah,&lt;br /&gt;maka ia telah melengkapi separuh dari agamanya. Dan hendaklah ia&lt;br /&gt;bertaqwa kepada Allah dalam memelihara yang separuhnya lagi”. (Hadist&lt;br /&gt;Riwayat Thabrani dan Hakim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Islam Tidak Menyukai Membujang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan untuk menikah dan melarang&lt;br /&gt;keras kepada orang yang tidak mau menikah. Anas bin Malik radliyallahu&lt;br /&gt;‘anhu berkata : “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan&lt;br /&gt;kami untuk nikah dan melarang kami membujang dengan larangan yang&lt;br /&gt;keras”. Dan beliau bersabda : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Artinya : Nikahilah perempuan&lt;br /&gt;yang banyak anak dan penyayang. Karena aku akan berbanggga dengan&lt;br /&gt;banyaknya umatku dihadapan para Nabi kelak di hari kiamat”. (Hadits&lt;br /&gt;Riwayat Ahmad dan di shahihkan oleh Ibnu Hibban).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah suatu&lt;br /&gt;ketika tiga orang shahabat datang bertanya kepada istri-istri Nabi&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang peribadatan beliau, kemudian&lt;br /&gt;setelah diterangkan, masing-masing ingin meningkatkan peribadatan&lt;br /&gt;mereka. Salah seorang berkata : Adapun saya, akan puasa sepanjang masa&lt;br /&gt;tanpa putus. Dan yang lain berkata : Adapun saya akan menjauhi wanita,&lt;br /&gt;saya tidak akan kawin selamanya …. Ketika hal itu di dengar oleh Nabi&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau keluar seraya bersabda :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Artinya&lt;br /&gt;: Benarkah kalian telah berkata begini dan begitu, sungguh demi Allah,&lt;br /&gt;sesungguhnya akulah yang paling takut dan taqwa di antara kalian. Akan&lt;br /&gt;tetapi aku berpuasa dan aku berbuka, aku shalat dan aku juga tidur dan&lt;br /&gt;aku juga mengawini perempuan. Maka barangsiapa yang tidak menyukai&lt;br /&gt;sunnahku, maka ia tidak termasuk golongannku”. (Hadits Riwayat Bukhari&lt;br /&gt;dan Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang mempunyai akal dan bashirah tidak akan&lt;br /&gt;mau menjerumuskan dirinya ke jalan kesesatan dengan hidup membujang.&lt;br /&gt;Kata Syaikh Hussain Muhammad Yusuf : “Hidup membujang adalah suatu&lt;br /&gt;kehidupan yang kering dan gersang, hidup yang tidak mempunyai makna dan&lt;br /&gt;tujuan. Suatu kehidupan yang hampa dari berbagai keutamaan insani yang&lt;br /&gt;pada umumnya ditegakkan atas dasar egoisme dan mementingkan diri&lt;br /&gt;sendiri serta ingin terlepas dari semua tanggung jawab”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang&lt;br /&gt;yang membujang pada umumnya hanya hidup untuk dirinya sendiri. Mereka&lt;br /&gt;membujang bersama hawa nafsu yang selalu bergelora, hingga kemurnian&lt;br /&gt;semangat dan rohaninya menjadi keruh. Mereka selalu ada dalam&lt;br /&gt;pergolakan melawan fitrahnya, kendatipun ketaqwaan mereka dapat&lt;br /&gt;diandalkan, namun pergolakan yang terjadi secara terus menerus lama&lt;br /&gt;kelamaan akan melemahkan iman dan ketahanan jiwa serta mengganggu&lt;br /&gt;kesehatan dan akan membawanya ke lembah kenistaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi orang&lt;br /&gt;yang enggan menikah baik itu laki-laki atau perempuan, maka mereka itu&lt;br /&gt;sebenarnya tergolong orang yang paling sengsara dalam hidup ini. Mereka&lt;br /&gt;itu adalah orang yang paling tidak menikmati kebahagian hidup, baik&lt;br /&gt;kesenangan bersifat sensual maupun spiritual. Mungkin mereka kaya,&lt;br /&gt;namun mereka miskin dari karunia Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam menolak sistem&lt;br /&gt;ke-rahib-an karena sistem tersebut bertentangan dengan fitrah&lt;br /&gt;kemanusiaan, dan bahkan sikap itu berarti melawan sunnah dan kodrat&lt;br /&gt;Allah Ta’ala yang telah ditetapkan bagi mahluknya. Sikap enggan membina&lt;br /&gt;rumah tangga karena takut miskin adalah sikap orang jahil (bodoh),&lt;br /&gt;karena semua rezeki sudah diatur oleh Allah sejak manusia berada di&lt;br /&gt;alam rahim, dan manusia tidak bisa menteorikan rezeki yang&lt;br /&gt;diakaruniakan Allah, misalnya ia berkata : “Bila saya hidup sendiri&lt;br /&gt;gaji saya cukup, tapi bila punya istri tidak cukup ?!”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkataan&lt;br /&gt;ini adalah perkataan yang batil, karena bertentangan dengan ayat-ayat&lt;br /&gt;Allah dan hadits-hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Allah&lt;br /&gt;memerintahkan untuk kawin, dan seandainya mereka fakir pasti Allah akan&lt;br /&gt;membantu dengan memberi rezeki kepadanya. Allah menjanjikan suatu&lt;br /&gt;pertolongan kepada orang yang nikah, dalam firman-Nya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Artinya&lt;br /&gt;: Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu dan&lt;br /&gt;orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang&lt;br /&gt;laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan&lt;br /&gt;mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi&lt;br /&gt;Maha Mengetahui”. (An-Nur : 32).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menguatkan janji Allah itu dengan&lt;br /&gt;sabdanya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Artinya&lt;br /&gt;: Ada tiga golongan manusia yang berhak Allah tolong mereka, yaitu&lt;br /&gt;seorang mujahid fi sabilillah, seorang hamba yang menebus dirinya&lt;br /&gt;supaya merdeka, dan seorang yang menikah karena ingin memelihara&lt;br /&gt;kehormatannya”. (Hadits Riwayat Ahmad 2 : 251, Nasa’i, Tirmidzi, Ibnu&lt;br /&gt;Majah hadits No. 2518, dan Hakim 2 : 160 dari shahabat Abu Hurairah&lt;br /&gt;radliyallahu ‘anhu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para Salafus-Shalih sangat menganjurkan untuk nikah dan mereka anti membujang,&lt;br /&gt;serta tidak suka berlama-lama hidup sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu&lt;br /&gt;Mas’ud radliyallahu ‘anhu pernah berkata : “Jika umurku tinggal sepuluh&lt;br /&gt;hari lagi, sungguh aku lebih suka menikah daripada aku harus menemui&lt;br /&gt;Allah sebagai seorang bujangan”. (Ihya Ulumuddin dan Tuhfatul ‘Arus&lt;br /&gt;hal. 20).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUJUAN PERKAWINAN DALAM ISLAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Untuk Memenuhi Tuntutan Naluri Manusia Yang Asasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di&lt;br /&gt;tulisan terdahulu [bagian kedua] kami sebutkan bahwa perkawinan adalah&lt;br /&gt;fitrah manusia, maka jalan yang sah untuk memenuhi kebutuhan ini yaitu&lt;br /&gt;dengan aqad nikah (melalui jenjang perkawinan), bukan dengan cara yang&lt;br /&gt;amat kotor menjijikan seperti cara-cara orang sekarang ini dengan&lt;br /&gt;berpacaran, kumpul kebo, melacur, berzina, lesbi, homo, dan lain&lt;br /&gt;sebagainya yang telah menyimpang dan diharamkan oleh Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Untuk Membentengi Ahlak Yang Luhur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sasaran&lt;br /&gt;utama dari disyari’atkannya perkawinan dalam Islam di antaranya ialah&lt;br /&gt;untuk membentengi martabat manusia dari perbuatan kotor dan keji, yang&lt;br /&gt;telah menurunkan dan meninabobokan martabat manusia yang luhur. Islam&lt;br /&gt;memandang perkawinan dan pembentukan keluarga sebagai sarana efefktif&lt;br /&gt;untuk memelihara pemuda dan pemudi dari kerusakan, dan melindungi&lt;br /&gt;masyarakat dari kekacauan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;br /&gt;bersabda :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Artinya : Wahai para pemuda ! Barangsiapa diantara&lt;br /&gt;kalian berkemampuan untuk nikah, maka nikahlah, karena nikah itu lebih&lt;br /&gt;menundukan pandangan, dan lebih membentengi farji (kemaluan). Dan&lt;br /&gt;barangsiapa yang tidak mampu, maka hendaklah ia puasa (shaum), karena&lt;br /&gt;shaum itu dapat membentengi dirinya”. (Hadits Shahih Riwayat Ahmad,&lt;br /&gt;Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Nasa’i, Darimi, Ibnu Jarud dan Baihaqi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Untuk Menegakkan Rumah Tangga Yang Islami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam&lt;br /&gt;Al-Qur’an disebutkan bahwa Islam membenarkan adanya Thalaq&lt;br /&gt;(perceraian) , jika suami istri sudah tidak sanggup lagi menegakkan&lt;br /&gt;batas-batas Allah, sebagaimana firman Allah dalan ayat berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Artinya&lt;br /&gt;: Thalaq (yang dapat dirujuki) dua kali, setelah itu boleh rujuk lagi&lt;br /&gt;dengan cara ma’ruf atau menceraikan dengan cara yang bail. Tidak halal&lt;br /&gt;bagi kamu mengambil kembali dari sesuatu yang telah kamu berikan kepada&lt;br /&gt;mereka, kecuali kalau keduanya khawatir tidak akan dapat menjalankan&lt;br /&gt;hukum-hukum Allah, maka tidak ada dosa atas keduanya tentang bayaran&lt;br /&gt;yang diberikan oleh istri untuk menebus dirinya. Itulah hukum-hukum&lt;br /&gt;Allah, maka janganlah kamu melanggarnya. Barangsiapa yang melanggar&lt;br /&gt;hukum-hukum Allah mereka itulah orang-orang yang dhalim”. (Al-Baqarah :&lt;br /&gt;229).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yakni keduanya sudah tidak sanggup melaksanakan syari’at&lt;br /&gt;Allah. Dan dibenarkan rujuk (kembali nikah lagi) bila keduany sanggup&lt;br /&gt;menegakkan batas-batas Allah. Sebagaimana yang disebutkan dalam surat&lt;br /&gt;Al-Baqarah lanjutan ayat di atas :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Artinya : Kemudian jika si&lt;br /&gt;suami menthalaqnya (sesudah thalaq yang kedua), maka perempuan itu&lt;br /&gt;tidak halal lagi baginya hingga dikawin dengan suami yang lain.&lt;br /&gt;Kemudian jika suami yang lain itu menceraikannya, maka tidak ada dosa&lt;br /&gt;bagi keduanya (bekas suami yang pertama dan istri) untuk kawin kembali,&lt;br /&gt;jiak keduanya berpendapat akan dapat menjalankan hukum-hukum Allah,&lt;br /&gt;diternagkannya kepada kaum yang (mau) mengetahui “. (Al-Baqarah : 230).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi&lt;br /&gt;tujuan yang luhur dari pernikahan adalah agar suami istri melaksanakan&lt;br /&gt;syari’at islam dalam rumah tangganya. Hukum ditegakkannya rumah tangga&lt;br /&gt;berdasarkan syari’at ISlam adalah WAJIB. Oleh karena itu setiap muslim&lt;br /&gt;dan muslimah yang ingin membina rumah tangga yang Islami, maka ajaran&lt;br /&gt;Islam telah memberikan beberapa kriteria tentang calon pasangan yang&lt;br /&gt;ideal :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Harus Kafa’ah.&lt;br /&gt;b. Shalihah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Kafa’ah Menurut Konsep Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengaruh&lt;br /&gt;materialisme telah banyak menimpa orang tua. Tidak sedikit zaman&lt;br /&gt;sekarang ini orang tua yang memiliki pemikiran, bahwa di dalam mencari&lt;br /&gt;calon jodoh putra-putrinya, selalu mempertimbangkan keseimbangan&lt;br /&gt;kedudukan, status sosial dan keturunan saja. Sementara pertimbangan&lt;br /&gt;agama kurang mendapat perhatian. Masalah Kufu’ (sederajat, sepadan)&lt;br /&gt;hanya diukur lewat materi saja.&lt;br /&gt;Menurut Islam, Kafa’ah atau&lt;br /&gt;kesamaan, kesepadanan atau sederajat dalam perkawinan, dipandang sangat&lt;br /&gt;penting karena dengan adanya kesamaan antara kedua suami istri itu,&lt;br /&gt;maka usaha untuk mendirikan dan membina rumah tangga yang Islami inysa&lt;br /&gt;Allah akan terwujud. Tetapi kafa’ah menurut Islam hanya diukur dengan&lt;br /&gt;kualitas iman dan taqwa serta ahlaq seseorang, status sosial ,&lt;br /&gt;keturunan dan lain-lainnya. Allah memandang sama derajat seseorang baik&lt;br /&gt;itu orang Arab maupun non Arab, miskin atau kaya. Tidak ada perbedaan&lt;br /&gt;dari keduanya melainkan derajat taqwanya (Al-Hujurat : 13).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Artinya&lt;br /&gt;: Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang&lt;br /&gt;laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa&lt;br /&gt;dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang&lt;br /&gt;yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah ialah orang-orang yang&lt;br /&gt;paling bertaqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi&lt;br /&gt;Maha Mengenal”. (Al-Hujurat : 13).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan mereka tetap sekufu’ dan&lt;br /&gt;tidak ada halangan bagi mereka untuk menikah satu sama lainnya. Wajib&lt;br /&gt;bagi para orang tua, pemuda dan pemudi yang masih berfaham materialis&lt;br /&gt;dan mempertahanakan adat istiadat wajib mereka meninggalkannya dan&lt;br /&gt;kembali kepada Al-Qur’an dan Sunnah Nabi yang Shahih. Sabda Rasulullah&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Artinya : Wanita dikawini&lt;br /&gt;karena empat hal : Karena hartanya, karena keturunannya, karena&lt;br /&gt;kecantikannya, dan karena agamanya. Maka hendaklah kamu pilih karena&lt;br /&gt;agamanya (ke-Islamannya) , sebab kalau tidak demikian, niscaya kamu akan&lt;br /&gt;celaka”. (Hadits Shahi Riwayat Bukhari 6:123, Muslim 4:175).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Memilih Yang Shalihah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang&lt;br /&gt;yang mau nikah harus memilih wanita yang shalihan dan wanita harus&lt;br /&gt;memilih laki-laki yang shalih. Menurut Al-Qur’an wanita yang shalihah&lt;br /&gt;ialah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Artinya : Wanita yang shalihah ialah yang ta’at kepada&lt;br /&gt;Allah lagi memelihara diri bila suami tidak ada, sebagaimana Allah&lt;br /&gt;telah memelihara (mereka)”. (An-Nisaa : 34).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Al-Qur’an dan Al-Hadits yang Shahih di antara ciri-ciri wanita yang&lt;br /&gt;shalihah ialah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ta’at&lt;br /&gt;kepada Allah, Ta’at kepada Rasul, Memakai jilbab yang menutup seluruh&lt;br /&gt;auratnya dan tidak untuk pamer kecantikan (tabarruj) seperti wanita&lt;br /&gt;jahiliyah (Al-Ahzab : 32), Tidak berdua-duaan dengan laki-laki yang&lt;br /&gt;bukan mahram, Ta’at kepada kedua Orang Tua dalam kebaikan, Ta’at kepada&lt;br /&gt;suami dan baik kepada tetangganya dan lain sebagainya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila&lt;br /&gt;kriteria ini dipenuhi Insya Allah rumah tangga yang Islami akan&lt;br /&gt;terwujud. Sebagai tambahan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;br /&gt;menganjurkan untuk memilih wanita yang peranak dan penyayang agar dapat&lt;br /&gt;melahirkan generasi penerus umat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Untuk Meningkatkan Ibadah Kepada Allah.&lt;br /&gt;Menurut&lt;br /&gt;konsep Islam, hidup sepenunya untuk beribadah kepada Allah dan berbuat&lt;br /&gt;baik kepada sesama manusia. Dari sudut pandang ini, rumah tangga adalah&lt;br /&gt;salah satu lahan subur bagi peribadatan dan amal shalih di samping&lt;br /&gt;ibadat dan amal-amal shalih yang lain, sampai-sampai menyetubuhi&lt;br /&gt;istri-pun termasuk ibadah (sedekah).&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Artinya&lt;br /&gt;: Jika kalian bersetubuh dengan istri-istri kalian termasuk sedekah !.&lt;br /&gt;Mendengar sabda Rasulullah para shahabat keheranan dan bertanya :&lt;br /&gt;“Wahai Rasulullah, seorang suami yang memuaskan nafsu birahinya&lt;br /&gt;terhadap istrinya akan mendapat pahala ?” Nabi shallallahu alaihi wa&lt;br /&gt;sallam menjawab : “Bagaimana menurut kalian jika mereka (para suami)&lt;br /&gt;bersetubuh dengan selain istrinya, bukankah mereka berdosa .? “Jawab&lt;br /&gt;para shahabat :”Ya, benar”. Beliau bersabda lagi : “Begitu pula kalau&lt;br /&gt;mereka bersetubuh dengan istrinya (di tempat yang halal), mereka akan&lt;br /&gt;memperoleh pahala !”. (Hadits Shahih Riwayat Muslim 3:82, Ahmad&lt;br /&gt;5:1167-168 dan Nasa’i dengan sanad yang Shahih).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Untuk Mencari Keturunan Yang Shalih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan perkawinan di antaranya ialah untuk melestarikan dan mengembangkan bani&lt;br /&gt;Adam, Allah berfirman :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Artinya&lt;br /&gt;: Allah telah menjadikan dari diri-diri kamu itu pasangan suami istri&lt;br /&gt;dan menjadikan bagimu dari istri-istri kamu itu, anak-anak dan&lt;br /&gt;cucu-cucu, dan memberimu rezeki yang baik-baik. Maka mengapakah mereka&lt;br /&gt;beriman kepada yang bathil dan mengingkari nikmat Allah ?”. (An-Nahl :&lt;br /&gt;72).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang terpenting lagi dalam perkawinan bukan hanya&lt;br /&gt;sekedar memperoleh anak, tetapi berusaha mencari dan membentuk generasi&lt;br /&gt;yang berkualitas, yaitu mencari anak yang shalih dan bertaqwa kepada&lt;br /&gt;Allah.&lt;br /&gt;Tentunya keturunan yang shalih tidak akan diperoleh melainkan&lt;br /&gt;dengan pendidikan Islam yang benar. Kita sebutkan demikian karena&lt;br /&gt;banyak “Lembaga Pendidikan Islam”, tetapi isi dan caranya tidak Islami.&lt;br /&gt;Sehingga banyak kita lihat anak-anak kaum muslimin tidak memiliki ahlaq&lt;br /&gt;Islami, diakibatkan karena pendidikan yang salah. Oleh karena itu suami&lt;br /&gt;istri bertanggung jawab mendidik, mengajar, dan mengarahkan&lt;br /&gt;anak-anaknya ke jalan yang benar.&lt;br /&gt;Tentang tujuan perkawinan dalam&lt;br /&gt;Islam, Islam juga memandang bahwa pembentukan keluarga itu sebagai&lt;br /&gt;salah satu jalan untuk merealisasikan tujuan-tujuan yang lebih besar&lt;br /&gt;yang meliputi berbagai aspek kemasyarakatan berdasarkan Islam yang akan&lt;br /&gt;mempunyai pengaruh besar dan mendasar terhadap kaum muslimin dan&lt;br /&gt;eksistensi umat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TATA CARA PERKAWINAN DALAM ISLAM&lt;br /&gt;Islam&lt;br /&gt;telah memberikan konsep yang jelas tentang tata cara perkawinan&lt;br /&gt;berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah yang Shahih (sesuai dengan pemahaman&lt;br /&gt;para Salafus Shalih -peny), secara singkat penulis sebutkan dan&lt;br /&gt;jelaskan seperlunya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Khitbah (Peminangan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang&lt;br /&gt;muslim yang akan mengawini seorang muslimah hendaknya ia meminang&lt;br /&gt;terlebih dahulu, karena dimungkinkan ia sedang di pinang oleh orang&lt;br /&gt;lain, dalam hal ini Islam melarang seorang muslim meminang wanita yang&lt;br /&gt;sedang dipinang oleh orang lain (Muttafaq ‘alaihi). Dalam khitbah&lt;br /&gt;disunnahkan melihat wajah yang akan dipinang (Hadits Shahih Riwayat&lt;br /&gt;Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi No. 1093 dan Darimi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Aqad Nikah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam aqad nikah ada beberapa syarat dan kewajiban yang harus dipenuhi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  a. Adanya suka sama suka dari kedua calon mempelai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  b. Adanya Ijab Qabul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  c. Adanya Mahar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  d. Adanya Wali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  e. Adanya Saksi-saksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan menurut sunnah sebelum aqad nikah diadakan khutbah terlebih dahulu yang&lt;br /&gt;dinamakan Khutbatun Nikah atau Khutbatul Hajat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Walimah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walimatul&lt;br /&gt;‘urusy hukumnya wajib dan diusahakan sesederhana mungkin dan dalam&lt;br /&gt;walimah hendaknya diundang orang-orang miskin. Rasulullah shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam bersabda tentang mengundang orang-orang kaya saja&lt;br /&gt;berarti makanan itu sejelk-jelek makanan. &lt;br /&gt;Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Artinya&lt;br /&gt;: Makanan paling buruk adalah makanan dalam walimah yang hanya&lt;br /&gt;mengundang orang-orang kaya saja untuk makan, sedangkan oran-orang&lt;br /&gt;miskin tidak diundang. Barangsiapa yang tidak menghadiri undangan&lt;br /&gt;walimah, maka ia durhaka kepada Allah dan Rasul-Nya”. (Hadits Shahih&lt;br /&gt;Riwayat Muslim 4:154 dan Baihaqi 7:262 dari Abu Hurairah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai&lt;br /&gt;catatan penting hendaknya yang diundang itu orang-orang shalih, baik&lt;br /&gt;kaya maupun miskin, karena ada sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;br /&gt;:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Artinya : Janganlah kamu bergaul melainkan dengan orang-orang&lt;br /&gt;mukmin dan jangan makan makananmu melainkan orang-orang yang taqwa”.&lt;br /&gt;(Hadist Shahih Riwayat Abu Dawud, Tirmidzi, Hakim 4:128 dan Ahmad 3:38&lt;br /&gt;dari Abu Sa’id Al-Khudri).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEBAGIAN PENYELEWENGAN YANG TERJADI DALAM PERKAWINAN YANG WAJIB&lt;br /&gt;DIHINDARKAN/ DIHILANGKAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. PACARAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan&lt;br /&gt;orang sebelum melangsungkan perkawinan biasanya “Berpacaran” terlebih&lt;br /&gt;dahulu, hal ini biasanya dianggap sebagai masa perkenalan individu,&lt;br /&gt;atau masa penjajakan atau di anggap sebagai perwujudan rasa cinta kasih&lt;br /&gt;terhadap lawan jenisnya.&lt;br /&gt;Adanya anggapan seperti ini, kemudian&lt;br /&gt;melahirkan konsesus bersama antar berbagai pihak untuk menganggap masa&lt;br /&gt;berpacaran sebagai sesuatu yang lumrah dan wajar-wajar saja. Anggapan&lt;br /&gt;seperti ini adalah anggapan yang salah dan keliru. Dalam berpacaran&lt;br /&gt;sudah pasti tidak bisa dihindarkan dari berintim-intim dua insan yang&lt;br /&gt;berlainan jenis, terjadi pandang memandang dan terjadi sentuh&lt;br /&gt;menyentuh, yang sudah jelas semuanya haram hukumnya menurut syari’at&lt;br /&gt;Islam.&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Artinya&lt;br /&gt;: Jangan sekali-kali seorang laki-laki bersendirian dengan seorang&lt;br /&gt;perempuan, melainkan si perempuan itu bersama mahramnya”. (Hadits&lt;br /&gt;Shahih Riwayat Ahmad, Bukhari dan Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi dalam Islam tidak ada kesempatan untuk berpacaran dan berpacaran hukumnya&lt;br /&gt;haram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Tukar Cincin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam&lt;br /&gt;peminangan biasanya ada tukar cincin sebagai tanda ikatan, hal ini&lt;br /&gt;bukan dari ajaran Islam. (Lihat Adabuz-Zafat, nashiruddin Al-Bani)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Menuntut Mahar Yang Tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut&lt;br /&gt;Islam sebaik-baik mahar adalah yang murah dan mudah, tidak mempersulit&lt;br /&gt;atau mahal. Memang mahar itu hak wanita, tetapi Islam menyarankan agar&lt;br /&gt;mempermudah dan melarang menuntut mahar yang tinggi.&lt;br /&gt;Adapun cerita&lt;br /&gt;teguran seorang wanita terhadap Umar bin Khattab yang membatasi mahar&lt;br /&gt;wanita, adalah cerita yang salah karena riwayat itu sangat lemah.&lt;br /&gt;(Lihat Irwa’ul Ghalil 6, hal. 347-348).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Mengikuti Upacara Adat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajaran&lt;br /&gt;dan peraturan Islam harus lebih tinggi dari segalanya. Setiap acara,&lt;br /&gt;upacara dan adat istiadat yang bertentangan dengan Islam, maka wajib&lt;br /&gt;untuk dihilangkan. Umumnya umat Islam dalam cara perkawinan selalu&lt;br /&gt;meninggikan dan menyanjung adat istiadat setempat, sehingga&lt;br /&gt;sunnah-sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang benar dan shahih&lt;br /&gt;telah mereka matikan dan padamkan.&lt;br /&gt;Sungguh sangat ironis…!. Kepada&lt;br /&gt;mereka yang masih menuhankan adat istiadat jahiliyah dan melecehkan&lt;br /&gt;konsep Islam, berarti mereka belum yakin kepada Islam.&lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Artinya&lt;br /&gt;: Apakah hukum jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah&lt;br /&gt;yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin ?”.&lt;br /&gt;(Al-Maaidah : 50).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang mencari konsep, peraturan,&lt;br /&gt;dan tata cara selain Islam, maka semuanya tidak akan diterima oleh&lt;br /&gt;Allah dan kelak di Akhirat mereka akan menjadi orang-orang yang merugi,&lt;br /&gt;sebagaimana firman Allah Ta’ala :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Artinya : Barangsiapa yang&lt;br /&gt;mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan&lt;br /&gt;diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk&lt;br /&gt;orang-orang yang rugi”. (Ali-Imran : 85).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Mengucapkan Ucapan Selamat Ala Kaum Jahiliyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum&lt;br /&gt;jahiliyah selalu menggunakan kata-kata Birafa’ Wal Banin, ketika&lt;br /&gt;mengucapkan selamat kepada kedua mempelai. Ucapan Birafa’ Wal Banin&lt;br /&gt;(=semoga mempelai murah rezeki dan banyak anak) dilarang oleh Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari&lt;br /&gt;Al-Hasan, bahwa ‘Aqil bin Abi Thalib nikah dengan seorang wanita dari&lt;br /&gt;Jasyam. Para tamu mengucapkan selamat dengan ucapan jahiliyah : Birafa’&lt;br /&gt;Wal Banin. ‘Aqil bin Abi Thalib melarang mereka seraya berkata :&lt;br /&gt;“Janganlah kalian ucapkan demikian !. Karena Rasulullah shallallhu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam melarang ucapan demikian”. Para tamu bertanya :”Lalu&lt;br /&gt;apa yang harus kami ucapkan, wahai Abu Zaid ?”. ‘Aqil menjelaskan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ucapkanlah&lt;br /&gt;: Barakallahu lakum wa Baraka ‘Alaiykum” (= Mudah-mudahan Allah memberi&lt;br /&gt;kalian keberkahan dan melimpahkan atas kalian keberkahan). Demikianlah&lt;br /&gt;ucapan yang diperintahkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam”.&lt;br /&gt;(Hadits Shahih Riwayat Ibnu Abi Syaibah, Darimi 2:134, Nasa’i, Ibnu&lt;br /&gt;Majah, Ahmad 3:451, dan lain-lain).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Do’a yang biasa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ucapkan kepada&lt;br /&gt;seorang mempelai ialah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Baarakallahu laka wa baarakaa ‘alaiyka wa jama’a baiynakumaa fii&lt;br /&gt;khoir”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Do’a ini berdasarkan hadits shahih yang diriwayatkan dari Abu Hurairah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Artinya&lt;br /&gt;: Dari Abu hurairah, bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam jika&lt;br /&gt;mengucapkan selamat kepada seorang mempelai, beliau mengucapkan do’a :&lt;br /&gt;(Baarakallahu laka wabaraka ‘alaiyka wa jama’a baiynakuma fii khoir) =&lt;br /&gt;Mudah-mudahan Allah memberimu keberkahan, Mudah-mudahan Allah&lt;br /&gt;mencurahkan keberkahan atasmu dan mudah-mudahan Dia mempersatukan kamu&lt;br /&gt;berdua dalam kebaikan”. (Hadits Shahih Riwayat Ahmad 2:38, Tirmidzi,&lt;br /&gt;Darimi 2:134, Hakim 2:183, Ibnu Majah dan Baihaqi 7:148).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Adanya Ikhtilath.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhtilath&lt;br /&gt;adalah bercampurnya laki-laki dan wanita hingga terjadi pandang&lt;br /&gt;memandang, sentuh menyentuh, jabat tangan antara laki-laki dan wanita.&lt;br /&gt;Menurut Islam antara mempelai laki-laki dan wanita harus dipisah,&lt;br /&gt;sehingga apa yang kita sebutkan di atas dapat dihindari semuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Pelanggaran Lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelanggaran- pelanggaran lain yang sering dilakukan di antaranya adalah musik&lt;br /&gt;yang hingar bingar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KHATIMAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah&lt;br /&gt;tangga yang ideal menurut ajaran Islam adalah rumah tangga yang&lt;br /&gt;diliputi Sakinah (ketentraman jiwa), Mawaddah (rasa cinta) dan Rahmah&lt;br /&gt;(kasih sayang), Allah berfirman :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Artinya : Dan di antara&lt;br /&gt;tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri&lt;br /&gt;dari jenismu sendiri, supaya kamu hidup tentram bersamanya. Dan Dia&lt;br /&gt;(juga) telah menjadikan di antaramu (suami, istri) rasa cinta dan kasih&lt;br /&gt;sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat&lt;br /&gt;tanda-tanda bagi kaum yang berpikir”. (Ar-Ruum : 21).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam&lt;br /&gt;rumah tangga yang Islami, seorang suami dan istri harus saling memahami&lt;br /&gt;kekurangan dan kelebihannya, serta harus tahu pula hak dan kewajibannya&lt;br /&gt;serta memahami tugas dan fungsiya masing-masing yang harus dilaksanakan&lt;br /&gt;dengan penuh tanggung jawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga upaya untuk mewujudkan&lt;br /&gt;perkawinan dan rumah tangga yang mendapat keridla’an Allah dapat&lt;br /&gt;terealisir, akan tetapi mengingat kondisi manusia yang tidak bisa lepas&lt;br /&gt;dari kelemahan dan kekurangan, sementara ujian dan cobaan selalu&lt;br /&gt;mengiringi kehidupan manusia, maka tidak jarang pasangan yang sedianya&lt;br /&gt;hidup tenang, tentram dan bahagia mendadak dilanda “kemelut”&lt;br /&gt;perselisihan dan percekcokan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila sudah diupayakan untuk damai&lt;br /&gt;sebagaimana yang disebutkan dalam Al-Qur’an surat An-Nisaa : 34-35,&lt;br /&gt;tetapi masih juga gagal, maka Islam memberikan jalan terakhir, yaitu&lt;br /&gt;“perceraian”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah kita berupaya untuk melakasanakan&lt;br /&gt;perkawinan secara Islam dan membina rumah tangga yang Islami, serta&lt;br /&gt;kita wajib meninggalkan aturan, tata cara, upacara dan adat istiadat&lt;br /&gt;yang bertentangan dengan Islam. Ajaran Islam-lah satu-satunya ajaran&lt;br /&gt;yang benar dan diridlai oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala(Ali-Imran : 19).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Artinya&lt;br /&gt;: Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami istri-istri dan keturunan&lt;br /&gt;yang menyejukkan hati kami, dan jadikanlah kami Imam bagi orang-orang&lt;br /&gt;yang bertaqwa”. (Al-Furqan : 740.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a’alam bish shawab.&lt;br /&gt; sumber : Yazid bin Abdul Qadir Jawas&lt;br /&gt;------------ --------- ------&lt;br /&gt;Jadikanlah Sabar dan Shalat Sebagai Penolongmu. Dan Sesungguhnya Yang Demikian&lt;br /&gt;itu Sungguh Berat, Kecuali Bagi Orang-Orang yang Khusyu [ Al Baqarah : 45 ]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mq&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-5518253692676163260?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/5518253692676163260/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=5518253692676163260' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/5518253692676163260'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/5518253692676163260'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2008/11/nasehat-perkawinan.html' title='Nasehat Perkawinan'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-6941029900676569901</id><published>2008-11-13T20:44:00.001-08:00</published><updated>2008-11-13T20:45:38.213-08:00</updated><title type='text'>Buku Tamu</title><content type='html'>Assalamualaikum wr wb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;salam kenal&lt;br /&gt;mohon kritik dan saranya ya masih bingung nih musti banyak belajar lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;please ya friends&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-6941029900676569901?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/6941029900676569901/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=6941029900676569901' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/6941029900676569901'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/6941029900676569901'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2008/11/buku-tamu.html' title='Buku Tamu'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-8492621053357717694</id><published>2008-11-12T20:31:00.000-08:00</published><updated>2008-11-12T20:32:29.188-08:00</updated><title type='text'>Menulis.........</title><content type='html'>Alhamdulillah………&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menulis………lagi ayo menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menulis memang menyenangkan karena bisa menumpahkan semua isi otak kita kedalam karya tulis untuk dikenang dimasa datang baik buat diri sendiri maupun tuk orang lain kalau perlu sih heeee…………..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;meski menulis bukan bakatku tapi tak apalah kalau cuma buat menuangkan ide didalam media yang ada saat ini, jadi manfaatkan semuanya dengan baik tuk berbagi dalam ilmu dan pengalaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menulis itu indah dan menyenangkan rasanya disaat kita menulis semua cakrawala otak kita terbuka lebar dengan berbagai ide-ide untuk itu kita mesti menuangkannya dalam bentuk karya tulis supaya orang lain juga bisa ikut serta membaca apa yang ada dalam benak kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menulis juga bisa menjadi mata pencarian yang bisa menghasilkan uang dari karya-karya kita. hidup itu selalu ada kesempatan dalam berkarya dan kerja juga tidak selalu bersusah paya mencari nafkah dengan secuil karya tulis kita bisa mendapatkan rupiah heee……………&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya dulu pernah ditawarin memberikan sedikit karya-karya saya pada sebuah media cetak lokal tuk mengisi kolom-kolom opini media tersebut tapi belum sempat menangapi semua itu karena waktu itu terlalu disibukan dengan kerjaan hingga otak tertutup dari kegiatan lain heee gaya ya (soksib).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya juga nyadar diri sih karya saya tak seindah dengan karya teman saya karena dia orang bahasa jadi pandai mengolah kata, titik koma dan kosa kata yang baik sedangkan karya tulisku adalah karya tulis bebas tanpa terikat dalam kata dan koma heee hayyyaaa……….Write free&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya cuma menuliskan apa yang mau saya tulis tanpa tau apakah tulisan saya diterima atau tidak buatku menulis adalah kebebasan individu yang terikat aturan dalam tatan bahasa karena aku mau menuliskan apa yang ku liat dan kurasakan baik kehidupan sosial, pendidkan, agama dan lain2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;write  for me please  itu adalah kata yang dulu pernah  ku ucapkan pada seorang yang pernah masuk dalam hati ini heee……tulisan itu begitu indah buatku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;salam hangat selalu buat para creator yang aktif dalam menulis salut deh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga ku senanntiasa mendapatkan inspirasi terbaikku dalam menulis hingga bisa memberikan karya yang bermutu dan mempunyai nilai ilmu yang baik tuk pribadi maupun semua yang ada di dunia maya ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;thanks all&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wassalam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;salendra&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-8492621053357717694?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/8492621053357717694/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=8492621053357717694' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/8492621053357717694'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/8492621053357717694'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2008/11/menulis.html' title='Menulis.........'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-4475761063119319795</id><published>2008-11-11T01:56:00.000-08:00</published><updated>2008-11-11T01:58:00.573-08:00</updated><title type='text'>indikator kebahagiaan dunia</title><content type='html'>Ibnu Abbas ra. adalah salah seorang sahabat Nabi SAW yang sangat telaten dalam menjaga dan melayani Rasulullah SAW, dimana ia pernah secara khusus didoakan Rasulullah SAW, selain itu pada usia 9 tahun Ibnu Abbas telah hafal Al-Quran dan telah menjadi imam di mesjid. Suatu hari ia ditanya oleh para Tabi'in (generasi sesudah wafatnya Rasulullah SAW) mengenai apa yang dimaksud dengan kebahagiaan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab Ibnu Abbas ada 7 (tujuh) indikator kebahagiaan dunia, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, Qalbun syakirun atau hati yang selalu bersyukur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memiliki jiwa syukur berarti selalu menerima apa adanya (qona'ah), sehingga tidak ada ambisi yang berlebihan, tidak ada stress, inilah nikmat bagi hati yang selalu bersyukur. Seorang yang pandai bersyukur sangatlah cerdas memahami sifat-sifat Allah SWT, sehingga apapun yang diberikan Allah ia malah terpesona dengan pemberian dan keputusan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila sedang kesulitan maka ia segera ingat sabda Rasulullah SAW yaitu :&lt;br /&gt;"Kalau kita sedang sulit perhatikanlah orang yang lebih sulit dari kita". Bila sedang diberi kemudahan, ia bersyukur dengan memperbanyak amal ibadahnya, kemudian Allah pun akan mengujinya dengan kemudahan yang lebih besar lagi. Bila ia tetap "bandel" dengan terus bersyukur maka Allah akan mengujinya lagi dengan kemudahan yang lebih besar lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka berbahagialah orang yang pandai bersyukur!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua. Al azwaju shalihah, yaitu pasangan hidup yang sholeh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasangan hidup yang sholeh akan menciptakan suasana rumah dan keluarga yang sholeh pula. Di akhirat kelak seorang suami (sebagai imam keluarga) akan diminta pertanggungjawaban dalam mengajak istri dan anaknya kepada kesholehan. Berbahagialah menjadi seorang istri bila memiliki suami yang sholeh, yang pasti akan bekerja keras untuk mengajak istri dan anaknya menjadi muslim yang sholeh. Demikian pula seorang istri yang sholeh, akan memiliki kesabaran dan keikhlasan yang luar biasa dalam melayani suaminya, walau seberapa buruknya kelakuan suaminya. Maka berbahagialah menjadi seorang suami yang memiliki seorang istri yang sholeh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, al auladun abrar, yaitu anak yang soleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Rasulullah SAW lagi thawaf. Rasulullah SAW bertemu dengan seorang anak muda yang pundaknya lecet-lecet. Setelah selesai thawaf Rasulullah SAW bertanya kepada anak muda itu : "Kenapa pundakmu itu ?" Jawab anak muda itu : "Ya Rasulullah, saya dari Yaman, saya mempunyai seorang ibu yang sudah udzur. Saya sangat mencintai dia dan saya tidak pernah melepaskan dia. Saya melepaskan ibu saya hanya ketika buang hajat, ketika sholat, atau ketika istirahat, selain itu sisanya saya selalu menggendongnya". Lalu anak muda itu bertanya: " Ya Rasulullah, apakah aku sudah termasuk kedalam orang yang sudah berbakti kepada orang tua ?"&lt;br /&gt;Nabi SAW sambil memeluk anak muda itu dan mengatakan: "Sungguh Allah ridho kepadamu, kamu anak yang soleh, anak yang berbakti, tapi anakku ketahuilah, cinta orangtuamu tidak akan terbalaskan olehmu". Dari hadist tersebut kita mendapat gambaran bahwa amal ibadah kita ternyata tidak cukup untuk membalas cinta dan kebaikan orang tua kita, namun minimal kita bisa memulainya dengan menjadi anak yang soleh, dimana doa anak yang sholeh kepada orang tuanya dijamin dikabulkan Allah. Berbahagialah kita bila memiliki anak yang sholeh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, albiatu sholihah, yaitu lingkungan yang kondusif untuk iman kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan lingkungan yang kondusif ialah, kita boleh mengenal siapapun tetapi untuk menjadikannya sebagai sahabat karib kita, haruslah orang-orang yang mempunyai nilai tambah terhadap keimanan kita. Dalam sebuah haditsnya, Rasulullah menganjurkan kita untuk selalu bergaul dengan orang-orang yang sholeh. Orang-orang yang sholeh akan selalu mengajak kepada kebaikan dan mengingatkan kita bila kita berbuat salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang sholeh adalah orang-orang yang bahagia karena nikmat iman dan nikmat Islam yang selalu terpancar pada cahaya wajahnya. Insya Allah cahaya tersebut akan ikut menyinari orang-orang yang ada disekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbahagialah orang-orang yang selalu dikelilingi oleh orang-orang yang sholeh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, al malul halal, atau harta yang halal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paradigma dalam Islam mengenai harta bukanlah banyaknya harta tetapi halalnya. Ini tidak berarti Islam tidak menyuruh umatnya untuk kaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam riwayat Imam Muslim di dalam bab sadaqoh, Rasulullah SAW pernah bertemu dengan seorang sahabat yang berdoa mengangkat tangan. "Kamu berdoa sudah bagus", kata Nabi SAW, "Namun sayang makanan, minuman dan pakaian dan tempat tinggalnya didapat secara haram, bagaimana doanya dikabulkan". Berbahagialah menjadi orang yang hartanya halal karena doanya sangat mudah dikabulkan Allah. Harta yang halal juga akan menjauhkan setan dari hatinya, maka hatinya semakin bersih, suci dan kokoh, sehingga memberi ketenangan dalam hidupnya. Maka berbahagialah orang-orang yang selalu dengan teliti menjaga kehalalan hartanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keenam, Tafakuh fi dien, atau semangat untuk memahami agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semangat memahami agama diwujudkan dalam semangat memahami ilmu-ilmu agama Islam. Semakin ia belajar, maka semakin ia terangsang untuk belajar lebih jauh lagi ilmu mengenai sifat-sifat Allah dan ciptaan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah menjanjikan nikmat bagi umat-Nya yang menuntut ilmu, semakin ia belajar semakin cinta ia kepada agamanya, semakin tinggi cintanya kepada Allah dan rasul-Nya. Cinta inilah yang akan memberi cahaya bagi hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semangat memahami agama akan meng "hidup" kan hatinya, hati yang "hidup" adalah hati yang selalu dipenuhi cahaya nikmat Islam dan nikmat iman. Maka berbahagialah orang yang penuh semangat memahami ilmu agama Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketujuh, yaitu umur yang baroqah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umur yang baroqah itu artinya umur yang semakin tua semakin sholeh, yang setiap detiknya diisi dengan amal ibadah. Seseorang yang mengisi hidupnya untuk kebahagiaan dunia semata, maka hari tuanya akan diisi dengan banyak bernostalgia (berangan-angan) tentang masa mudanya, iapun cenderung kecewa dengan ketuaannya (post-power syndrome). Disamping itu pikirannya terfokus pada bagaimana caranya menikmati sisa hidupnya, maka iapun sibuk berangan-angan terhadap kenikmatan dunia yang belum ia sempat rasakan, hatinya kecewa bila ia tidak mampu menikmati kenikmatan yang diangankannya. Sedangkan orang yang mengisi umurnya dengan banyak mempersiapkan diri untuk akhirat (melalui amal ibadah) maka semakin tua semakin rindu ia untuk bertemu dengan Sang Penciptanya. Hari tuanya diisi dengan bermesraan dengan Sang Maha Pengasih. Tidak ada rasa takutnya untuk meninggalkan dunia ini, bahkan ia penuh harap untuk segera merasakan keindahan alam kehidupan berikutnya seperti&lt;br /&gt;yang dijanjikan Allah. Inilah semangat "hidup" orang-orang yang baroqah umurnya, maka berbahagialah orang-orang yang umurnya baroqah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah pesan-pesan dari Ibnu Abbas ra. mengenai 7 indikator kebahagiaan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana caranya agar kita dikaruniakan Allah ke tujuh buah indikator kebahagiaan dunia tersebut ? Selain usaha keras kita untuk memperbaiki diri, maka mohonlah kepada Allah SWT dengan sesering dan se-khusyu' mungkin membaca doa `sapu jagat' , yaitu doa yang paling sering dibaca oleh Rasulullah SAW. Dimana baris pertama doa tersebut "Rabbanaa aatina fid dun-yaa hasanaw" (yang artinya "Ya Allah karuniakanlah aku kebahagiaan dunia "), mempunyai makna bahwa kita sedang meminta kepada Allah ke tujuh indikator kebahagiaan dunia yang disebutkan Ibnu Abbas ra, yaitu hati yang selalu syukur, pasangan hidup yang soleh, anak yang soleh, teman-teman atau lingkungan yang soleh, harta yang halal, semangat untuk memahami ajaran agama, dan umur yang baroqah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun kita akui sulit mendapatkan ketujuh hal itu ada di dalam genggaman kita, setidak-tidaknya kalau kita mendapat sebagian saja sudah patut kita syukuri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan mengenai kelanjutan doa sapu jagat tersebut yaitu "wa fil aakhirati hasanaw" (yang artinya "dan juga kebahagiaan akhirat"), untuk memperolehnya hanyalah dengan rahmat Allah. Kebahagiaan akhirat itu bukan surga tetapi rahmat Allah, kasih sayang Allah. Surga itu hanyalah sebagian kecil dari rahmat Allah, kita masuk surga bukan karena amal soleh kita, tetapi karena rahmat Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amal soleh yang kita lakukan sepanjang hidup kita (walau setiap hari puasa dan sholat malam) tidaklah cukup untuk mendapatkan tiket masuk surga. Amal soleh sesempurna apapun yang kita lakukan seumur hidup kita tidaklah sebanding dengan nikmat surga yang dijanjikan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Nabi SAW, "Amal soleh yang kalian lakukan tidak bisa memasukkan kalian ke surga". Lalu para sahabat bertanya: "Bagaimana dengan Engkau ya Rasulullah ?". Jawab Rasulullah SAW : "Amal soleh saya pun juga tidak cukup". Lalu para sahabat kembali bertanya : "Kalau begitu dengan apa kita masuk surga?". Nabi SAW kembali menjawab : "Kita dapat masuk surga hanya karena rahmat dan kebaikan Allah semata".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi sholat kita, puasa kita, taqarub kita kepada Allah sebenarnya bukan untuk surga tetapi untuk mendapatkan rahmat Allah. Dengan rahmat Allah itulah kita mendapatkan surga Allah (Insya Allah, Amiin).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-4475761063119319795?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/4475761063119319795/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=4475761063119319795' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/4475761063119319795'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/4475761063119319795'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2008/11/indikator-kebahagiaan-dunia.html' title='indikator kebahagiaan dunia'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-6661816085348806554</id><published>2008-11-07T17:45:00.000-08:00</published><updated>2008-11-07T17:49:09.919-08:00</updated><title type='text'>4 Tahap Cara Mengusir Antivirus Gadungan</title><content type='html'>Saat ini ada 304 antivirus gadungan yang terdeteksi beredar dan menginfeksi ribuan komputer di Indonesia. Selain lewat flashdisk, virus ini dapat menyebar melalui e-mail dengan mengirim pesan palsu berisi attachment.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Virus beraksi dengan memberikan sebuah pesan palsu yang menyerupai program Windows, yang seolah-olah memberitahu bahwa di komputer Anda terdapat spyware/virus, lalu menginstal program antispyware palsu yaitu ‘XP AntiSpyware 2009′.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membersihkannya, ada beberapa langkah yang perlu dilakukan. Ini dia caranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Putuskan hubungan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan.&lt;br /&gt;2. Scan komputer Anda dengan menggunakan removal tool. Anda dapat menggunakan removal tool dari Norman untuk membersihkannya (dapat anda download di sini http://download.norman.no/public/Norman_Malware_Cleaner.exe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Hapus string registry yang telah dibuat oleh virus. Untuk mempermudah dapat menggunakan script registry dibawah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Version]&lt;br /&gt;Signature=”$Chicago$”&lt;br /&gt;Provider=Vaksincom Oyee&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[DefaultInstall]&lt;br /&gt;AddReg=UnhookRegKey&lt;br /&gt;DelReg=del&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[UnhookRegKey]&lt;br /&gt;HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”&lt;br /&gt;HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”&lt;br /&gt;HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”&lt;br /&gt;HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”&lt;br /&gt;HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,”regedit.exe “”%1″”"&lt;br /&gt;HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”&lt;br /&gt;HKCU, Software\Microsoft\Internet Explorer\Main, Search Bar, 0&lt;br /&gt;HKCU, Software\Microsoft\Internet Explorer\Main, Search Page, 0&lt;br /&gt;HKCU, Software\Microsoft\Internet Explorer\Main, Start Page, 0&lt;br /&gt;HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Internet Explorer\Main, Default_Search_URL, 0&lt;br /&gt;HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Internet Explorer\Main, Search Page, 0&lt;br /&gt;HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Internet Explorer\Main, Start Page, 0&lt;br /&gt;HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Internet Explorer\Search, SearchAssistant, 0&lt;br /&gt;HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Security Center, AntiVirusDisableNotify, 0&lt;br /&gt;HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Security Center, FirewallDisableNotify, 0&lt;br /&gt;HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Security Center, UpdateDisableNotify, 0&lt;br /&gt;HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Windows, AppInit_DLLs, 0&lt;br /&gt;HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, “Explorer.exe”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[del]&lt;br /&gt;HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, braviax&lt;br /&gt;HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, braviax&lt;br /&gt;HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, brastk&lt;br /&gt;HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\MountPoints2, {706ab86c-937e-11dd-a04c-000c290bc510}&lt;br /&gt;HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Executions Options, Explorer.exe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunakan notepad, kemudian simpan dengan nama “Repair.inf” (gunakan pilihan Save As Type menjadi All Files agar tidak terjadi kesalahan). Jalankan repair.inf dengan klik kanan, kemudian pilih install. Sebaiknya membuat file repair.inf di komputer yang clean, agar virus tidak aktif kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Untuk pembersihan yang optimal dan mencegah infeksi ulang, sebaiknya gunakan antivirus yang terupdate dan mengenali seluruh file instalasi virus ini dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:detik.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-6661816085348806554?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/6661816085348806554/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=6661816085348806554' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/6661816085348806554'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/6661816085348806554'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2008/11/4-tahap-cara-mengusir-antivirus.html' title='4 Tahap Cara Mengusir Antivirus Gadungan'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-7993624240511448969</id><published>2008-11-05T20:48:00.001-08:00</published><updated>2008-11-05T20:48:56.554-08:00</updated><title type='text'>FROM ONE SMILE</title><content type='html'>rtikel #4 : FROM ONE SMILE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah pengalaman dari seorang ibu muslimah di tengah studi -nya di Jerman.&lt;br /&gt;Dikirim oleh Burhani Cokro Aminoto [thank you Mas! Moga menjadi kisah yang inspiratif Nyengir]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya adalah ibu dari tiga orang anak dan baru saja menyelesaikan kuliah saya. Kelas terakhir yang harus saya ambil adalah Sosiologi. Sang Dosen sangat inspiratif, dengan kualitas yang saya harapkan setiap orang memilikinya. Tugas terakhir yang diberikan ke para siswanya diberi nama "SMILING"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh siswa diminta untuk pergi ke luar dan memberikan senyumnya kepada tiga orang asing yang ditemuinya dan mendokumentasikan reaksi mereka. Setelah itu setiap siswa diminta untuk mempresentasikan didepan kelas. Saya adalah seorang yang periang, mudah bersahabat dan selalu tersenyum pada setiap orang.  Jadi, saya pikir, tugas ini sangatlah mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menerima tugas tsb, saya bergegas menemui suami saya dan anak bungsu saya yang menunggu di taman di halaman kampus, untuk pergi kerestoran McDonald's yang berada di sekitar kampus. Pagi itu udaranya sangat dingin dan kering. Sewaktu suami saya akan masuk dalam antrian, saya menyela dan meminta agar dia saja yang menemani si Bungsu sambil mencari tempat duduk yang masih kosong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya sedang dalam antrian, menunggu untuk dilayani, mendadak setiap orang di sekitar kami bergerak menyingkir, dan bahkan orang yang semula antri dibelakang saya ikut menyingkir keluar dari antrian. Suatu perasaan panik menguasai diri saya, ketika berbalik dan melihat mengapa mereka semua pada menyingkir ? Saat berbalik itulah saya membaui suatu "bau badan kotor" yang cukup menyengat, ternyata tepat dibelakang saya berdiri dua orang lelaki tunawisma yang sangat dekil!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bingung, dan tidak mampu bergerak sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya menunduk, tanpa sengaja mata saya menatap laki-laki yang lebih pendek, yang berdiri lebih dekat dengan saya, dan ia sedang "tersenyum" kearah saya. Lelaki ini bermata biru, sorot matanya tajam, tapi juga memancarkan kasih sayang. Ia menatap kearah saya, seolah ia meminta agar saya dapat menerima 'kehadirannya' ditempat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menyapa "Good day!" sambil tetap tersenyum dan sembari menghitung beberapa koin yang disiapkan untuk membayar makanan yang akan dipesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara spontan saya membalas senyumnya, dan seketika teringat oleh saya 'tugas' yang diberikan oleh dosen saya. Lelaki kedua sedang memainkan tangannya dengan gerakan aneh berdiri di belakang temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya segera menyadari bahwa lelaki kedua itu menderita defisiensi mental, dan lelaki dengan mata biru itu adalah "penolong"nya. Saya merasa sangat prihatin setelah mengetahui bahwa ternyata dalam antrian itu kini hanya tinggal saya bersama mereka,dan kami bertiga tiba2 saja sudah sampai didepan counter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika wanita muda di counter menanyakan kepada saya apa yang ingin saya pesan, saya persilahkan kedua lelaki ini untuk memesan duluan. Lelaki bermata biru segera memesan "Kopi saja, satu cangkir Nona." Ternyata dari koin yang terkumpul hanya itulah yang mampu dibeli oleh mereka (sudah menjadi aturan direstoran disini, jika ingin duduk di dalam restoran dan menghangatkan tubuh, maka orang harus membeli sesuatu). Dan tampaknya kedua orang ini hanya ingin menghangatkan badan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba2 saja saya diserang oleh rasa iba yang membuat saya sempat terpaku beberapa saat, sambil mata saya mengikuti langkah mereka mencari tempat duduk yang jauh terpisah dari tamu2 lainnya, yang hamper semuanya sedang mengamati mereka.. Pada saat yang bersamaan, saya baru menyadari bahwa saat itu semua mata di restoran itu juga sedang tertuju ke diri saya, dan pasti juga melihat semua 'tindakan' saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya baru tersadar setelah petugas di counter itu menyapa saya untuk ketiga kalinya menanyakan apa yang ingin saya pesan. Saya tersenyum dan minta diberikan dua paket makan pagi (diluar pesanan saya) dalam nampan terpisah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah membayar semua pesanan, saya minta bantuan petugas lain yang ada di counter itu untuk mengantarkan nampan pesanan saya ke meja/tempat duduk suami dan anak saya. Sementara saya membawa nampan lainnya berjalan melingkari sudut kearah meja yang telah dipilih kedua lelaki itu untuk beristirahat. Saya letakkan nampan berisi makanan itu di atas mejanya, dan meletakkan tangan saya di atas punggung telapaktangan dingin lelaki bemata biru itu, sambil saya berucap "makanan ini telah saya pesan untuk kalian berdua."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali mata biru itu menatap dalam ke arah saya, kini mata itu mulai basah ber-kaca2 dan dia hanya mampu berkata "Terima kasih banyak, nyonya."  Saya mencoba tetap menguasai diri saya, sambil menepuk bahunya saya berkata "Sesungguhnya bukan saya yang melakukan ini untuk kalian, Tuhan juga berada di sekitar sini dan telah membisikkan sesuatu ketelinga saya untuk menyampaikan makanan ini kepada kalian." Mendengar ucapan saya, si Mata Biru tidak kuasa menahan haru dan memeluk lelaki kedua sambil terisak-isak. Saat itu ingin sekali saya merengkuh kedua lelaki itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Saya sudah tidak dapat menahan tangis ketika saya berjalan meninggalkan mereka dan bergabung dengan suami dan anak saya, yang tidak jauh dari tempat duduk mereka. Ketika saya duduk suami saya mencoba meredakan tangis saya sambil tersenyum dan berkata "Sekarang saya tahu, kenapa Allah swt mengirimkan dirimu menjadi istriku, yang pasti, untuk memberikan 'keteduhan' bagi diriku dan anak-2ku! " Kami saling berpegangan tangan beberapa saat dan saat itu kami benar2 bersyukur dan menyadari, bahwa hanya karena 'bisikanNYA' lah kami telah mampu memanfaatkan 'kesempatan' untuk dapat berbuat sesuatu bagi orang lain yang sedang sangat membutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Ketika kami sedang menyantap makanan, dimulai dari tamu yang akan meninggalkan restoran dan disusul oleh beberapa tamu lainnya, mereka satu persatu menghampiri meja kami, untuk sekedar ingin 'berjabat tangan' dengan kami.  Salah satu diantaranya, seorang bapak, memegangi tangan saya, dan berucap "Tanganmu ini telah memberikan pelajaran yang mahal bagi kami semua yang berada disini, jika suatu saat saya diberi kesempatan oleh Allah, saya akan lakukan seperti yang telah kamu&lt;br /&gt;contohkan tadi kepada kami."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Saya hanya bisa berucap "terima kasih" sambil tersenyum. Sebelum beranjak meninggalkan restoran saya sempatkan untuk melihat kearah kedua lelaki itu, dan seolah ada 'magnit' yang menghubungkan bathin kami,mereka langsung menoleh kearah kami  sambil tersenyum, lalu melambai-2kan tangannya kearah kami. Dalam perjalanan pulang saya merenungkan kembali apa yang telah saya lakukan terhadap kedua orang tunawisma tadi, itu benar2 'tindakan' yang tidak pernah terpikir oleh saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman hari itu menunjukkan kepada saya betapa 'kasih sayang' Allah itu sangat HANGAT dan INDAH sekali!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kembali ke college, pada hari terakhir kuliah dengan 'cerita' ini ditangan saya. Saya menyerahkan 'paper' saya kepada dosen saya. Dan keesokan harinya, sebelum memulai kuliahnya saya dipanggil dosen saya ke depan kelas, ia melihat kepada saya dan berkata, "Bolehkah saya membagikanceritamu ini kepada yang lain?" dengan senang hati saya mengiyakan.Ketika akan memulai kuliahnya dia meminta perhatian dari kelas untuk membacakan paper saya. Ia mulai membaca, para siswapun mendengarkan dengan seksama cerita sang dosen, dan ruangan kuliah menjadi sunyi. Dengan cara dan gaya yang dimiliki sang dosen dalam membawakan ceritanya, membuat para siswa yang hadir di ruang kuliah itu seolah ikut melihat bagaimana sesungguhnya kejadian itu berlangsung, sehingga para siswi yang duduk dideretan belakang didekat saya diantaranya datang memeluk saya untuk mengungkapkan perasaan harunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diakhir pembacaan paper tersebut, sang dosen sengaja menutup ceritanya dengan mengutip salah satu kalimat yang saya tulis diakhir paper saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tersenyumlah dengan 'HATImu', dan kau akan mengetahui betapa 'dahsyat' dampak yang ditimbulkan oleh senyummu itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan cara-Nya sendiri, Allah telah 'menggunakan' diri saya untuk menyentuh orang-orang yang ada di McDonald's, suamiku, anakku, guruku, dan setiap siswa yang menghadiri kuliah di malam terakhir saya sebagai mahasiswi. Saya lulus dengan 1 pelajaran terbesar yang tidak pernah saya dapatkan di bangku kuliah manapun, yaitu: "PENERIMAAN TANPA SYARAT."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak cerita tentang kasih sayang yang ditulis untuk bisa diresapi oleh para pembacanya, namun bagi siapa saja yang sempat membaca dan memaknai cerita ini diharapkan dapat mengambil pelajaran bagaimana cara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"MENCINTAI SESAMA, DENGAN MEMANFAATKAN SEDIKIT HARTA-BENDA YANG KITA MILIKI, dan bukannya MENCINTAI HARTA-BENDA YANG BUKAN MILIK KITA, DENGAN MEMANFAATKAN SESAMA!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda berpikir bahwa cerita ini telah menyentuh hati anda, Teruskan cerita ini kepada orang2 terdekat anda. Disini ada 'malaikat' yang akan menyertai anda, agar setidaknya orang yang membaca cerita ini akan tergerak hatinya untuk bisa berbuat sesuatu (sekecil apapun) bagi sesama yang sedang membutuhkan uluran tangannya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang bijak mengatakan: Banyak orang yang datang dan pergi dari kehidupanmu, tetapi hanya 'sahabat yang bijak' yang akan meninggalkan JEJAK di dalam hatimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk berinteraksi dengan dirimu, gunakan nalarmu. Tetapi untuk berinteraksi dengan orang lain, gunakan HATImu! Orang yang kehilangan uang, akan kehilangan banyak, orang yang kehilangan teman, akan kehilangan lebih banyak! Tapi orang yang kehilangan keyakinan, akan kehilangan semuanya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah menjamin akan memberikan kepada setiap hewan makanan bagi mereka, tetapi Allah tidak melemparkan makanan itu ke dalam sarang mereka, hewan itu tetap harus BERIKHTIAR untuk bisa mendapatkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang muda yang 'cantik' adalah hasil kerja alam, tetapi orang-orang tua yang 'cantik' adalah hasil karya seni. Belajarlah dari PENGALAMAN MEREKA, karena engkau tidak dapat hidup cukup lama untuk bisa mendapatkan semua itu dari pengalaman dirimu sendiri&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-7993624240511448969?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/7993624240511448969/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=7993624240511448969' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/7993624240511448969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/7993624240511448969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2008/11/from-one-smile.html' title='FROM ONE SMILE'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-3768711231242927245</id><published>2008-11-02T20:13:00.001-08:00</published><updated>2008-11-02T20:14:31.214-08:00</updated><title type='text'>Akhir Pekan Bersama hujan</title><content type='html'>Azan subuh dikumandangkan mu'azin dengan merdu mungkin bikin tidur orang2&lt;br /&gt;sekitar tambah nyeyak boboknya karena sahdunya suara azan itu......banyak setan nih yg gangguun &lt;br /&gt;biar pada gak bangun pagi........kasian banget yang bobok lupa baca doa atau emang&lt;br /&gt;sama sekali gak baca doa pasti setan-setannya pada kegirangan heee gemuk tuh setan.&lt;br /&gt;Namun ditengah orang lain pulas dengan tidurnya bersama selimut-selimut setan&lt;br /&gt;seorang anak muda kampung yang mecoba mencari keberuntungan dikota kecil&lt;br /&gt;seraya mencari ilmu............&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seperti biasa dia bangun menujuh sumur tuk mengabil wuduk demi kesempurnaan&lt;br /&gt;sholatnya dengan bersuci terlebih dahulu.......&lt;br /&gt;sang....permuda kemudian sholat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam doanya pemda itu berdoa "ya ALLAH tetapkan aku dalam jalan yang kau ridho dalam mengarungi&lt;br /&gt;hari ini dan penuh hikmah juga kesabaran tuk menerima apa yang kau berikan &lt;br /&gt;untuknya.......(amin ya ALLAH).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum mandi dan menjalankan aktifitas dia mengerakan badannya sambil &lt;br /&gt;berolah raga berjalan kaki meniti trotoar jalan kota kecil.....nan indah sejuk udara &lt;br /&gt;pagi di hembus angin di balik pohon-menghijau........(subhanallah) beutyfull day.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pemuda itu terus berjalan........tibalah ia dipasar pagi yang menjual kebutuhan &lt;br /&gt;masyarakat dikota itu, terutama sayur mayur yang bawa para petani dari kebun2&lt;br /&gt;yang masih terlihat segar tanpa ada fasilitas pengawet biar segar tapi murni alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ditengah kesibukan hiruk pikuk pasar pagi itu........seketikan pandangan pemuda itu&lt;br /&gt;tertegun kesuatu sudut jalan masuk pasar itu, disana ada seorang nenek tua &lt;br /&gt;memakai baju sederhana khas orang2 tua memakai tengkuluk(penutup kepala)&lt;br /&gt;nenek itu tanpa memandang disekitar melihat orang berlalu lalang dengan harapan &lt;br /&gt;ada yang mampir dan mau membeli dagangannya Yaitu berupa daun-daunan seperti&lt;br /&gt;daun Pandan dan lain tak tau namanya apa lagi.............&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hilir mudik pengunjung pasar tak satupun yang mampir dan menawarkan dagangnya&lt;br /&gt;sang pemuda itupun melewati nenek rentah itu, namun dalam hatinya terbersit&lt;br /&gt;"dimana anak anak nenek itu sehingga ia harus bersusah paya mencari nafkah sendiri&lt;br /&gt;diusia senjanya???" sungguh memilukan satu kata terucap bagai mana kalau hal&lt;br /&gt;tersebut terjadi pada anda.........apa saya sangup? wallahu'lam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hidup memang tidak kenal siapa yang dia pihaki karena dia tak kenal kompromi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;be continue........................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;created  by: salendra_kms&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-3768711231242927245?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/3768711231242927245/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=3768711231242927245' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/3768711231242927245'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/3768711231242927245'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2008/11/akhir-pekan-bersama-hujan.html' title='Akhir Pekan Bersama hujan'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-7936066007761939671</id><published>2008-11-02T20:12:00.001-08:00</published><updated>2008-11-02T20:12:58.665-08:00</updated><title type='text'>Aktifitas baruku.....</title><content type='html'>seperti biasa setelah subuh mandi dan memanaskan motor bebekku........ setelah selesai  ku bersiap-siap mengenakan&lt;br /&gt;jaket kesayanganku seperti kebanganan almamater kuliahku heee.....&lt;br /&gt;apaan tuh ??? ya jaket buat ngojek biar gak dingin bok....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;inilah  aktifitas baruku tukang ojek tapi ini aktifitas tambahan &lt;br /&gt;demi mengisi waktu pagiku dengan mencari seribu dua ribuh &lt;br /&gt;untuk memenuhi uang bensin motorku biar tidak menganggu uang &lt;br /&gt;gaji dan uang kuliahku..........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;harap maklum gajiku gak segede gaji para aggota dewan yang duduk &lt;br /&gt;dikursi empuk yang tiap hari berdebat dan diskusi masalah ekonomi&lt;br /&gt;namaun yang dihasilkan cuma ekonomi keluarganya saya yang makmur...............masayarakat cuma kebagian percikannya saja bagi &lt;br /&gt;mereka yang pura-pura jadi dermawan karena bentar lagi pemilu &lt;br /&gt;tau aja tuh pak dewan heee........(takut gak kepilih lagi kali).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya kok gw da kemana-mana nih ampe politik segala heee ntr pada banyak yg baca repot deh gw dilaporin pencemaran nama baik :D oot off. heee&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ku mulai menaiki sepeda motorku yang keren abis gw banget heee.....&lt;br /&gt;melewati lorong-lorong gelap tapi gak ada waktunya ya (emanng om dedi mizwar). ku terus berjalan dengan bensin yang kadang tipis namun bermodal nekat moga2 dapat penumpang buat beli bensin .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah meski tak banyak waktuku melakukan aktifitas tersebut &lt;br /&gt;paling lama 1,5 jam alias satu jam setengah  uda cukup buat beli bensin &lt;br /&gt;buat mempertahankan kehidupan motorku dihari esok heeee.......sedih banget, kadang lebih sih gak ngepas banget klu rejeki lagi ada meski 1 aja &lt;br /&gt;bisa dapet 15 ribuan...............&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berangkat dari kampung dengan harapan bisa maju yang sekarang masih kuliah meski kembang kempis ..........capek deh alhamdulillah masih ada nafas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pengennya sih jadi enterprener tapi bermodal apa nih?? keberanian kali ya ...........kuliah kemudian merupakan keberanian yang menurut orang&lt;br /&gt;itu adalah hal bodoh buatku karena ditengah kuliah yang belum kelar&lt;br /&gt;ku memberanikan diri tuk menikah dibalik cemoohan yang mungkin juga &lt;br /&gt;nasehat dan pelajaran buatku mereka mengagap apa yg ku perbuat adalah kesalahan karena menurut mereka menikah itu tak seindah yang saya bayangkan tapi buatku (waalhu'lam)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karena bukan itu tujuanku mereka cuma menilai tapi mereka tak tau&lt;br /&gt;problem remaja  seusiaku..............24 tahun (masih remaja gak ya hee)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;profesi and aktifitas apapun yang anda lakukan selama itu hak adanya&lt;br /&gt;bukuan judi,nodong atau korup (mau ngorupin apa ya heee) maka that is halalan toibah ...........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang terpenting  jangan pernah berhenti berusaha , menyerah dan kalah &lt;br /&gt;hidup adalah  keberuntungan dan tiap kita harus mencoba keberuntungan tersebut  that life man!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;That me heee gaya loh ah  tapi itulah hidup padanglah iya sambil tersenyum biar tak tambah susah kan emang da susah bok  ngapain bikin &lt;br /&gt;susah lagi , nyakitin tau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aktifitas harianku, pagi ngojek janm 7 pulang sarapan trs 7.30 pegi lagi sok ngantor dikit heee  jadi staf IT  di Lab komputer dikampusku ya meski &lt;br /&gt;blm bisa bener nyambi belajar nyambi ngajarin sok juga ya heee.........&lt;br /&gt;gak juga sih cuma sambil menyelam sambil minum aja gitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu kata buatku " hidup berusaha'berkerja dan berdoa tanpa peduli apa kata dunia "&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-7936066007761939671?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/7936066007761939671/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=7936066007761939671' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/7936066007761939671'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/7936066007761939671'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2008/11/aktifitas-baruku.html' title='Aktifitas baruku.....'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-3562899551146284015</id><published>2008-11-02T20:10:00.000-08:00</published><updated>2008-11-02T20:12:08.603-08:00</updated><title type='text'>Pendidikan (Mimpiku)</title><content type='html'>Indonesia dengan angka penduduk yang cukup besar dan beraneka ragam agama,suku adat dan berupa negara kepulauan berbasis agraris yang memrupakan negara yang mempunyai jumlah penduduk  yang cukup bersar  dan  padat dari belahan  ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berangkat dari hal tersebut bahwa pendidikan merupakan salah satu komuditas yang mau tidak mau mesti dipriotiaskan demi anak negeri yang berkwalitas menghadapi&lt;br /&gt;globalisasi dunia jika tidak kita akan tertinggal dari bangsa-bangsa lain. bak kata orang dulu " Hidup hanya sekali  karena itu hiduplah secara berarti"  kurang lebih begitu  kata nenek dulu, melihat masa lalu dunia pendidikan bumi pertiwi ini sangat menabjubkan&lt;br /&gt;sungguh suatu prestasi yang luar biasa untuk negara yang baru merdeka namun bisa &lt;br /&gt;berbagi dengan bangsa lain mengembangkan pendidikan dinegeri tetangga hinggah mengalami keusuksessan saat ini  namun kita tak boleh mengenang jasa masa lalu kesuksesan bangsa kita mendidik bangsa lain tapi kini saatnya kita membangun pendidikan negeri yang terpuruk ini dengan pendidikan yang lebih baik tidak hanya &lt;br /&gt;berkutat masalah system pendidikan namun apakah sumber daya maunsia pendidik &lt;br /&gt;kita memang sudah bermutu atau hanya memiliki sistem yang jelas dan sumberdaya maunisa yang berjiwa enterprener yang mengubah pendidikan sebagai ladang bisnis &lt;br /&gt;menjadi ladang uang bagi para pengusaha dan orang-orang yang ada didalamnya &lt;br /&gt;yang menjual jasa tanpa keahlian yang memadai karean pendidik bukan lagi tanggung&lt;br /&gt;jawab melainkan cuma memnuhi tututan profesi semata demi mengais rejeki sehinggah &lt;br /&gt;tujuan dan niat baik yang dimiliki tak lagi menjadi landasan cuma sebatas tugas semata&lt;br /&gt;dan mencari keuntungan dibalik kesalahan-kesalahan murid-murid yang dididik menjadi robot masa kini berupa manusia yang tak punya daya dan tak mampu bersaing&lt;br /&gt;karena mereka dimanjakan dengan berbagai kesempatan dibalik kesalahan namun mereka diabaikan hingga mereka galal dan hancur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;orang-orang tak mampu cuma menjadi korban kebiadaban birokrasi yang dibangun pemerintah yang jelas arah tujuan dari pendidikan itu sendiri yaitu menciptakan&lt;br /&gt;insan-insan yang handal dan berkwalitas tak mampu mengikuti jejak-jejak para perusak&lt;br /&gt;diri dengan memanjakan diri dengan segala kemewahan dan fasilitasi yang dimiliki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi orang kecil dan tak mampu memang bukan pilihan mereka tapi keadaan yang &lt;br /&gt;membuat hal tersebut terjadi karena pendidikan orang tua masa lalu dan keadaan &lt;br /&gt;ekonomi keluarga yang pas-pasan hingga tak mampu berbuat banyak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar dari kenistaan dan penderitan para anak-anak bangsa tersebut ,&lt;br /&gt;kita mempunyai sejarah masa lalu yang gemilang namun belum mampu bangkit&lt;br /&gt;namun bukan berarti tak mampu berbuat lagi........masih banyak kesempatan &lt;br /&gt;bagi para pencetak-pecetak generasi mandiri  yang maju dan berkembang dan mampu &lt;br /&gt;bersaing dengan bangsa lain sesuatu yang dimulai dari keterpurukan dan dari kecil hingga menjadi lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;harapan bukan cuma harapan namun harapan harus diwujudkan tak ada kata tak&lt;br /&gt;bisa bila dijalani dari niat tulus ikhlas...........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga anak-anak bangsa terus maju (amin)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iman dan taqwah adalah kunci hidup yang berkesinambungan ila yaumilakhir&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-3562899551146284015?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/3562899551146284015/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=3562899551146284015' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/3562899551146284015'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/3562899551146284015'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2008/11/pendidikan-mimpiku.html' title='Pendidikan (Mimpiku)'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-4698010682684221717</id><published>2008-10-31T18:11:00.000-07:00</published><updated>2008-10-31T18:13:03.278-07:00</updated><title type='text'>TRUE HIST:: Sumpah mengenai BID`AH</title><content type='html'>Peringatan: Cerita ini cukup panjang. Sok bikin cerpen atas&lt;br /&gt;permintaan Kang Al Jupri disemangati Kang Sawali dan disupport ilmu&lt;br /&gt;oleh Bang Ersis lalu terinspirasi jalan cerita Hanna. Tapi susah bikin&lt;br /&gt;ending jadi kepanjangan. Maafkanlah. Tapi saya bikin sinopsisnya&lt;br /&gt;(singkat cerita) di belakang. Isunya sih cukup lama tapi ini adalah&lt;br /&gt;kejadian nyata. Hanya alur cerita dan tokohnya disamarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi ini Danang bangun telat sekali. Matahari sudah hampir nongol. Ia&lt;br /&gt;tidak bisa shalat sepagi biasanya kemudian melakukan wirid dan membaca&lt;br /&gt;dzikir hingga terbit matahari. Apalagi ikut shalat jamaah di mushola&lt;br /&gt;samping kostanya di Purwokerto. Semalam ia diadili oleh senat&lt;br /&gt;mahasiswa di kampusnya. Karena Danang dianggap mahasiswa pembawa&lt;br /&gt;ajaran sesat. Bukan itu saja ia pun dituduh kafir dan musyrik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehabis shalat subuh, Danang tidak beranjak seperti biasanya. Pagi&lt;br /&gt;itu, Danang malas memberesi buku-buku yang berserakan di kamarnya.&lt;br /&gt;Matanya berat sekali. Ia justru merebahkan kembali badannya, berharap&lt;br /&gt;bisa tidur kembali. Sebab semalam hingga pukul 21.00 WIB masih di&lt;br /&gt;senat disidang oleh teman-temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matanya masih saja tak mau terpejamkan. Ia masih terngiang-ngiang&lt;br /&gt;dengan sumpah yang telah diucapkannya di hadapan mahasiswa di kampus,&lt;br /&gt;tadi malam. Sebuah sumpah yang berani diucapkan dengan konsekwensi&lt;br /&gt;yang cukup berat sekali. Tetapi atas nama keyakinan, Danang berani&lt;br /&gt;bersumpah dengan penuh keberanian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langit-langit kosannya ia pandangi lama sekali. Tapi matanya tak mau&lt;br /&gt;terpejam. Tiba-tiba, sambil tiduran melihat gambar yang jelas sekali,&lt;br /&gt;seperti TV flat yang dipasang di langit-langit. Ia perhatikan gambar&lt;br /&gt;teman-temanya yang mengkafir-kafirkann ya. Abu Jari, Abu Geha dan&lt;br /&gt;Ibnu Amak. Tiga orang inilah yang memfonis saya sesat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Danang, kau ini pembawa ajaran sesat!" Suara Abu Jari begitu&lt;br /&gt;membahana, membuat Danang kaget sekali. Namun setelah membentak ia&lt;br /&gt;mengelus-elus jenggotnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tahu kah kamu, di kampus ini harus steril dari bid'ah. Saya sebagai&lt;br /&gt;"polisi syariat" di kampus ini bertanggung jawab setiap bid'ah yang&lt;br /&gt;merajalela di sini. Kampus ini harus bersih dari semua itu. Harus&lt;br /&gt;menjadi contoh di masyarakat. Tidak boleh dicemari polusi bid'ah.&lt;br /&gt;Tidak boleh satupun mahasiswa atau pengurus senat memiliki ajaran yang&lt;br /&gt;mendukung bid'ah. Jika masih tetap melakukannya maka konsekwensinya&lt;br /&gt;dikeluarkan. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Danang kaget bukan kepalang. Bukan masalah ancaman dikeluarkan dari&lt;br /&gt;kampusnya tapi karena ia merasa apa yang ia lakukan itu tidak salah&lt;br /&gt;dan boleh hukumnya. Marhabanan bersama teman-teman santri di masjid&lt;br /&gt;kampus setiap malam Jum'at dan diawali yasinan, semata-mata untuk bisa&lt;br /&gt;bersilaturahmi antar santri yang sudah jadi mahasiswa di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini kan sekedar pancingan saja agar teman-teman santri kampus itu bisa&lt;br /&gt;kumpul bareng untuk belajar bersama dan menjalin silaturahmi seperti&lt;br /&gt;juga di pondok dulu. Jadi kenapa masalah teknik dan montase dalam&lt;br /&gt;berdakwah disalahkan. Dulu para Wali bisa membawa kultur wayang dan&lt;br /&gt;tembangan serta nyanyian. Namun cara ini sangat efektif. Jika itu&lt;br /&gt;bid'ah sesat ya pasti dihindari lah, sebagaimana meinum-minuman keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yasinan dan semua aktivitas yang saya lukukan itu sudah berakar saat&lt;br /&gt;saya mondok. Yasinan tidak lain hanyalah kegiatan baca quran biasa;&lt;br /&gt;Marhabanan tidak lain adalah pembacaan sastra berbahasa arab yang&lt;br /&gt;ditulis dalam bentuk bait-bait cerita sejarah Rasulullah saw.&lt;br /&gt;Sedangkan tahlilan tidak lain merupakan bacaan ayat quran, membaca&lt;br /&gt;"laa ilaaha ilallah" lalu di akhiri doa untuk bapak/ibu kami yag sudah&lt;br /&gt;meninggal dan untuk para arwah yang sudah mendahului.Perkara diterima&lt;br /&gt;atau tidak, itu urusan Gusti Allah. Lagi pula kyai-kyai saya dan juga&lt;br /&gt;para ulama, para wali sebelumnnya melakukan semua itu. Jika itu salah,&lt;br /&gt;dan dianggap seperti minum-minuman keras, mungkin sudah dilarang di&lt;br /&gt;pondok saya dari dulu. Aku heran kenapa orang-orang kota ini begitu&lt;br /&gt;kasar kata-katanya dan membenci semua amalan itu. Batin Danang memberontak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Danang!, kenapa kamu diam saja!" semprot Abu Jari karena dilihatnya&lt;br /&gt;bengong"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Laporkan ke MUI saja biar dibuat fatwa dan kita bisa memperkarakannya&lt;br /&gt;ke polisi!" Teriak salah satu mahasiswa di antara ratusan yang hadir&lt;br /&gt;mengelilingi Danang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Baiklah teman-teman sekalian, saya ingin sampaikan satu hal saja.&lt;br /&gt;Saya tidak ingin berdebat untuk masalah ini. Saya tegaskan bahwa apa&lt;br /&gt;yang saya lakukan itu semata-mata hanyalah tradisi kami di pesantren.&lt;br /&gt;Jika mengganggu kalian dan dianggap sebagai perbuatan kaum musyrik,&lt;br /&gt;Berarti kalian yang buta agama! Tapi saya ingatkan bahwa saya tidak&lt;br /&gt;akan keluar dari kampus ini, dan saya akan melakukan banding hukum&lt;br /&gt;jika saya diperkarakan. Saya tidak akan menghentikan kegiatan yang&lt;br /&gt;diyakini menurut kami benar!" Hadirin tersentak kaget atas pernyataan&lt;br /&gt;Danang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaiaman jika apa yang kamu lakukan itu adalah salah?" kata Abu Jari&lt;br /&gt;meledek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika salah mungkin para wali, para syaikh kami dan kyai-kyai ulama&lt;br /&gt;tidak mengajarkan praktek yang kalian anggap bida'ah sesat. Tapi yang&lt;br /&gt;dajari kami adalah jangan berbohong, jangan takabur, hindari tidak&lt;br /&gt;menepati janji, menghina orang lain, sering-sering membantu orang&lt;br /&gt;lain, jangan mabuk-mabukan, mencuri dan melakukan maksiat lainya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apakah kamu berani bersumpah bahwa apa yang kamu lakukan itu benar?"&lt;br /&gt;Kata Abu Jari sang ketua Senat menegaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saaaayaaaa beraaani bersumpah!, jika apa yang saya lakukan itu adalah&lt;br /&gt;benar!" jawabnya dengan suara dilambatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Baiklah silahkan Anda bersumpah." Kata ketua Senat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba saja hadirin berlarian menempati tempat duduk di kelas itu&lt;br /&gt;satu persatu dan terdiam. Rupanya rektor kampus ini datang di ruangan&lt;br /&gt;senat mahasiswa. Semua hadirin terdiam dan yang semula berdiri&lt;br /&gt;mengelilingi Danang yang tengah diadili, satu-persatu pada bringsut&lt;br /&gt;dan duduk di bangku masing-masing. Tetapi tiga orang yang mengadili&lt;br /&gt;itu tetap duduk berhadapan dengan Danang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Assalamu'alaikum Pak Rektor", kata Abu Jari dan kedua temannya sambil&lt;br /&gt;senyum membungkuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wa'alaikum salam. Ya silahkan duduk saya sudah dengar semuanya. Saya&lt;br /&gt;kemari ingin menuntaskan masalah kalian. Karena saya capek mendengar&lt;br /&gt;setiap ada perbedaan masalah furuiyah kalian sebagai pengurus senat,&lt;br /&gt;saya dengar melarang semua itu." jelas rektor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya, diam-diam rektor diberi tahu oleh mahasiswa bahwa di ruangan&lt;br /&gt;ini ada sidang masalah bid'ah. Untungnya kampus modern itu dilengkapi&lt;br /&gt;CCTV dan semuanya direkam, sehingga rektor universitas ini bisa&lt;br /&gt;mengikutinya. Namun saat hendak bersumpah rektor hendak menyudahi&lt;br /&gt;masalah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Begini….," lanjut rektor&lt;br /&gt;"Saya memang tidak ingin saudara Danang itu dihakimi seperti ini hanya&lt;br /&gt;karena keyakinan yang berbeda." Kata rektor mengawali pembicaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tapi kan pak…"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebetar! saya belum selesai bicara"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika kalian mengambil sumpah kepada Saudara Danang, maka kalianpun&lt;br /&gt;harus juga bersumpah pula bahwa apa yang kalian yakini, bahwa segala&lt;br /&gt;yang dilakukan dan diamalkan setiap hari oleh kawan-kawan Danang itu&lt;br /&gt;adalah salah. Berani?" tanya rektor menirukan iklan 3 (tri).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Baik pak saya berani!" kata ketiga orang pengurus senat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Silahkan Danang lebih dulu bersumpah"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wallahi, saya bersumpah bahwa apa yang saya lakukan seperti Tahlilan,&lt;br /&gt;Marhabanan, di masjid kampus ini juga Ziarah Kubur adalah benar, dan&lt;br /&gt;saya siap menerima hukuman dari Allah swt apapun bentuknya." sumpah&lt;br /&gt;itu dirasakan Danang keluar dari dalam hatinya hingga merinding bulu&lt;br /&gt;kuduknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia teringat bagaimana kyaiinyadi pesantren, ia teringat para makam&lt;br /&gt;para wali yang sseringkali ia ziarahi dan membaca quran di sana. Ia&lt;br /&gt;pun teringat jelas orang-orang yang sering melakukan marhabanan di&lt;br /&gt;masjid di pesantren. Semua itu memberikan kekuatan untuk mau bersumpah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekarang kamu bertiga, silahkan bersumpah"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;""Wallahi, saya bersumpah bahwa yang lakukan seperti Tahlilan,&lt;br /&gt;Marhabanan, Ziarah Kubur dan Tahlil adalah perpuatan yang tidak&lt;br /&gt;dirodoi Allah swt dan bida'ah yang sesat. Dan saya siap menerima&lt;br /&gt;hukuman dari Allah swt apapun bentuknya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua hadirin merasa kaget dengan sumpah-sumpahan di kampus itu.&lt;br /&gt;Untunglah pak Rektor yang bijaksana itu akhirnya menantang kedua kubu&lt;br /&gt;untuk melafalkan sumpahnya. Dengan disaksikan ratusan mahasiswa dan&lt;br /&gt;Rektor menjadi sebuah perhelatan sumpah yang entah efektif atau tidak.&lt;br /&gt;Yang jelas semua pada bubar, dan besoknya seperti tidak ada kejadian&lt;br /&gt;apa-apa di kampus itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desa Sambilata yang biasanya sepi dan senyap jika malam hari, terlihat&lt;br /&gt;orang berlarian menuju arah belakang masjid desa. Di situ ramai sekali&lt;br /&gt;orang berlarian. Asap membumbung terlihat dari sudut desa itu karena&lt;br /&gt;ditimpa oleh cahaya listrik yang dipancarkan dari lapangan sepakbola&lt;br /&gt;kebanggaan masyarakat Jawa Tengah itu. Dari pematang sawah itu, jelas&lt;br /&gt;sekali ada rumah yang terbakar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar saja, saat Abu Jari sampai di tikungan terakhir masuk kampung&lt;br /&gt;itu, kira-kira 100 meter dari rumahnya, terlihat orang berteriak,&lt;br /&gt;kebakaraan… kebakaran… dan Abu Jari berharap rumah itu bukan miliknya.&lt;br /&gt;Tetapi harapan itu kandas. Kini rumahnya terbakar habis tampa sisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia berlari agar segera sampai di tempat kejadian perkara. Rumah itu&lt;br /&gt;sudah ludes, api sudah mengecil, terlihat barang-barang miliknya habis&lt;br /&gt;dilalap api. Mobil kijang yang dibeli kredit tahun lalu kini tinggal&lt;br /&gt;bangkai. Perabotan rumah yang ia beli untuk keluarganya pun sudah&lt;br /&gt;menjadi abu. Tiba-tiba tulangnya tidak mampu menahan beban deritanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang membawa Abu Jari ke rumah sakit. Atas pertolongan dokter,&lt;br /&gt;penyakit darah tingginya bisa diatasi. Namun belum selesai ia keluar&lt;br /&gt;dari rumah sakit, terlihat orang-orang berlarian para suster dan&lt;br /&gt;dokter dibuat kalang kabut. Di ruangan yang tidak jauh dari pintu&lt;br /&gt;keluar, tepatnya di ruangan gawat darurat ada lima kereta pasien&lt;br /&gt;tengah didorong dari dua mobil ambulans yang datang meraung-raung.&lt;br /&gt;Terlihat jelas tiga orang dewasa dan satu anak kecil semuanya pingsan&lt;br /&gt;tidak bergerak. Kelima pasien ini langsung dimaskukkan dalam gawat&lt;br /&gt;darurat. Darah tanpak terlihat dari sekujur tubuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Jari mau pulang tapi terasa berat sekali. Ia coba melihat dari&lt;br /&gt;jauh karena sepertinya ia kenal tahi lalat di pipinya. Ia berharap&lt;br /&gt;bukan isterinya. Dengan penasaran ia minta kepada suster untuk&lt;br /&gt;mengehentikan kereta pasien itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Alllllaaaahu Akbar" teriak Abu Jari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mamaaaa…" teriakan kedua ini cukup membuat Abu Jari jatuh pinsan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima orang yang masuk rumah sakit ini adalah keluarga Abu Jari&lt;br /&gt;semuanya. Kedua orang tua Abu Jari dan Mimin isterinya meninggal.&lt;br /&gt;Kedua anaknya yang masih SD dirawyat karena luka yang cukup parah,&lt;br /&gt;namun akhirnya dua-duanya meninggal. Kejadian itu awalnya mereka&lt;br /&gt;tengah berlibur di Yogyakarta sepulang dari liburan mobil ini tabrakan&lt;br /&gt;dan semuanya meninggal dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan Abu Jari pasca sumpah itu benar-benar tragis. Kini hanya&lt;br /&gt;sebatang kara. Kelurga dan harta bendanya meninggalkannya. Ia berpikir&lt;br /&gt;apakah saya salah dalam bersumpah. Diam-diam ia menyesali sumpah&lt;br /&gt;kemarin di kampus itu. Lalu ia berusaha untuk mendatangi kyai-kyai di&lt;br /&gt;Jawa. Makudnya iangin berdialoag tentang dunia pesantren dan segala&lt;br /&gt;liku-liku ajaran yang saya anggap sesat itu. Ia tidak puas satu kyai&lt;br /&gt;dan ia kunjungi kyai lain sepanjang Jawa Tengah dan Jawa Timur. Tapi&lt;br /&gt;semuanya menjawab sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kamu rupanya termakan sumpah" Kata kyai Holil di Surabaya. Sudah ada&lt;br /&gt;10 kyai ia datangi dan semuanya berkata begitu dan semuanya sepakat&lt;br /&gt;agar saya minta maaf kepada Danang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya sudah maafkan semuanya, karena memang saya tidak punya prasangka&lt;br /&gt;apa-apa." Jawab Dananga kepada Abu Jari saat berkunjung ke rumahnya&lt;br /&gt;meminta maaf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, Abu Jari justru kebalikan dari Danang. Ia paling getol ziarah,&lt;br /&gt;paling suka datang ke para ulama untuk menimba ilmu-ilmu yang selam&lt;br /&gt;ini ia dapatkan hanya dari buku-buku terjemahan dan doktrin-doktrin&lt;br /&gt;bid'ah dari khutbah Jumat dan pengajian doktriner.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;————————————&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan Cerita dari fakta berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Danang (nama samaran) dan Ketua Senat di Kampus Purwokerto (ini&lt;br /&gt;kejadian benar) berawal dari debat masalah perbedaan furuiyah yang&lt;br /&gt;biasa dilakukan oleh orang-orang NU. Danang tidak banyak mengetahui&lt;br /&gt;dalil-dalilnya dan tidak mau berdebat masalah ini sebab amalan itu&lt;br /&gt;sudah turunan dari para kyai dan tidak mempermasalahkannya jika mau&lt;br /&gt;dikerjakan atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi Sang Ketua senat itu sangat meyakini bahwa apa yang dilakukan&lt;br /&gt;Danang itu salah total dan harus dihindari. Karennya keduanya&lt;br /&gt;bersumpah demi Allah swt dan siap menerima resiko apapun dari Allah&lt;br /&gt;atas segala keyakinannya. . Tapi malangnya, konsekwensi sumpah itu&lt;br /&gt;justru menimpa ketua Senat rumah kebakar dan keluarganya meninggal&lt;br /&gt;semua akibat kecelakaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas semua cerita ini tidak bermaksud untuk menguatkan dalil tentang&lt;br /&gt;prilaku yang dituduh bid'ah ini. Ini hanyalah pengalaman rohani&lt;br /&gt;seseorang, belum tentu cocok dengan yang lain. Plis deh ah… Wallahu a'lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah cerita saya hadiahkan buat kang Al Jupri yang menyuruh saya&lt;br /&gt;bercerita. Mudah-mudahan ada manfaatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;==###==&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;copas sumber santribuntet &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wallahu'lam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-4698010682684221717?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/4698010682684221717/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=4698010682684221717' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/4698010682684221717'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/4698010682684221717'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2008/10/true-hist-sumpah-mengenai-bidah.html' title='TRUE HIST:: Sumpah mengenai BID`AH'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-6113773552121245884</id><published>2008-10-30T19:30:00.001-07:00</published><updated>2008-10-30T19:34:04.599-07:00</updated><title type='text'>Tentang</title><content type='html'>Assalamualaikum wr wb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama   : Selamat.Kms&lt;br /&gt;Ttl    : Babat, 15 okt 1984&lt;br /&gt;Status : Mahasiswa &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya anak pertama yang dilahirkan disebuah desa nan indah di pelosok bumi silampari nan cinde heee...........sekarang masih bersatus mahasiswa disebuah perguruan tinggi dikampungku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;uda dlu ya saya mesti kerja lagi insyak allah lain kali tak tambah lagi indentitas lengkapnya cuma percobaan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-6113773552121245884?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/6113773552121245884/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=6113773552121245884' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/6113773552121245884'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/6113773552121245884'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2008/10/tentang.html' title='Tentang'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-5905684723529362921</id><published>2008-10-30T19:23:00.000-07:00</published><updated>2008-10-30T19:26:20.946-07:00</updated><title type='text'>Depan</title><content type='html'>Assalamualaikum wr wb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat datang di web blogku yang masih banyak kekurangan ini.&lt;br /&gt;mohon kritik dan saranya ya...............&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga semua yang ada ini dapat bermanfaat baik buat kepentingan pribadi maupun umum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;salam kenal semua buat para pengunjung sekalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;keep istiqomah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wassalam..............created by salendra BNJ@RT&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-5905684723529362921?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/5905684723529362921/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=5905684723529362921' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/5905684723529362921'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/5905684723529362921'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2008/10/depan.html' title='Depan'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-8674501119342339096</id><published>2008-08-24T23:08:00.001-07:00</published><updated>2008-08-24T23:16:03.790-07:00</updated><title type='text'>Indonesia Butuh Sistem dan Pemimpin Yang Baik (Renungan 63 Tahun Indonesia Merdeka)</title><content type='html'>AL-ISLAM - Edisi 419&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara seremonial dan perlombaan memperingati 63 tahun kemerdekaan Indonesia telah usai. Masyarakat telah kembali pada rutinitas seperti sebelumnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menutup serangkaian acara dan seremonial itu, ada pertanyaan penting yang mesti direnungkan. Benarkah Indonesia sudah meraih kemerdekaan dalam arti yang sesungguhnya? Sudahkan tujuan kemerdekaan—di antaranya kemandirian dan kesejahteraan—berhasil diwujudkan? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kemerdekaan dimaknai bebas dari penjajahan fisik, betul negeri ini telah merdeka. Namun, harus diingat, penjajahan hakikatnya adalah penguasaan dan pengaruh atas suatu negeri untuk bisa mengeksploitasi manusianya, mengeruk kekayaannya dan merampas sumberdayanya. Jadi, penjajahan tidak melulu bersifat fisik/militer. Ada bentuk-bentuk penjajahan non-fisik seperti penjajahan secara pemikiran, politik, ekonomi dan sebagainya. Penjajahan non-fisik ini jelas masih menguasai negeri ini. Penjajahan ini jauh lebih berbahaya. Pasalnya, penjajahan semacam ini mampu menjadikan bangsa terjajah secara tidak sadar mengadopsi konsepsi, sistem dan ideologi buatan penjajah. Setelah merdeka secara fisik, negeri ini, misalnya, secara tidak sadar malah mengadopsi sistem politik warisan penjajah, yaitu demokrasi, yang lahir dari ideologi Kapitalisme. Demokrasi dijadikan alat oleh pihak asing (penjajah) untuk merecoki negeri ini. Contohnya tampak pada aspek fundamental, yaitu penyusunan konstitusi dan perundang-undangan. Amandemen konstitusi yang lalu terlihat banyak dipengaruhi (baca: didekte) oleh pihak asing/penjajah. Akibatnya, konstitusi negeri ini makin bercorak liberal. Hal sama terjadi pada penyusunan UU. Pihak asing berhasil mencampuri pembuatan/ pengesahan sejumlah undang-undang, bahkan dari mulai pembuatan draft (rancangan)-nya. Akibatnya, sejumlah UU makin kapitalistik dan sangat liberal, yang ujung-ujungnya lebih memihak asing/penjajah. Sebut saja UU Migas (UU No. 22 Th. 2001), UU BUMN (UU No. 19 Th. 2003), UU PMA (UU No. 25 Th. 2007), UU SDA (UU No. 7 Th. 2004), UU Kelistrikan (UU No. 20 Th. 2002), UU Tenaga Kerja (UU No. 13 Th. 2003), UU Pelayaran (UU No. 17 Th. 2008), UU Pengalihan Hutan Lindung menjadi Pertambangan (UU No. 19 Th. 2004), dan lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bidang pertahanan dan keamanan, hingga saat ini alat pertahanan masih bergantung pada pihak asing. Berbagai kebijakan keamanan pun banyak dipengaruhi pihak asing, terutama negara besar. Ambil contoh, kebijakan dalam kasus terorisme. Perjanjian DCA dengan Singapura, meski pada akhirnya dibatalkan, juga memperlihatkan hal yang sama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketakmandirian negeri ini paling jelas tampak pada aspek ekonomi. Dengan memilih sistem ekonomi kapitalisme, negeri ini masih berada dalam cengkeraman negara penjajah/asing, yang notabene negara-negara kapitalis besar seperti AS. Kapitalisme meniscayakan negeri ini harus mengikuti strategi ekonomi dan kebijakan yang lebih berpihak kepada para kapitalis, khususnya asing. Sebaliknya, rakyat tetap miskin. Presiden SBY dalam pidato di depan sidang DPR 15 Agustus lalu mengungkapkan angka kemiskinan per Maret 2008 masih 15,4 %. Itu artinya, dari 225 juta penduduk Indonesia, 34,65 juta orang hidup dengan kurang dari lima ribu rupiah per hari. Bahkan menurut para pengamat angka kemiskinan yang sebenarnya lebih besar lagi, terutama setelah kenaikan harga BBM pada Juni lalu yang rata-rata 28,7 %.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena mengadopsi ekonomi kapitalisme, negeri ini terjebak dalam jerat utang dan harus menjadi pasien IMF. Negeri ini harus tunduk pada formula strategi ekonomi yang disodorkan oleh IMF yang disebut Konsensus Washington, yaitu berupa kebijakan penyesuaian struktural (struktural adjustment policy/SAP). SAP meliputi liberalisasi impor dan pelaksanaan sumber-sumber keuangan secara bebas (liberalisasi keuangan), devaluasi mata uang, pelaksanaan kebijakan fiskal dan moneter dengan pembatasan kredit untuk rakyat, pengenaan tingkat suku bunga yang tinggi, penghapusan subsidi, peningkatan harga-harga public utilities (kebutuhan rakyat), peningkatan pajak, menekan tuntutan kenaikan upah, liberalisasi investasi terutama investasi asing dan privatisasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat langsung yang dirasakan rakyat negeri ini adalah penghapusan subsidi. Kebutuhan rakyat pun menjadi mahal tak terjangkau. Demi memenuhi amanat liberalisasi investasi, kekayaan alam (minyak dan barang tambang) diserahkan kepada pihak asing. Sesuai mandat privatisasi, BUMN-BUMN pun beralih ke tangan swasta, khususnya asing. Tahun 2007 sebanyak 15 BUMN telah diprivatisasi. Tahun 2008 ini direncanakan sebanyak 44 BUMN akan diprivatisasi. Bahkan Wapres Yusuf Kalla pernah menyampaikan bahwa hingga tahun 2009 jumlah BUMN yang akan diprivatisasi mencapai 69 BUMN. Pemerintah menargetkan pada tahun 2015 hanya memiliki 25 BUMN.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Privatisasi BUMN itu merupakan agenda pihak asing. Mereka langsung mengawalnya sejak awal. World Bank, IMF, ADB dan USAID membuatkan serangkaian alasan dan petunjuk yang dipakai Pemerintah untuk melaksanakan privatisasi. Hal itu tertuang dalam dokumen legal Guidelines for Privatization Programs. Dalam rilis berita ADB, Project Information: State-Owned Enterprise Governance and Privatization Program, dinyatakan bahwa Indonesia diberi utang US $ 400 juta dengan syarat harus menjalankan program privatisasi. AS melalui USAID, bekerjasama dengan World Bank, juga mengawal privatisasi di Indonesia seperti yang tertuang dalam dokumen USAID Strategic Plan for Indenesia 2004-2008. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tampak jelas, kebijakan ekonomi negeri ini dikendalikan oleh asing/penjajah. Padahal BUMN, jika dikelola dengan baik, bisa menjadi sumber pemasukan sangat besar bagi negara untuk menjalankan pembangunan, memberikan pelayanan terbaik kepada rakyat dan mensejahterakan seluruh rakyatnya. Namun, karena privatisasi, negara kehilangan sumber pemasukan. Beban pembiayaan negara pun dibebankan kepada rakyat. Misalnya melalui pajak dan pungutan lain yang beragam dan bertambah besar. Beban yang harus ditanggung oleh rakyat pun kian hari kian berat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah 63 merdeka, perekonomian negeri ini justru makin dicengkeram asing, dan rakyatlah yang harus menanggung bebannya. Akibat kemiskinan, lebih dari 4 juta anak mengalami kekurangan gizi. Mereka dipaksa menjadi bagian dari lost generation. Tingkat stres masyarakat pun sedemikian besar. Kriminalitas meningkat tajam hingga 400%. Angka kekerasan dalam rumah tangga dan konflik rumah tangga yang berujung pada perceraian pun melonjak. Banyak perempuan akhirnya terjerumus dalam lembah pelacuran. Tentu masih banyak dampak buruk lainnya akibat penjajahan non-fisik yang masih mencengkeram negeri ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua itu masih diperparah oleh kualitas aparatur, pejabat dan politisi yang buruk. Sudah menjadi rahasia umum bahwa pelayanan kepada publik oleh aparatur sedemikian buruk. Korupsi sedemikian mengakar; dari Sabang sampai Merauke; dari tingkat RT hingga pejabat tinggi negara, termasuk anggota DPR dari daerah hingga pusat. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mewujudkan Makna dan Tujuan Kemerdekaan Hakiki   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemerdekaan hakiki adalah terbebasnya manusia dari penghambaan kepada sesama manusia menuju penghambaan pada Tuhannya manusia (Allah SWT). Hal ini tidak bisa diwujudkan selama sistem/aturan yang digunakan adalah sistem/aturan buatan manusia, terutama yang bersumber dari ideologi Kapitalisme. Semua itu hanya bisa diwujudkan dengan penerapan sistem yang berasal dari Allah Yang Mahaadil, Pencipta manusia, alam dan seisinya sebagai wujud penghambaan kepada-Nya. Sistem itu tiada lain adalah sistem Islam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenderal Rustum pernah bertanya kepada Ruba’i bin Amir, ”Apa yang mendorong kalian ke sini?” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruba’i bin Amir menjawab, ”Allah memerintahkan kami untuk membebaskan manusia dari penghambaan kepada sesama manusia ke penghambaan semata kepada Allah, Tuhan manusia; dari kesempitan dunia ke keluasannya; dan dari kezaliman agama-agama ke keadilan Islam.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah misi Islam mewujudkan kemerdekaan hakiki. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Swt. juga menegaskan bahwa Islam dan syariahnya akan memberikan kehidupan. Allah Swt. berfirman: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اسْتَجِيبُوا لِلَّهِ وَلِلرَّسُولِ إِذَا دَعَاكُمْ لِمَا يُحْيِيكُمْ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul jika Rasul menyeru kalian pada suatu yang memberi kehidupan kepada kalian (QS al-Anfal [8]: 24). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walhasil, sistem Islamlah yang akan memerdekakan manusia dari segala bentuk penindasan; menebarkan kebaikan, rahmat, dan hidayah; mewujudkan kesejahteraan dan kehidupan; merealisasikan keadilan, melenyapkan kezaliman yang membelenggu manusia; dan menyelamatkan manusia dari kegelapan sistem buatan manusia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem Islam yang baik ini juga akan mewadahi dan membentuk subyek (pelaku/pelaksana) yang baik. Subyek yang baik adalah yang bertakwa, senantiasa sadar diawasi oleh Allah Yang Mahatahu, senantiasa merindukan keridhaan Allah dan ideologis. Subyek yang demikian hanya bisa terwujud dalam sistem Islam, yaitu Khilafah Islamiyah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai Kaum Muslim: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelas yang diperlukan oleh negeri dan bangsa ini adalah sistem yang baik sekaligus subyek (pelaku/pelaksana) yang baik pula. Itulah sistem Islam dalam bingkai Khilafah Islamiyah, yang dijalankan oleh Muslim yang berkepribadian islami. Dengan itu kemerdekaan hakiki, termasuk kemandirian dan kesejahteraan, akan bisa terwujud dan dinikmati oleh semua; Muslim dan non-Muslim. Karena itu, mari kita merenungkan pertanyaan Allah SWT dalam firmannya: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أَفَحُكْمَ الْجَاهِلِيَّةِ يَبْغُونَ وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ اللَّهِ حُكْمًا لِقَوْمٍ يُوقِنُونَ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah hukum Jahiliah yang mereka kehendaki? Siapakah yang lebih baik hukumnya daripada Allah bagi orang-orang yang yakin? (QS al-Maidah [5]: 50). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallâh a’lam bi ash-shawâb&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-8674501119342339096?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/8674501119342339096/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=8674501119342339096' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/8674501119342339096'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/8674501119342339096'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2008/08/indonesia-butuh-sistem-dan-pemimpin.html' title='Indonesia Butuh Sistem dan Pemimpin Yang Baik (Renungan 63 Tahun Indonesia Merdeka)'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-185962862089613219</id><published>2008-08-14T02:16:00.000-07:00</published><updated>2008-08-14T02:22:01.376-07:00</updated><title type='text'>Adab-adab yang Wajib Diketahui Setiap Muslim</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 14.4pt;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Oleh Faishal Abdurrahman, Lc&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Sesungguhnya Islam adalah agama yang sempurna, yang mengatur segala aspek kehidupan, baik 'aqidah, ibadah, muamalah, akhlak dan adab, sebagai dalil yang menjelaskan bahwa Islam adalah agama yang sempurna, adalah firman Allah &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Ta'ala&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;: &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;"Pada hari ini telah kusempurnakan untuk kamu, dan telah kucukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah kuridhai Islam jadi agama bagimu"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;(QS al-Maidah: 3)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;Salah satu aspek dari ajaran Islam yang tidak kalah pentingnya dan wajib bagi setiap muslim mengetahuinya dan memilikinya serta menghiasi diri dengannya adalah akhlak dan adab, karena suatu umat apabila telah hilang akhlak dan adabnya, maka ini merupakan tanda-tanda kehancuran suatu umat dan generasi tersebut, demikian juga sebaliknya, ketika suatu kaum dan generasi mempunyai akhlak dan adab maka jayalah umat tersebut. Oleh karena itu untuk mewujudkan hal tersebut maka &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Insya Allah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; pada edisi ini akan dibahas tentang adab-adab yang wajib diketahui oleh setiap muslim.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Diantara bentuk-bentuk adab yang yang wajib diketahui oleh setiap muslim adalah :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;1. Adab kepada Allah 'Azza wa Jalla.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Bersyukur terhadap segala nikmat-Nya&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;Seorang muslim yang mempunyai adab yang benar hendaknya merenungi segala nikmat dan karunia yang diberikan oleh Allah &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Ta'ala&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; kepadanya. Kenapa seorang muslim wajib bersyukur ? Karena begitu banyaknya nikmat Allah &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Subhanahu wa Ta'ala&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; yang telah dia terima, Allah &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;'Azza wa Jalla&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; telah menciptakannya dalam bentuk sebaik-baiknya, Dialah Allah &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Ta'ala&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; yang telah memberikan pendengaran, penglihatan, hati, rizki yang tidak terhitung banyaknya. Yang tidak akan sanggup manusia menghitungnya meskipun manusia menginfakkan hartanya sebesar bukit dari emas dan perak, sebagaimana yang dipertegas dalam firman-Nya &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Subhanahu wa Ta'ala:"Dan jika kamu kamu menghitung nikmat Allah, niscaya engkau tidak bisa menghitungnya&lt;b&gt;"&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; (QS. Ibrahim: 34 )&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; Oleh karena itu kufur nikmat serta ingkar kepada nikmat Sang Pencipta &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;'Azza wa Jalla&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; merupakan sebagai pertanda tidak beradab kepada Allah &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Subhanahu wa Ta'ala&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; dan berlawanan dengan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;adab Islam&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;. Allah &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Subhanahu wa Ta'ala&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; berfirman: &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;"Oleh karena itu, ingatlah kepada-Ku niscaya aku ingat pula kepadamu dan bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu mengingkari nikmat-Ku"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;(QS. al-Baqarah: 152)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Malu dan takut kepada Allah &lt;i&gt;Subhanahu wa Ta'ala&lt;/i&gt; tatkala ada keinginan atau kecenderungan untuk melakukan dosa dan maksiyat. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;Bukan termasuk adab kalau tidak ada rasa malu dan takut seorang hamba dalam melakukan kedurhakaan kepada Rabb-Nya dan menentang-Nya dengan melakukan dosa dan maksiyat kepada-Nya, sedangkan Allah &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Subhanahu wa Ta'ala&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; Maha Mengetahui, mengawasi apa yang dilakukan hamba-Nya. Allah &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Subhanahu wa Ta'ala&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;: &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;"Ia mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan apa yang kamu nyatakan". &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;(QS. at-Taghabun: 4)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Berserah diri dan menggantungkan segala perkara dan urusan kepada-Nya&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;Maka tidaklah dikatakan seseorang beradab jika dia lari Allah &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Subhanahu wa Ta'ala&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;, yang ia tidak dapat menghindar dari-Nya, dan menyandarkan diri kepada sesuatu yang tidak mempunyai daya dan upaya sedikitpun, dalam hal ini Allah &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;'Azza wa Jalla&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; berfirman: &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;"Tidak ada suatu binatang melatapun melainkan Dialah yang memegang ubun-ubunnya"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;(QS. Hud: 56).&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; Didalam surat yang lain Allah &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Subhanahu wa Ta'ala&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; berfirman : &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;"Dan hanya kepada Allahlah hendaknya kamu bertawakkal jika kamu benar-benar orang yang beriman"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;(QS. al-Maidah: 23). &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Merenungi rahmat Allah yang telah dilimpahkannya dan kepada seluruh makhluk&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;Maka tatkala ia menginginkan rahmat yang lebih besar dari sebelumnya, ia tunduk merendah kepada Allah &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Subhanahu wa Ta'ala&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; dan berdo'a dengan penuh ketulusan dan mendekatkan diri kepada-Nya dengan kata-kata yang baik dan melakukan amal shalih. Dan bukan termasuk adab kalau seseorang berputus asa dari rahmat Allah &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Subhanahu wa Ta'ala&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;. Allah &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Ta'ala &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;berfirman : &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;"Dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah".&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;(QS. Yusuf: 87) &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Memikirkan betapa kerasnya adzab Allah dan betapa kuat balasannya&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;Dengan melakukan yang demikian ia bisa menjaga dirinya, yaitu dengan mentaati segala perintah-Nya dan berusaha untuk tidak mendurhakakan-Nya. Tidaklah seseorang dikatakan beradab kepada Allah &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;'Azza wa Jalla&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; jika seorang hamba yang lemah dan tidak memiliki kekuatan sedikitpun, melakukan kedurhakaan dan kezholiman di hadapan Allah Yang Maha &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Perkasa&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; lagi Maha Kuasa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Berhusnuzhan kepada Allah terhadap janji yang pasti akan ditepati dan ancaman yang pasti dipenuhi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;Karena tidaklah beradab jika seseorang berburuk sangka kepada Allah &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;'Azza wa Jalla&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; lalu ia melakukan kemaksiatan dan kedurhakaan kepada-Nya, lalu ia mengira bahwa Allah &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Subhanahu wa Ta'ala&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; tidak melihatnya dan tidak akan memberi balasan terhadap dosa-dosanya. Oleh karena itu wajib bagi seorang muslim untuk berbaik sangka kepada Allah karena janji Allah &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Subhanahu wa Ta'ala&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; itu benar dan sekali-kali Allah &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;'Azza wa Jalla&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; tidak akan mengingkari janji-Nya. Allah &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Ta'ala &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;berfirman: &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;"Barangsiapa yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya dan takut kepada Allah dan bertakwa kepada-Nya maka mereka adalah orang-orang yang mendapatkan kemenangan".&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;(QS. an-Nur: 52)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;2. Adab Kepada Al-Qur'an &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Membacanya dalam keadaan suci,      menghadap kiblat dan duduk dengan penuh kesopanan dan ketenangan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Membacanya dengan tartil dan      tidak terburu-buru. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Membaca dengan penuh      kekhusu'an. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Membaguskan suaranya,      berdasarkan sabda Rasulullah &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt; : &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;"Hiasilah      Al-Qur'an dengan suaramu"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;(HR. Ahmad, Ibnu Majah, Nasa'i, Abu Daud)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Mensirkan (merendahkan)      bacaannya jika ia takut riya' atau mengganggu kekhusyu'an orang sedang      shalat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Membacanya dengan penuh      perhatian, serta berusaha merenungi dan memahami maknanya dan      hikmah-hikmah yang terkandung didalamnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Ketika membaca Al-Qur'an      hendaknya ia tidak termasuk orang yang lalai dan menyimpang dari      aturan-aturannya, karena hal tersebut dapat menyebabkan laknat terhadap      diri sendiri, seperti ia membaca ayat: "Maka kita minta supaya laknat      Allah ditimpakan pada orang-orang yang dusta". &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;(QS.      Ali Imran: 61)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;      Dalam surat lain Allah &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Ta'ala &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;berfirman: &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;"Ingatlah laknat Allah      ditimpakan kepada orang-orang yang dzalim".&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;(QS.      Hud: 1 &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;       &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;       &lt;v:formulas&gt;        &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;        &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;        &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;        &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;        &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;        &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;        &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;        &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;        &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;        &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;        &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;        &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;       &lt;/v:formulas&gt;       &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;       &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt;      &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1025" type="#_x0000_t75" alt="8)" style="'width:24pt;height:24pt'/"&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/ADMINI%7E1/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.gif" alt="8)" class="wp-smiley" shapes="_x0000_i1025" height="32" width="32" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Berusaha dengan sungguh-sungguh      supaya menjadi &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;ahlul-Qur'an&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt; yang merupakan &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Ahlullah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt; dan orang-orang yang      mendapatkan keistimewaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;3. Adab Kepada Rasulullah &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Mentaati dan mengikuti jalan      kehidupan beliau &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;, baik dalam urusan dunia      ataupun agamanya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Mendahulukan cinta kepadanya      dari mencintai yang lain.Dalam hal ini Rasulullah &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;shallallahu      'alaihi wa sallam&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt; bersabda: &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;"Tidaklah sempurna keimanan salah seorang      dari kalian sehingga aku lebih dia cintai dari anaknya, orang tuanya, dan      seluruh manusia"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;(Muttafaqun 'alaihi)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Mencintai orang yang beliau      cintai, memusuhi orang yang beliau musuhi, dan meridhai apa yang beliau      ridhai, serta marah terhadap sesuatu yang beliau murkai. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Memuliakannya ketika menyebut      nama beliau &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt; dan bershalawat beserta salam      kepadanya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Membenarkan apa yang beliau      khabarkan, baik tentang urusan agama, permasalahan dunia maupun hal ghaib      tentang kehidupan dunia maupun akhirat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Menghidupkan sunnah-sunnah      beliau&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt; shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;, memperjuangkan syari'atnya,      dan menyampaikan dakwah beliau serta menjadikan beliau sebagai khudwah      uswatun hasanah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;4. Adab seorang muslim terhadap dirinya sendiri&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Agar seorang muslim bisa mengenal dirinya, membersihkan jiwanya maka dalam hal ini syari'at Islam telah memberikan langkah-langkah yang sangat mudah dan praktis sebagai berikut :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Taubat&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan taubat adalah berlepas diri dari seluruh perbuatan dosa dan maksiat, menyesali segala dosa yang telah berlalu serta bertekad untuk tidak mengulanginya dikemudian hari. Dalam hal ini Allah &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Ta'ala &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;berfirman : &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;"Hai orang-orang beriman bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya, mudah-mudahan Tuhanmu menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu kedalam surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;(QS at-Tahrim: 2 &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1026" type="#_x0000_t75" alt="8)" style="'width:24pt;height:24pt'/"&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/ADMINI%7E1/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.gif" alt="8)" class="wp-smiley" shapes="_x0000_i1026" height="32" width="32" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Untuk lebih jelasnya keterangan tentang taubat ini baca buletin Dar el-Iman edisi No. 1 dan 2 yng berjudul &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Bertaubatlah Wahai Hamba Allah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Muraqabah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;Hendaklah setiap muslim menjaga sikap dan perbuatannya dihadapan Allah &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Ta'ala&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; di setiap waktu dalam hidupnya, dan menyadari bahwa Allah &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Subhanahu wa Ta'ala&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; selalu mengawasi segala tindak-tanduk, serta mengetahui apa yang dirahasiakannya dan yang dinyatakannya itulah yang dimaksud dengan &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Muraqabah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;. Orang yang muraqabah jiwanya menjadi yakin dengan pengawasan Allah &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Subhanahu wa Ta'ala&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; terhadap dirinya, merasakan dekat ketika mengingat-Nya, mendapatkan ketenangan jiwa tatkala mentaati-Nya, selalu berserah diri kepadaNya. Dalam hal ini Allah &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Ta'ala&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; berfirman: &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;"Dan siapakah yang lebih baik agamanya dari pada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah sedang diapun mengerjakan kebaikan". &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;(QS. an-Nisa': 125)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;. Dalam ayat yang lain Allah &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Ta'ala&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; mempertegas &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;: "Kamu tidak berada dalam suatu keadaan dan tidak membaca suatu ayat dari Al-Qur'an dan kamu tidak mengerjakan suatu pekerjaan, melainkan kami menjadi saksi atasmu diwaktu kamu melakukannya".&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;(QS. Yunus: 61)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Muhasabah (Mengoreksi diri)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;Seorang muslim didalam melakukan amal kebaikannya yang akan membuahkan hasil yang dijanjikan oleh Allah &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Ta'ala&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; ibarat seorang saudagar yang melihat kewajiban yang disyari'atkan padanya sebagai modal perniagaannya, dan memandang semua amal-amal yang sunnah sebagai keuntungan yang lebih dari modalnya, lalu memandang dosa-dosa dan maksiat sebagai kerugian yang dideritanya. Kemudian dalam skala waktu tertentu ia duduk seorang diri untuk merenungi semua amal yang telah dilakukannya sehari-hari, maka jika ia mendapatkan kekurangan didalamnya ia mencela dan menjelekkan dirinya, lalu mengerjakan amal yang kurang tersebut, jika termasuk amal yang bisa &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;diqhada' &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;(diganti/ditebus) maka ia mengqhada'nya, dan jika tidak maka untuk menutupinya ia memperbanyak amalan sunnah, dan jika kekurangan tersebut dalam amalan sunnah, ia segera mengganti amalan tersebut lalu mencukupinya. Dan jika ia melihat kerugian karena telah melakukan pekerjaan yang dilarang, ia mohon ampun dan menyesali lalu mengerjakan amal kebaikan sebagai bentuk perbaikan terhadap kerusakan yang ia lakukan inilah yang dimaksud dengan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;muhasabah diri&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;, dalam hal ini Allah Ta'ala berfirman: &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;"Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah dia perbuat untuk hari esok (akhirat), dan bertaqwalah kepada Allah sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan".&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;(QS. al-Hasyr: 1 &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1027" type="#_x0000_t75" alt="8)" style="'width:24pt;height:24pt'/"&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/ADMINI%7E1/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.gif" alt="8)" class="wp-smiley" shapes="_x0000_i1027" height="32" width="32" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Didalam astar shahabat yaitu perkataan Umar &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;radhiyallahu 'anhu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; : &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;"Evalusilah diri kalian sebelum kalian dievaluasi".&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Mujahadah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;Didalam melaksanakan ketaatan kepada Allah &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Subhanahu wa Ta'ala&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; seorang muslim dihadapkan dengan berbagai macam godaan-godaan dunia, dengan godaan tersebut banyak orang yang terlena dan jatuh ke dalam lembah keburukan, dosa, maksiat, dan memperturutkan syahwat. Oleh karena itu sangat dibutuhkan &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Mujahadah &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;(kesungguhan) untuk memerangi penyakit-penyakit tersebut dengan beramal shalih, menjauhi kemungkaran. Dalam hal ini Allah &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Ta'ala&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; berfirman: &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;"Dan orang-orang yang berjihad untuk mencari keridhaan Kami, benar-benar akan kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang berbuat baik". &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;(QS. al-Ankabuut: 69)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Penutup&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;Dengan mengenal adab-adab tersebut merupakan suatu jalan bagi seorang muslim untuk menggapai keridhaan Allah &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Ta'ala&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;. Semua yang telah dijelaskan tersebut tidaklah akan bisa membuahkan hasil melainkan dengan ikhlas dan kesungguhan seorang hamba dan sabar dalam menjalankan syari'at Allah &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Ta'ala&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; ini. Demikianlah tulisan ini semoga Allah &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Ta'ala &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;menujuki hati kita untuk menjadi seorang muslim yang beradab dan memudahkan kita dalam mengamalkannya, menjauhkan kita dari adab yang jelek.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;dikutip dari &lt;a href="http://dareliman.or.id/" target="_blank"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 153); text-decoration: none;"&gt;http://dareliman.or.id&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-185962862089613219?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/185962862089613219/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=185962862089613219' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/185962862089613219'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/185962862089613219'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2008/08/adab-adab-yang-wajib-diketahui-setiap.html' title='Adab-adab yang Wajib Diketahui Setiap Muslim'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-4825889512506703225</id><published>2008-08-14T02:14:00.000-07:00</published><updated>2008-08-14T02:15:53.312-07:00</updated><title type='text'>Saat Didikan Rohani Terabaikan</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Saat Didikan Rohani Terabaikan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Manusia jika dari kecil tidak dididik rohaninya dan hanya diberi ilmu Syariat atau yang lahir-lahir saja, maka dia akan lebih mengenal orang lain dari pada dirinya sendiri, Kejahatan orang lain lebih tampak daripada kejahatan dirinya sendiri, Kesombongan orang lain akan lebih tampak dari pada kesombongan dirinya sendiri yg lebih besar. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Begitu merasakan saat dirinya kesusahan tidak ada yg menolong, padahal dirinya sendiri tidak pernah melakukan pertolongan. Saat seseorang mementingkan dirinya dia tersinggung, saat dia mementingkan dirinya sendiri yg telah menjadi budayanya tidak disadari. Sepertinya tidak patut orang lain yang bakhil, namun jika dirinya yang bakhil sepertinya tidak mengapa. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Demikianlah Manusia jika salah didik dari awal, mengenai Mahmudah dan Mazmumah tidak pernah dikenalnya. Kalaupun diajari banyak tentang Islam yang ditekankan hanya Syariat Lahir Semata-mata, sehingga akibatnya dia tidak mengenal dirinya sendiri dan akhirnya tidak bias menilai dirinya sendiri. Hanya Kejahatan orang lain yang tampak, namun kejahatan diri sendiri tidak kelihatan, Kini Jaman Sekarang sudah ramai dimana-mana. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="PT-BR"&gt;Semoga kita semua terhindar darinya.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="PT-BR"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Powered by: Pendidikan Rapat Dengan Rohani Manusia (H. Ashari Muhammad), &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Selangor&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-4825889512506703225?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/4825889512506703225/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=4825889512506703225' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/4825889512506703225'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/4825889512506703225'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2008/08/saat-didikan-rohani-terabaikan.html' title='Saat Didikan Rohani Terabaikan'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-8207583425414085841</id><published>2008-08-14T02:10:00.000-07:00</published><updated>2008-08-14T02:13:40.318-07:00</updated><title type='text'>Ilmu Takhrij Hadits, Cara Mentakhrij Hadist dan Ilmu Sanad</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Pengertian Takhrij&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Takhrij menurut bahasa mempunyai beberapa makna. Yang paling mendekati di sini adalah berasal dari kata &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;kharaja&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; ( &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;خَرَجَ&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; ) yang artinya nampak dari tempatnya, atau keadaannya, dan terpisah, dan kelihatan. Demikian juga kata &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;al-ikhraj&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; ( &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;اْلِإخْرَج&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; ) yang artinya menampakkan dan memperlihatkannya. Dan &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;al-makhraj&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; ( &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;المَخْرَج&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; ) artinya artinya tempat keluar; dan &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;akhrajal-hadits wa kharrajahu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; artinya menampakkan dan memperlihatkan hadits kepada orang dengan menjelaskan tempat keluarnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Takhrij&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; menurut istilah adalah menunjukkan tempat hadits pada sumber aslinya yang mengeluarkan hadits tersebut dengan sanadnya dan menjelaskan derajatnya ketika diperlukan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Sejarah Takhrij Hadits&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Penguasaan para ulama terdahulu terhadap sumber-sumber As-Sunnah begitu luas, sehingga mereka tidakmerasa sulit jika disebutkan suatu hadits untuk mengetahuinya dalam kitab-kitab As-Sunnah. Ketika semangat belajar sudah melemah, mereka kesulitan untuk mengetahui tempat-tempat hadits yang dijadikan sebagai rujukan para ulama dalam ilmu-ilmu syar'i. Maka sebagian dari ulama bangkit dan memperlihatkan hadits-hadits yang ada pada sebagian kitab dan menjelaskan sumbernya dari kitab-kitab As-Sunnah yang asli, menjelaskan metodenya, dan menerangkan hukumnya dari yang shahih atas yang dla'if. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Lalu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; muncullah apa yang dinamakan dengan &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;"Kutub At-Takhrij"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; (buku-buku takhrij), yang diantaranya adalah :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Takhrij Ahaadits Al-Muhadzdzab&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;; karya Muhammad bin Musa      Al-Hazimi Asy-Syafi'I (wafat 548 H). Dan kitab &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Al-Muhadzdzab&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt; ini adalah kitab mengenai      fiqih madzhab Asy-Syafi'I karya Abu Ishaq Asy-Syairazi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Takhrij Ahaadits Al-Mukhtashar Al-Kabir li Ibni      Al-Hajib&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;;      karya Muhammad bin Ahmad Abdul-Hadi Al-Maqdisi (wafat 744 H). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Nashbur-Rayah li Ahaadits Al-Hidyah li      Al-Marghinani&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;;      karya Abdullah bin Yusuf Az-Zaila'I (wafat 762 H). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Takhrij Ahaadits Al-Kasyaf li Az-Zamakhsyari&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;; karya Al-Hafidh Az-Zaila'I      juga. [Ibnu Hajar juga menulis &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;takhrij&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt; untuk kitab ini dengan judul &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Al-Kafi      Asy-Syaafi fii Takhrij Ahaadits Asy-Syaafi&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt; ] &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Al-Badrul-Munir fii Takhrijil-Ahaadits wal-Atsar      Al-Waqi'ah fisy-Syarhil-Kabir li Ar-Rafi'I&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;; karya Umar bin 'Ali bin      Mulaqqin (wafat 804 H). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Al-Mughni 'an Hamlil-Asfaar fil-Asfaar fii      Takhriji maa fil-Ihyaa' minal-Akhbar&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;; karya Abdurrahman bin Al-Husain Al-'Iraqi      (wafat tahun 806 H). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Takhrij Al-Ahaadits allati Yusyiiru      ilaihat-Tirmidzi fii Kulli Baab&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;; karya Al-Hafidh Al-'Iraqi juga. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;At-Talkhiisul-Habiir fii Takhriji Ahaaditsi      Syarh Al-Wajiz Al-Kabir li Ar-Rafi'I&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;; karya Ahmad bin Ali bin Hajar Al-'Asqalani      (wafat 852 H). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Ad-Dirayah fii Takhriji Ahaaditsil-Hidayah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;; karya Al-Hafidh Ibnu Hajar      juga. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Tuhfatur-Rawi fii Takhriji Ahaaditsil-Baidlawi&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;; karya 'Abdurrauf Ali      Al-Manawi (wafat 1031 H). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Contoh :&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Berikut ini contoh &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;takhrij&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; dari kitab &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;At-Talkhiisul-Habiir&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; (karya Ibnu Hajar) :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Al-Hafidh Ibnu Hajar rahimahullah berkata,"Hadits 'Ali bahwasannya Al-'Abbas meminta kepada Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam tentang mempercepat pembayaran zakat sebelum sampai tiba &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;haul&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;-nya. Maka Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam memberikan keringanan untuknya. Diriwayatkan oleh Ahmad, para penyusun kitab &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Sunan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;, Al-Hakim, Ad-Daruquthni, dan Al-Baihaqi; dari hadits Al-Hajjaj bin Dinar, dari Al-Hakam, dari Hajiyah bin 'Adi, dari 'Ali. Dan diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dari riwayat Israil, dari Al-Hakam, dari Hajar Al-'Adawi, dari 'Ali. Ad-Daruquthni menyebutkan adanya perbedaan tentang riwayat dari Al-Hakam. Dia menguatkan riwayat Manshur dari Al-Hakam dari Al-Hasan bin Muslim bin Yanaq dari Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam dengan derajat &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;mursal&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;. Begitu juga Abu Dawud menguatkannya. Al-Baihaqi berkata,"Imam Asy-Syafi'I berkata : 'Diriwayatkan dari Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam bahwasannya beliau mendahulukan zakat harta Al-'Abbas sebelum tiba masa &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;haul&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; (setahun), dan aku tidak mengetahui apakah ini benar atau tidak?'. Al-Baihaqi berkata,"Demikianlah riwayat hadits ini dari saya. Dan diperkuat dengan hadits Abi Al-Bakhtari dari 'Ali, bahwasannya Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda,&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;"Kami sedang membutuhkan lalu kami minta Al-'Abbas untuk mendahulukan zakatnya untuk dua tahun"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;. Para perawinya &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;tsiqah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;, hanya saja dalam sanadnya terdapat &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;inqitha'&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;. Dan sebagian lafadh menyatakan bahwa Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda kepada 'Umar,"Kami pernah mempercepat harta Al-'Abbas pada awal tahun". Diriwayatkan oleh Abu Dawud Ath-Thayalisi dari hadits Abi Rafi'" [&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;At-Talkhiisul-Habiir&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; halaman 162-163]&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;METODE &lt;i&gt;TAKHRIJ&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Dalam takhrij terdapat beberapa macam metode yang diringkas dengan mengambil pokok-pokoknya sebagai berikut :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Metode Pertama, &lt;i&gt;takhrij dengan cara mengetahui perawi hadits dari shahabat&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Metode ini dikhususkan jika kita mengetahui nama shahabat yang meriwayatkan hadits, lalu kita mencari bantuan dari tiga macam karya hadits :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Al-Masaanid&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt; (musnad-musnad) : Dalam kitab ini disebutkan      hadits-hadits yang diriwayatkan oleh setiap shahabat secara tersendiri.      Selama kita telah mengetahui nama shahabat yang meriwayatkan hadits, maka      kita mencari hadits tersebut dalam kitab &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;al-masaanid&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt; hingga mendapatkan petunjuk      dalam satu musnad dari kumpulan musnad tersebut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Al-Ma'aajim&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt; (mu'jam-mu'jam) : Susunan hadits di dalamnya      berdasarkan urutan musnad para shahabat atau &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;syuyukh&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt; (guru-guru) atau bangsa      (tempat asal) sesuai huruf kamus (hijaiyyah). Dengan mengetahui nama      shahabat dapat memudahkan untuk merujuk haditsnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Kitab-kitab      &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Al-Athraf&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt; : Kebanyakan kitab-kitab &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;al-athraf&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt; disusun berdasarkan      musnad-musnad para shahabat dengan urutan nama mereka sesuai huruf kamus.      Jika seorang peneliti mengetahui bagian dari hadits itu, maka dapat      merujuk pada sumber-sumber yang ditunjukkan oleh kitab-kitab &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;al-athraf&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt; tadi untuk kemudian mengambil      hadits secara lengkap. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Metode Kedua, &lt;i&gt;takhrij dengan mengetahui permulaan lafadh dari hadits&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Cara ini dapat dibantu dengan :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Kitab-kitab      yang berisi tentang hadits-hadits yang dikenal oleh orang banyak, misalnya      : &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Ad-Durarul-Muntatsirah fil-Ahaaditsil-Musytaharah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt; karya As-Suyuthi; &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Al-Laali      Al-Mantsuurah fil-Ahaaditsl-Masyhurah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt; karya Ibnu Hajar; &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Al-Maqashidul-Hasanah      fii Bayaani Katsiirin minal-Ahaaditsil-Musytahirah 'alal-Alsinah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt; karya As-Sakhawi; &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Tamyiizuth-Thayyibminal-Khabits      fiimaa Yaduru 'ala Alsinatin-Naas minal-Hadiits&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt; karya Ibnu Ad-Dabi'      Asy-Syaibani; &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Kasyful-Khafa wa Muziilul-Ilbas 'amma Isytahara      minal-Ahaadits 'ala Alsinatin-Naas&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt; karya Al-'Ajluni. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Kitab-kitab      hadits yang disusun berdasarkan urutan huruf kamus, misalnya : &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Al-Jami'ush-Shaghiir      minal-Ahaaditsil-Basyir An-Nadzir&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt; karya As-Suyuthi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Petunjuk-petunjuk      dan indeks yang disusun para ulama untuk kitab-kitab tertentu, misalnya : &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Miftah      Ash-Shahihain&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;      karya At-Tauqadi; &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Miftah At-Tartiibi li Ahaaditsi Tarikh      Al-Khathib&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;      karya Sayyid Ahmad Al-Ghumari; &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Al-Bughiyyah fii Tartibi      Ahaaditsi Shahih Muslim&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt; karya Muhammad Fuad Abdul-Baqi; &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Miftah      Muwaththa' Malik&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;      karya Muhammad Fuad Abdul-Baqi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Metode Ketiga, &lt;i&gt;takhrij dengan cara mengetahui kata yang jarang penggunaannya oleh orang dari bagian mana saja dari matan hadits&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Metode ini dapat dibantu dengan kitab &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Al-Mu'jam Al-Mufahras li Alfaadzil-Hadits An-Nabawi&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;, berisi sembilan kitab yang paling terkenal diantara kitab-kitab hadits, yaitu : &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Kutubus-Sittah, Muwaththa'&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; Imam Malik, Musnad Ahmad, dan Musnad Ad-Darimi. Kitab ini disusun oleh seorang orientalis, yaitu Dr. Vensink (meninggal 1939 M), seorang guru bahasa Arab di Universitas Leiden Belanda; dan ikut dalam menyebarkan dan mengedarkannya kitab ini adalah Muhammad Fuad Abdul-Baqi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Metode Keempat, &lt;i&gt;takhrij dengan cara mengetahui tema pembahasan hadits&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Jika telah diketahui tema dan objek pembahasan hadits, maka bisa dibantu dalam &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;takhrij&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;-nya dengan karya-karya hadits yang disusun berdasarkan bab-bab dan judul-judul. Cara ini banyak dibantu dengan kitab &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Miftah Kunuz As-Sunnah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; yang berisi daftar isi hadits yang disusun berdasarkan judul-judul pembahasan. Kitab ini disusun oleh seorang orientalis berkebangsaan Belanda yang bernama Dr. Arinjan Vensink juga. Kitab ini mencakup daftar isi untuk 14 kitab hadits yang terkenal, yaitu :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Shahih      Bukhari &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Shahih      Muslim &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Sunan      Abu Dawud &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Jami'      At-Tirmidzi &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Sunan      An-Nasa'i &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Sunan      Ibnu Majah &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Muwaththa'      Malik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Musnad      Ahmad &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Musnad      Abu Dawud Ath-Thayalisi &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Sunan      Ad-Darimi &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Musnad      Zaid bin 'Ali &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Sirah      Ibnu Hisyam &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Maghazi      Al-Waqidi &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Thabaqat      Ibnu Sa'ad &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Dalam menyusun kitab ini, penyusun (Dr. Vensink) menghabiskan waktunya selama 10 tahun, kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Arab dan diedarkan oleh Muhammad Fuad Abdul-Baqi yang menghabiskan waktu untuk itu selama 4 tahun.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Lebih Lanjut bisa di baca disini dalam bentuk pdf, &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Mengenal Kitab dan Cara Mentakhrij Hadist&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; (&lt;a href="http://attanzil.wordpress.com/files/2008/08/mengenal_kitab_kitab___cara_mentakhrij_hadits__1_1.pdf" target="_blank" title="Ilmu takhrij hadits dan cara mentakhrij hadits"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 153); text-decoration: none;"&gt;1&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;) | (&lt;a href="http://attanzil.wordpress.com/files/2008/08/mengenal_kitab_kitab___cara_mentakhrij_hadits__2_1.pdf" target="_blank" title="Ilmu takhrij hadits dan cara mentakhrij hadits"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 153); text-decoration: none;"&gt;2&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;) | (&lt;a href="http://attanzil.wordpress.com/files/2008/08/mengenal_kitab_kitab___cara_mentakhrij_hadits__3_1.pdf" target="_blank" title="Ilmu takhrij hadits dan cara mentakhrij hadits"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 153); text-decoration: none;"&gt;3&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;atau klik disini &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;a href="http://attanzil.wordpress.com/files/2008/08/mengenal_kitab_kitab___cara_mentakhrij_hadits__1_1.pdf" target="_blank"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 153); text-decoration: none;"&gt;http://attanzil.wordpress.com/files/2008/08/mengenal_kitab_kitab___cara_mentakhrij_hadits__1_1.pdf&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;      &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;a href="http://attanzil.wordpress.com/files/2008/08/mengenal_kitab_kitab___cara_mentakhrij_hadits__2_1.pdf" target="_blank"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 153); text-decoration: none;"&gt;http://attanzil.wordpress.com/files/2008/08/mengenal_kitab_kitab___cara_mentakhrij_hadits__2_1.pdf&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;      &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;a href="http://attanzil.wordpress.com/files/2008/08/mengenal_kitab_kitab___cara_mentakhrij_hadits__3_1.pdf" target="_blank"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 153); text-decoration: none;"&gt;http://attanzil.wordpress.com/files/2008/08/mengenal_kitab_kitab___cara_mentakhrij_hadits__3_1.pdf&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;STUDI SANAD HADITS&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Yang dimaksudkan dengan studi sanad hadits adalah mempelajari mata rantai para perawi yang ada dalam sanad hadits. Yaitu dengan menitikberatkan pada mengetahui biografi, kuat lemahnya hafalan serta penyebabnya, mengetahui apakah mata rantai sanad antara seorang perawi dengan yang lain bersambung atau terputus, dengan mengetahui waktu lahir dan wafat mereka, dan mengetahui segala sesuatu yang berkaitan dengan &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Al-Jarh wat-Ta'dil&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Setelah mempelajari semua unsur yang tersebut di atas, kemudian kita dapat memberikan hukum kepada sanad hadits. Seperti mengatakan,"Sanad hadits ini shahih, Sanad hadits ini lemah, atau Sanad hadits ini dusta". Ini terkait dengan memberikan hukum kepada sanad hadits.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Sedangkan dalam memberikan hukum kepada matan hadits, disamping melihat semua unsur yang tersebut di atas, kita harus melihat unsur-unsur yang lain. Seperti meneliti lebih jauh matannya untuk mengetahui apakah isinya bertentangan dengan riwayat perawi yang lebih terpercaya atau tidak. Dan apakah di dalamnya terdapat &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;illat&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; yang dapat menjadikannya tertolak atau tidak. Kemudian setelah itu kita memberikan hukum kepada matan tersebut. Seperti dengan mengatakan : "Hadits ini shahih" atau "Hadits ini dla'if". Memberikan hukum kepada matan hadits lebih sulit daripada memberikan hukum kepada sanad. Tidak ada yang mampu melakukannya kecuali yang ahli dalam bidang ini dan sudah menjalaninya dalam kurun waktu yang lama.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Dalam studi sanad ini, buku-buku yang dapat digunakan untuk membantu adalah buku-buku yang membahas tentang &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Al-Jarh wat-Ta'dil&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; serta biografi para perawi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Sumber :&lt;a href="http://adanipermana.co.cc/2008/08/05/ilmu-takhrij-hadits-cara-mentakhrij-hadist-dan-ilmu-sanad/" target="_blank"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 153); text-decoration: none;"&gt;Ditulis oleh Abu Al Jauzaa&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-8207583425414085841?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/8207583425414085841/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=8207583425414085841' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/8207583425414085841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/8207583425414085841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2008/08/ilmu-takhrij-hadits-cara-mentakhrij.html' title='Ilmu Takhrij Hadits, Cara Mentakhrij Hadist dan Ilmu Sanad'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-3638968113085766377</id><published>2008-08-14T02:09:00.000-07:00</published><updated>2008-08-14T02:10:20.490-07:00</updated><title type='text'>Dahsyatnya Proses Sakaratul Maut</title><content type='html'>&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;“Demi Allah, seandainya jenazah yang sedang kalian tangisi bisa berbicara sekejab, lalu menceritakan (pengalaman sakaratul mautnya) pada kalian, niscaya kalian akan melupakan jenazah tersebut, dan mulai menangisi diri kalian sendiri”.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; (Imam Ghozali mengutip atsar Al-Hasan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;Datangnya Kematian Menurut Al Qur’an :&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Kematian bersifat memaksa dan siap menghampiri manusia walaupun kita berusaha menghindarkan resiko-resiko kematian.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Katakanlah: "Sekiranya kamu berada di rumahmu, niscaya orang-orang yang telah ditakdirkan akan mati terbunuh itu ke luar (juga) ke tempat mereka terbunuh". Dan Allah (berbuat demikian) untuk menguji apa yang ada dalam dadamu dan untuk membersihkan apa yang ada dalam hatimu. Allah Maha Mengetahui isi hati. &lt;/i&gt;(QS Ali Imran, 3:154)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Kematian akan mengejar siapapun meskipun ia berlindung di balik benteng yang kokoh atau berlindung di balik teknologi kedokteran yang canggih serta ratusan dokter terbaik yang ada di muka bumi ini.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendati pun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, dan jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan: "Ini adalah dari sisi Allah", dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan: "Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad)". Katakanlah: "Semuanya (datang) dari sisi Allah". Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikit pun? &lt;/i&gt;(QS An-Nisa 4:78)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Kematian akan mengejar siapapun walaupun ia lari menghindar.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Katakanlah: "Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan". &lt;/i&gt;(QS al-Jumu’ah, 62:8)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4. Kematian datang secara tiba-tiba.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat; dan Dia-lah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. &lt;/i&gt;(QS, Luqman 31:34)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;5. Kematian telah ditentukan waktunya, tidak dapat ditunda atau dipercepat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. &lt;/i&gt;(QS, Al-Munafiqun, 63:11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;Dahsyatnya Rasa Sakit Saat Sakaratul Maut&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabda Rasulullah SAW : &lt;i&gt;“Sakaratul maut itu sakitnya sama dengan tusukan tiga ratus pedang”&lt;/i&gt; (HR Tirmidzi)&lt;br /&gt;Sabda Rasulullah SAW : &lt;i&gt;“Kematian yang paling ringan ibarat sebatang pohon penuh duri yang menancap di selembar kain sutera. Apakah batang pohon duri itu dapat diambil tanpa membawa serta bagian kain sutera yang tersobek ?”&lt;/i&gt; (HR Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atsar (pendapat) para sahabat Rasulullah SAW .&lt;br /&gt;Ka’b al-Ahbar berpendapat : &lt;i&gt;“Sakaratul maut ibarat sebatang pohon berduri yang dimasukkan kedalam perut seseorang. Lalu, seorang lelaki menariknya dengan sekuat-kuatnya sehingga ranting itupun membawa semua bagian tubuh yang menyangkut padanya dan meninggalkan yang tersisa”.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ghozali berpendapat : &lt;i&gt;“Rasa sakit yang dirasakan selama sakaratul maut menghujam jiwa dan menyebar ke seluruh anggota tubuh sehingga bagian orang yang sedang sekarat merasakan dirinya ditarik-tarik dan dicerabut dari setiap urat nadi, urat syaraf, persendian, dari setiap akar rambut dan kulit kepala hingga kaki”.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ghozali juga mengutip suatu riwayat ketika sekelompok Bani Israil yang sedang melewati sebuah pekuburan berdoa pada Allah SWT agar Ia menghidupkan satu mayat dari pekuburan itu sehingga mereka bisa mengetahui gambaran sakaratul maut. Dengan izin Allah melalui suatu cara tiba-tiba mereka dihadapkan pada seorang pria yang muncul dari salah satu kuburan. &lt;i&gt;“Wahai manusia !”&lt;/i&gt;, kata pria tersebut. &lt;i&gt;“Apa yang kalian kehendaki dariku? Limapuluh tahun yang lalu aku mengalami kematian, namun hingga kini rasa perih bekas sakaratul maut itu belum juga hilang dariku.”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses sakaratul maut bisa memakan waktu yang berbeda untuk setiap orang, dan tidak dapat dihitung dalam ukuran detik seperti hitungan waktu dunia ketika kita menyaksikan detik-detik terakhir kematian seseorang. Mustafa Kemal Attaturk, bapak modernisasi (sekularisasi) Turki, yang mengganti Turki dari negara bersyariat Islam menjadi negara sekular, dikabarkan mengalami proses sakaratul maut selama 6 bulan (walau tampak dunianya hanya beberapa detik), seperti dilaporkan oleh salah satu keturunannya melalui sebuah mimpi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa sakit sakaratul maut dialami setiap manusia, dengan berbagai macam tingkat rasa sakit, ini tidak terkait dengan tingkat keimanan atau kezhaliman seseorang selama ia hidup. Sebuah riwayat bahkan mengatakan bahwa rasa sakit sakaratul maut merupakan suatu proses pengurangan kadar siksaan akhirat kita kelak. Demikianlah rencana Allah. Wallahu a’lam bis shawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;Sakaratul Maut Orang-orang Zhalim&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ghozali mengutip sebuah riwayat yang menceritakan tentang keinginan Ibrahim as untuk melihat wajah Malaikatul Maut ketika mencabut nyawa orang zhalim. Allah SWT pun memperlihatkan gambaran perupaan Malaikatul Maut sebagai seorang pria besar berkulit legam, rambut berdiri, berbau busuk, memiliki dua mata, satu didepan satu dibelakang, mengenakan pakaian serba hitam, sangat menakutkan, dari mulutnya keluar jilatan api, ketika melihatnya Ibrahim as pun pingsan tak sadarkan diri. Setelah sadar Ibrahim as pun berkata bahwa dengan memandang wajah Malaikatul Maut rasanya sudah cukup bagi seorang pelaku kejahatan untuk menerima ganjaran hukuman kejahatannya, padahal hukuman akhirat Allah jauh lebih dahsyat dari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah ini menggambarkan bahwa melihat wajah Malakatul Maut saja sudah menakutkan apalagi ketika sang Malaikat mulai menyentuh tubuh kita, menarik paksa roh dari tubuh kita, kemudian mulai menghentak-hentak tubuh kita agar roh (yang masih cinta dunia dan enggan meninggalkan dunia) lepas dari tubuh kita ibarat melepas akar serabut-serabut baja yang tertanam sangat dalam di tanah yang terbuat dari timah keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah wajah Malaikatul Maut yang akan mendatangi kita kelak dan memisahkan roh dari tubuh kita. Itulah wajah yang seandainya kita melihatnya dalam mimpi sekalipun maka kita tidak akan pernah lagi bisa tertawa dan merasakan kegembiraan sepanjang sisa hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim (berada) dalam tekanan-tekanan sakratulmaut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya, (sambil berkata): "Keluarkanlah nyawamu". Di hari ini kamu dibalas dengan siksaan yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena) kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya.&lt;/i&gt; (QS Al-An’am 6:93)&lt;br /&gt;&lt;i&gt;(Yaitu) orang-orang yang dimatikan oleh para malaikat dalam keadaan berbuat lalim kepada diri mereka sendiri, lalu mereka menyerah diri (sambil berkata); "Kami sekali-kali tidak mengerjakan sesuatu kejahatan pun". (Malaikat menjawab): "&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang telah kamu kerjakan". Maka masukilah pintu-pintu neraka Jahanam, kamu kekal di dalamnya. Maka amat buruklah tempat orang-orang yang menyombongkan diri itu.&lt;/i&gt; (QS, An-Nahl, 16 : 28-29)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di akhir sakaratul maut, seorang manusia akan diperlihatkan padanya wajah dua Malaikat Pencatat Amal. Kepada orang zhalim, si malaikat akan berkata, “Semoga Allah tidak memberimu balasan yang baik, engkaulah yang membuat kami terpaksa hadir kami ke tengah-tengah perbuatan kejimu, dan membuat kami hadir menyaksikan perbuatan burukmu, memaksa kami mendengar ucapan-ucapan burukmu. Semoga Allah tidak memberimu balasan yang baik ! “ Ketika itulah orang yang sekarat itu menatap lesu ke arah kedua malaikat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sakaratul maut hampir selesai, dimana tenaga mereka telah hilang dan roh mulai merayap keluar dari jasad mereka, maka tibalah saatnya Malaikatul Maut mengabarkan padanya rumahnya kelak di akhirat. Rasulullah SAW pernah bersabda, &lt;i&gt;“Tak seorangpun diantara kalian yang akan meninggalkan dunia ini kecuali telah diberikan tempat kembalinya dan diperlihatkan padanya tempatnya di surga atau di neraka”. &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Dan inilah ucapan malaikat ketika menunjukkan rumah akhirat seorang zhalim di neraka, &lt;i&gt;“Wahai musuh Allah, itulah rumahmu kelak, bersiaplah engkau merasakan siksa neraka”.&lt;/i&gt; Naudzu bila min dzalik!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;Sakaratul Maut Orang-orang Yang Bertaqwa&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya Imam Ghozali mengatakan bahwa orang beriman akan melihat rupa Malaikatul Maut sebagai pemuda tampan, berpakaian indah dan menyebarkan wangi yang sangat harum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Dan dikatakan kepada orang-orang yang bertakwa: "Apakah yang telah diturunkan oleh Tuhanmu?" Mereka menjawab: "(Allah telah menurunkan) kebaikan". Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini mendapat (pembalasan) yang baik. Dan sesungguhnya kampung akhirat adalah lebih baik dan itulah sebaik-baik tempat bagi orang yang bertakwa, (yaitu) surga Adn yang mereka masuk ke dalamnya, mengalir di bawahnya sungai-sungai, di dalam surga itu mereka mendapat segala apa yang mereka kehendaki. Demikianlah Allah memberi balasan kepada orang-orang yang bertakwa. (yaitu) orang-orang yang diwafatkan dalam keadaan baik oleh para malaikat dengan mengatakan (kepada mereka): "Assalamu alaikum, masuklah kamu ke dalam surga itu disebabkan apa yang telah kamu kerjakan". &lt;/i&gt;(QS, An-Nahl, 16 : 30-31-32)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan saat terakhir sakaratul mautnya, malaikatpun akan menunjukkan surga yang akan menjadi rumahnya kelak di akhirat, dan berkata padanya, &lt;i&gt;“Bergembiaralah, wahai sahabat Allah, itulah rumahmu kelak, bergembiralah dalam masa-masa menunggumu”.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a’lam bish-shawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita yang masih hidup dapat selalu dikaruniai hidayah-Nya, berada dalam jalan yang benar, selalu istiqomah dalam keimanan, dan termasuk umat yang dimudahkan-Nya, selama hidup di dunia, di akhir hidup, ketika sakaratul maut, di alam barzakh, di Padang Mahsyar, di jembatan jembatan Sirath-al mustaqim, dan seterusnya.&lt;br /&gt;Amin !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sumber Tulisan Oleh : NN, dikumpulkan dari berbagai sumber) &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-3638968113085766377?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/3638968113085766377/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=3638968113085766377' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/3638968113085766377'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/3638968113085766377'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2008/08/dahsyatnya-proses-sakaratul-maut.html' title='Dahsyatnya Proses Sakaratul Maut'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-5376119183475770104</id><published>2008-08-14T02:01:00.000-07:00</published><updated>2008-08-14T02:03:10.466-07:00</updated><title type='text'>Awal-awal Agama Mengenal Allah</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Assalamu'alaikum wr wb,&lt;br /&gt;Artikel di bawah mengingatkan kembali prioritas dan awal dakwah yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Sesuai dengan ayat-ayat pertama Al Qur'an yang berkisah tentang keberadaan Allah beserta sifat-sifatnya (mis: Al 'Alaq yang menceritakan Allah pencipta manusia), Nabi menanamkan Tauhid. Yaitu keberadaan Allah beserta sifat-sifatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu ummat Islam yakin akan Allah dan mencintainya, insya Allah segala perintah Allah akan ditaati dan laranganNya akan dijauhi. Jadi bukan justru mengenalkan masalah-masalah furu'iyah dan khilafiyah yang tidak membawa dampak apa-apa bagi ummat yang masih dangkal aqidahnya dan justru membawa perpecahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut artikelnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://whasid.wordpress.com/2007/07/03/awal-awal-agama-mengenal-allah/" target="_blank"&gt;http://whasid. wordpress. com/2007/ 07/03/awal- awal-agama- mengenal- allah/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Awal-awal Agama Mengenal Allah&lt;br /&gt;Dalam era kebangkitan Islam yang ke dua di akhir zaman ini, kita wajib meniru apa yang Rasulullah SAW lakukan hingga beliau berjaya dalam kebangkitan Islam kali pertama. Hal yang Rasulullah SAW perjuangkan pertama-tama adalah persoalan tauhid, yaitu memperkenalkan Allah SWT sebagai satu-satunya Tuhan yang layak disembah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW berjuang selama tiga belas tahun di Makkah. Itulah masa Rasulullah berdakwah dan mengumpulkan pengikut-pengikutny a. Mula-mula secara sembunyi-sembunyi dan kemudian secara terang-terangan. Dalam masa tiga belas tahun itu, Rasulullah hanya ‘membawa Tuhan’ kepada para Sahabat dan memperkenalkan para Sahabat kepada Tuhan. Dalam majlis yang resmi atau tidak resmi, dalam majlis keramaian, apabila berjalan-jalan dengan para Sahabat, bahkan pada setiap waktu Rasulullah menceritakan tentang Allah dan hari Akhirat. Tentang kebesaran, kesucian dan kekuasaan-Nya. Tentang kasih sayang, keampunan dan belas ihsan-Nya. Tentang kuasa dan iradah-Nya dan tentang segala sifat yang ada pada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala sifat-sifat Allah itu sangat dihayati oleh para Sahabat sehingga mereka menjadi cukup kenal dengan Tuhan. Bukan sekedar tahu, tetapi cukup kenal. Mereka menjadi orang-orang yang arifbillah. Hati-hati mereka cukup dekat dengan Tuhan, cukup sensitif dan peka dengan Tuhan. Mereka cukup terangsang dengan kebesaran dan keagungan Tuhan. Akhirnya jadilah para Sahabat, orang-orang yang sangat cinta dan takut kepada Tuhan. Dalam hidup mereka, Allah-lah yang menjadi perkara utama. Allah-lah yang bertakhta di hati-hati mereka. Banyak di kalangan Sahabat yang menjadi mabuk dengan Tuhan karena terlalu takut dan rindu. Perasaan mabuk, takut dan cinta ini sangat kuat dan mendalam hingga adakalanya hati-hati para Sahabat tidak dapat menanggung bebannya. Ada Sahabat yang terus mati karena mengingat kebesaran Allah. &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; yang mati apabila ada orang menyebut nama Allah. Sedangkan yang jatuh pingsan dan tidak sadarkan diri lebih banyak lagi. Bila disebut nama Allah,&lt;br /&gt;gemetar hati-hati mereka. Namun, dengan hati yang begitu mabuk dan rindu pada Tuhan, mereka tidak mempunyai jalan atau cara untuk melepaskan perasaan mereka. Mereka tidak ada cara untuk berhubung atau berinteraksi dengan Tuhan. Maka mereka terpaksa menanggung dan memendam rasa mabuk dan rindu itu. Mereka seolah-olah orang yang begitu dahaga tetapi tidak mendapat air untuk diminum. Mereka seperti orang yang sangat lapar tetapi tidak ada apa untuk dimakan. Mereka seperti orang yang sangat rindu kepada Kekasih Agungnya tetapi tidak dapat bersua dan bertemu untuk memuji-muji dan meluahkan segala perasaan yang terpendam dan terbuku di hati. Allah biarkan saja mereka jadi begitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun yang kesebelas, baru berlaku peristiwa Israk Mikraj. Jadi, pada tahun kesebelas baru datang perintah sholat. Itulah satu hadiah yang sangat besar yang Allah karuniakan kepada para Sahabat supaya mereka dapat berinteraksi dan berhubungan dengan-Nya. Supaya mereka dapat melepaskan segala perasaan rindu dan dendam yang selama ini mereka tanggung. Supaya mereka dapat mengadu, berbicara, berbisik-bisik dan meminta-minta kepada Tuhan. Supaya mereka dapat meluahkan segala isi hati mereka dan bermanja-manja dengan Tuhan. Sungguh sholat itu satu karunia yang sangat besar bagi para Sahabat. Ia ibarat air di kala dahaga. Ia ibarat makanan di kala lapar. Ia ibarat pertemuan dengan kekasih yang sangat dirindu. Sholat menjadi buah hati Rasulullah dan para Sahabat. Sholat adalah istirahat mereka. Rasulullah SAW pernah bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksudnya: “Sembahyang adalah penyejuk mataku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baginda juga pernah menyuruh Sayidina Bilal r.a. untuk adzan dengan berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bermaksud “Wahai Bilal, berilah kerehatan kepada kita semua!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah kedudukan sholat di hati Rasul dan para Sahabat. Tidak heran mereka tenggelam di dalam sholat. Mereka ‘mikraj’ di dalam sholat. Tidak heran juga, ketika sholat, mereka lupa tentang dunia ini dan segala isinya baik yang berupa nikmat maupun kesusahan. Mereka asyik dan masyuk dengan Tuhan dalam sholat. Sayidina Ali k.w. lantaran begitu khusyuknya di dalam sholat, tidak terasa apa-apa ketika dicabut anak panah dari betisnya. Sholat mereka yang seperti inilah yang telah menjadikan mereka pribadi-pribadi agung. Agung keimanan mereka. Agung keyakinan mereka dan agung akhlak mereka. Allah memberikan karunia kepada mereka 3/4 dunia dan semua bangsa bernaung di bawah kekuasaan mereka. Mereka membawa kedamaian dan keselamatan. Mereka penuhi dunia ini dengan keadilan dan kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sini kita dapat melihat konsep pendidikan Rasulullah, yaitu awaludin makrifatullah. Awal-awal agama mengenal Allah. Para Sahabat dikenalkan kepada Allah hingga mereka menjadi orang-orang yang arifbillah, yaitu orang-orang yang sangat takut, cinta dan rindu kepada Allah dan orang-orang yang mabuk dengan Allah. Dalam keadaan seperti itu, barulah mereka diperintah untuk melaksanakan sholat dan menegakkan syariat Allah. Keseluruhan perintah syariat yang beribu-ribu jumlahnya diturunkan di Madinah. Ia hanya memakan waktu 10 tahun, berbanding memperkenalkan Tuhan yang satu itu yang memakan masa selama 13 tahun di Makkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang menegakkan syariat Allah di Madinah itu sebenarnya ialah orang-orang yang takut, cinta dan mabuk dengan Tuhan. Orang-orang yang arifbillah. Hanya orang-orang seperti ini saja yang mampu menegakkan syariat Allah. Yang mampu memperjuangkan agama Allah. Yang mampu berkorban ke jalan Allah. Itulah kelemahan umat Islam hari ini. Sebatas tahu tentang Tuhan. Sebatas memiliki ilmu tentang Tuhan. Sebatas alimbillah. Tuhan masih di akal, belum di hati. Belum ada rasa bertuhan. Belum ada rasa kehambaan. Jauh dari rasa takut rindu dan cinta pada Tuhan. Lebih-lebih lagi belum mabuk dengan Tuhan. Oleh karena itu, mereka disogok dengan sholat dan syariat. Disuruh dirikan sholat. Disuruh tegakkan syariat. Diperkenalkan hukum hudud dan sebagainya. Orang yang belum kenal Tuhan dan orang yang tidak ada rasa takut dan cinta pada Tuhan, tidak akan mampu mendirikan sholat dan menegakkan syariat. Kalau pun mereka berbuat, ia dilakukan secara terpaksa.&lt;br /&gt;Melakukan pekerjaan dengan terpaksa memang pahit, sakit dan perit. Sukar untuk istiqomah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa tidak dibawa Tuhan kepada mereka? Kenapa tidak perkenalkan Tuhan kepada mereka? Kalau manusia betul-betul kenal Tuhan, mereka tidak akan dapat mengelak dari jatuh cinta dan rindu kepada-Nya. Mereka tidak akan dapat mengelak dari mau berbakti kepada-Nya untuk merebut cinta dan kasih sayang-Nya. Bagaimana mungkin kita tidak sayang dan tidak jatuh hati kepada Allah yang begitu berbakti, begitu menjaga, begitu mengawasi dan memenuhi segala kehendak dan keperluan kita. Yang penuh kasih dan belas kasihan kepada kita. Yang menyayangi kita lebih dari ibu kita sendiri. Yang menjaga kita siang dan malam tanpa istirahat dan tanpa tidur. Yang tidak pernah melupakan kita. Marilah kita kembalikan manusia kepada Tuhan. Marilah kita perkenalkan Tuhan itu kepada manusia supaya manusia kenal akan Tuhan. Karena awal-awal agama mengenal Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selagi kita belum kenal Tuhan, selagi itu kita belum mampu untuk beragama atau untuk menegakkan agama. Mengenal Tuhan itu tidak cukup sekedar tahu tentang Tuhan atau tahu tentang sifat-sifat Tuhan secara ilmunya, tetapi merasakannya di hati. Hati rasa bertuhan, hati merasa Tuhan senantiasa melihat, hati merasa Tuhan itu Maha Mendengar, hati merasakan Tuhan itu berkuasa berbuat apa saja kepada hamba-Nya, hati merasakan Tuhan itu pengasih dan penyayang yang senantiasa mencurahkan rezeki kepada hamba-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah hati ada rasa bertuhan, secara otomatis hati akan dipenuhi rasa kehambaan, yaitu rasa lemah, rasa berdosa, rasa bergantung harap kepada-Nya. Hati rasa takut dan cinta dengan Tuhan sebagaimana yang dirasakan oleh para Sahabat yang dididik oleh Rasulullah lebih 1400 tahun dahulu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-5376119183475770104?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/5376119183475770104/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=5376119183475770104' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/5376119183475770104'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/5376119183475770104'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2008/08/awal-awal-agama-mengenal-allah.html' title='Awal-awal Agama Mengenal Allah'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-46742855886158008</id><published>2008-08-14T02:00:00.000-07:00</published><updated>2008-08-14T02:01:12.764-07:00</updated><title type='text'>Mengetuk Pintu Cinta</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Penulis : Hendra &lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span id="lw_1218704404_1"&gt;Sugiantoro&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;------------ -&lt;br /&gt;&lt;a href="http://kotasantri.com/" target="_blank"&gt;&lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 153); text-decoration: none;"&gt;&lt;span id="lw_1218704404_2"&gt;KotaSantri.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; : Dengan&lt;br /&gt;cinta terlahir kita, insan termulia. Dengan cinta, nafas berhembus&lt;br /&gt;mengarungi kehidupan. Lihatlah! Jauh mata memandang, kaki tegap&lt;br /&gt;menapak, terus berayun tangan, dan lantunan suara merdu terdengar. Inilah cinta. Cinta dari Yang Mahacinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span id="lw_1218704404_3"&gt;Matahari&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; dan bulan rapi&lt;br /&gt;beredar. &lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span id="lw_1218704404_4"&gt;Bumi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; terhampar dan merindang tetumbuhan. Alangkah harum mekar&lt;br /&gt;bunga di taman. Dengan cinta, kita berlayar dan melahap mutiara di&lt;br /&gt;lautan. Mengais penghidupan di terang pelita dan beristirahat di malam&lt;br /&gt;menjelang. Tercurah air dan lain cinta tak terbilang. Lalu, cinta Tuhan&lt;br /&gt;manakah yang kita dustakan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah cinta. Cinta yang banyak kita dustakan. Mengingkari cinta dengan&lt;br /&gt;larut dalam kehinaan. Menumpuk kesalahan dan noda dosa memekat. Kita&lt;br /&gt;yang terlalu asyik bermain lumpur hitam. Masih menampakkan kemaksiatan&lt;br /&gt;dan berselimut kedzaliman. &lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span id="lw_1218704404_5"&gt;Jika&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Allah berkata, "Sesungguhnya manusia itu&lt;br /&gt;amat dzalim dan bodoh," memang benar adanya. Kita, manusia bodoh dan&lt;br /&gt;dzalim di muka bumiNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita pun telah mengerti. Telah mengetahui keburukan. Tapi, tampaknya&lt;br /&gt;perlu lagi ditegaskan. Jangan! Membunuh orang lain tanpa hak,&lt;br /&gt;mendengki, bersaksi dusta, berkata kotor, minum khamr, mengambil milik&lt;br /&gt;orang lain dengan batil, berbohong, menggunjing, mengkorupsi uang&lt;br /&gt;rakyat, berbuat mesum, menghamili tanpa hak dan mengingkari janji.&lt;br /&gt;Sekali lagi, jangan melakukan kejahatan dan keburukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keburukan yang juga halus tak terlihat, bergerilya di hati tanpa kita&lt;br /&gt;sadari. Perbuatan-perbuatan yang tulus menujuNya telah tercemari.&lt;br /&gt;Shalat kita, puasa kita, bahkan perjuangan menegakkan kalimatNya masih&lt;br /&gt;tercampuri nafsu dunia. Ada banyak kepentingan mewarnai ibadah kita.&lt;br /&gt;Kita yang menuntut ilmu tanpa amal menyata. Kita yang mengkaji ilmu&lt;br /&gt;hanya untuk menampakkan kepandaian. Bahkan, dengan ilmu tampaknya&lt;br /&gt;menyampaikan pesan-pesan kebaikan, tapi justru menjual ayat-ayatNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di atas dunia ini, kita memang berhadapan dengan musuh nyata. Musuh yang&lt;br /&gt;menyesatkan, mengajak kepada kemungkaran dan memperindah setiap&lt;br /&gt;keburukan. Musuh yang pernah berkoar, "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau&lt;br /&gt;telah memutuskan kesesatan padaku, pasti aku akan menjadikan mereka&lt;br /&gt;memandang baik perbuatan buruk di bumi dan pasti aku akan menyesatkan&lt;br /&gt;mereka." (QS. Al-Hijr (15) : 39). Musuh abadi kita. Itulah setan, musuh&lt;br /&gt;nyata kita hingga zaman mengakhiri kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keburukan yang benar-benar terang, tampak jelas di sini. Di sini, di&lt;br /&gt;atas dunia ini. Keburukan yang menodai zaman, kekhilafan yang&lt;br /&gt;memekatkan hati, noktah-noktah hitam pun terlahir dan perlahan menutup&lt;br /&gt;pintu cintaNya. Pintu cintaNya yang tertutup kabut dosa kita, bahkan&lt;br /&gt;Anas RA pun menyindir kita, "Sesungguhnya kalian melakukan&lt;br /&gt;perbuatan-perbuatan yang dalam pandangan mata kalian lebih halus dari&lt;br /&gt;rambut, tapi kami di zaman Rasulullah menganggap perbuatan-perbuatan&lt;br /&gt;tersebut termasuk dalam &lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span id="lw_1218704404_6"&gt;dosa besar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;." Dosa dan kesalahan yang&lt;br /&gt;menghilangkan keberkahan hidup. Kenestapaan dan kesempitan hidup pun&lt;br /&gt;melanda, kesulitan menjadi-jadi dan juga rizki tak kunjung mengalir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, inilah cinta. Dengan cinta, Allah tak menutup rapat pintu&lt;br /&gt;cintaNya. Masih membukakan pintu cintaNya tatkala kita bersegera&lt;br /&gt;membersihkan dosa. Memang benar kita tak pernah luput dari kesalahan,&lt;br /&gt;namun bukan kita jika tak pernah memohon ampunanNya. Bukan kita jika&lt;br /&gt;tak bersedia menyucikan jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AmpunanNya, hanya ampunanNya yang mampu membebaskan kita. Membebaskan&lt;br /&gt;kita dari kedukaan. Memberikan keberuntungan dan rizki dari arah tiada&lt;br /&gt;terduga. Rizki yang tidak hanya berupa harta, tapi apa pun yang&lt;br /&gt;mendatangkan kebaikan. Ilmu yang bermanfaat, kesehatan, kelapangan&lt;br /&gt;hidup, tiada berat menjalankan perintahNya, dan rizki lain yang tak&lt;br /&gt;terhitung jumlahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah cinta. Berlimpah cinta Allah untuk kita. Dosa kita, kesalahan&lt;br /&gt;kita, kekhilafan kita, keburukan kita yang menahan cintaNya. Di balik&lt;br /&gt;pintu itu, cinta Allah tertahan, padahal ada keberkahan hidup di&lt;br /&gt;baliknya. Detik ini dan saat ini juga bersama kita mengetuk pintu&lt;br /&gt;cintaNya. Bersama memohon ampun agar pintu cintaNya terbuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;------------&lt;br /&gt;Jadikanlah &lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span id="lw_1218704404_7"&gt;Sabar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; dan Shalat Sebagai Penolongmu. Dan Sesungguhnya Yang Demikian itu Sungguh Berat, Kecuali Bagi Orang-Orang yang Khusyu [ Al Baqarah : 45 ]&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-46742855886158008?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/46742855886158008/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=46742855886158008' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/46742855886158008'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/46742855886158008'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2008/08/mengetuk-pintu-cinta.html' title='Mengetuk Pintu Cinta'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-6206837410188038346</id><published>2008-08-14T01:58:00.000-07:00</published><updated>2008-08-14T01:59:35.501-07:00</updated><title type='text'>Dua Hak Atas Hamba-Nya</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Allah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; memiliki dua hak atas hamba-Nya yang tidak bisa dipisahkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERTAMA, perintah dan larangan-Nya yang merupakan dua hak-Nya yang paling&lt;br /&gt;murni.&lt;br /&gt;KEDUA, syukur terhadap nikmat yang Dia karuniakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah menuntut hamba untuk bisa mensyukuri nikmat-Nya dan mengerjakan&lt;br /&gt;perintah-Nya. Sayang, kenyataannya banyak sekali orang yang malah melalaikan&lt;br /&gt;kewajiban, padahal mereka membutuhkan maaf dan ampunan Allah. Kalau dia&lt;br /&gt;tidak menyadari itu, niscaya dia termasuk orang yang rusak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang yang memahami hakikat agama Allah niscaya kepekaannya terhadap&lt;br /&gt;berbagai kewajiban dan keinsyafannya terhadap kecerobohannya lebih kuat.&lt;br /&gt;Agama bukan hanya meninggalkan semua perkara haram yang tampak, tetapi harus&lt;br /&gt;diimbangi dengan mengerjakan berbagai perintah yang disenangi Allah. Akan&lt;br /&gt;tetapi, kebanyakan pemeluk agama tidak melakukan sesuatu kecuali mengikuti&lt;br /&gt;yang umum yang berlaku dikalangan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span id="lw_1218704282_2"&gt;Jihad&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; memerintahkan pada kebaikan dan melarang dari keburukan (amar ma'ruf&lt;br /&gt;nahi munkar), menyampaikan nasihat Allah dan Rasulullah SAW kepada ummat&lt;br /&gt;manusia, dan menolong Allah, Rasulullah SAW, agama dan kitab-Nya adalah&lt;br /&gt;aneka kewajiban yang tidak pernah terlintas di benak mereka, apalagi&lt;br /&gt;mengerjakannya. Orang yang paling dangkal kadar agamanya dan dibenci Allah&lt;br /&gt;adalah yang tidak mengerjakan semua kewajiban ini, walaupun ia berlaku zuhud&lt;br /&gt;terhadap semua isi dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedikit sekali kamu lihat mereka mau menghadapkan wajahnya kepada Allah,&lt;br /&gt;memperlihatkan kemarahan kalau kehormatan Allah diganggu dan mengabdikan&lt;br /&gt;jiwa raganya untuk menolong agama Allah. Orang yang banyak mengerjakan&lt;br /&gt;dosa-dosa besar lebih dicintai Allah daripada mereka ini. Abu '&lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span id="lw_1218704282_3"&gt;Umar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; dan&lt;br /&gt;selainnya menyebutkan: Allah memerintahkan malaikat untuk melebur penghuni&lt;br /&gt;sebuah desa. Malaikat bertanya: "Wahai Tuhanku, didalamnya ada fulan yang&lt;br /&gt;ahli ibadah dan zuhud?" Allah berfirman: "Cepat mulailah dan perdengarkanlah&lt;br /&gt;kepada-Ku suaranya, karena dia tidak pernah punya kepekaan terhadap agama&lt;br /&gt;ini seharipun."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu atau segenap amal kebaikan yang pahalanya besar tidak ada yang bisa&lt;br /&gt;mengimbangi satu nikmatpun. Karena sesungguhnya nikmat Allah itu jauh lebh&lt;br /&gt;banyak dan lebih besar. Nikmat yang paling kecil saja bisa menyertai semua&lt;br /&gt;amal kebaikan. Maka dalam hal seorang hamba harus terus menerus&lt;br /&gt;memperhatikan semua hak Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ahmad meriwayatkan dari &lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span id="lw_1218704282_4"&gt;Hajjaj&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, dari Jarir bin Hazim, dari Wahab yang&lt;br /&gt;menuturkan bahwa Nabi Musa pernah bertemu dengan seorang laki-laki yang&lt;br /&gt;berdoa dan merendahkan dirinya kepada Allah. Musa berdoa: Wahai Tuhan,&lt;br /&gt;rahmatilah dia karena aku menyayanginya. " Allah mewahyukan: Kalaupun dia&lt;br /&gt;berdoa kepada-Ku samapai lemas, Aku tidak akan pernah mengabulkan doanya&lt;br /&gt;sebelum dia menunaikan hak-Ku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span id="lw_1218704282_5"&gt;Hamba&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; yang mampu memanjatkan syukur atas nikmat-Nya dan mengerjakan&lt;br /&gt;kewajiban sama sekali tidak pernah meninggalkan kebaikan. Tidak ada yang&lt;br /&gt;bisa mendekatkan dirinya kepada rahmat Allah kecuali dia mengerjakan dua hal&lt;br /&gt;ini: memanjatkan syukur dan mengerjakan kewajiban Allah."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-6206837410188038346?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/6206837410188038346/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=6206837410188038346' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/6206837410188038346'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/6206837410188038346'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2008/08/dua-hak-atas-hamba-nya.html' title='Dua Hak Atas Hamba-Nya'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-7382623894685730841</id><published>2008-08-14T01:55:00.000-07:00</published><updated>2008-08-14T01:57:50.933-07:00</updated><title type='text'>Bagaimana Meraih Sifat Khusyuk?</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;Sumber dari : &lt;a href="http://www.jkmhal.com/main.php?sec=content" target="_blank"&gt;http://www.jkmhal. com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;1. Menghentikan maksiat. Setiap kali dosa makin berkurang, maka hati makin&lt;br /&gt;bersinar. Dengan mengurangi maksiat, kita akan mendapatkan mujahadah dan&lt;br /&gt;kesukaran sedikit demi sedikit. Sedikitkan maksiat sekemampuan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ingatlah hari kiamat, kematian, surga, dan neraka sekemampuan kita!&lt;br /&gt;Ingatlah surga dan kenikmatan kita disurga,.. Ingatlah saat kita berdiri&lt;br /&gt;dihadapan Allah di hari kiamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Sayangi manusia, agar hati kita menjadi khusyuk. Setiap kali kita&lt;br /&gt;berinteraksi dengan manusia dengan kasih sayang, maka setiap kali itu pula&lt;br /&gt;akan semakin khusyuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kita harus ingat! Sebelum kita menjadi hamba yang takut kepada Allah,&lt;br /&gt;kita akan berjihad melawan hawa nafsu kita hingga kita takut kepada Allah.&lt;br /&gt;Jika hati kita mulai terkait dengan Allah, maka kita akan menemukan hasil&lt;br /&gt;takut kita, yakni jauh dari maksiat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iman bertambah dengan latihan. Ketika kita masuk kuliah, kita hanya&lt;br /&gt;mengetahui satu hal. Dan ketika kita keluar, kita akan mengetahui banyak&lt;br /&gt;hal. Hal itu terjadi, karena kita berlatih. Demikian juga iman dan Islam.&lt;br /&gt;Maka latihlah diri kita! Coba tinggalkan maksiat, dan sekuat tenaga usahakan&lt;br /&gt;agar hati selalu khusyuk. Cobalah mengingat &lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span id="lw_1218704137_1"&gt;hari kiamat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;; berinteraksi dengan&lt;br /&gt;kasih sayang kepada manusia!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita melakukan hal itu, maka rasa takut kepada Allah akan timbul&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita melakukan hal itu, maka rasa takut kepada Allah akan timbul di&lt;br /&gt;hati kita setelah mujahadah. Jika rasa takut telah timbul, maka kita akan&lt;br /&gt;menemukan diri kita melawan maksiat, bukan karena sulit, namun karena kita&lt;br /&gt;menemukan kelezatan saat meninggalkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika rasa takut memasuki hati kita, maka ia akan membakar sarang-sarang&lt;br /&gt;syahwat di hati kita. Kadang di suatu hari kita berkata, "Aku mungkin&lt;br /&gt;meninggalkan segala sesuatu kecuali maksiat, Aku tidak akan mampu&lt;br /&gt;meninggalkannya. " Maka, segeralah bermujahadah melawan maksiat. Mulailah&lt;br /&gt;mengingat hari kiamat, dan hati kita akan menjadi takut. Di saat rasa takut&lt;br /&gt;datang, saat itulah maksiat keluar dari hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat menakjubkan, hasrat bermaksiat hilang begitu saja! Allah telah&lt;br /&gt;mengeluarkannya dari hati kita, karena rasa takut telah membakar&lt;br /&gt;sarang-sarang syahwat di hati kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkatan pertama takut kepada Allah ialah membunuh maksiat. Nabi Yusuf&lt;br /&gt;dihadapkan pada satu sikap -yang para pemuda banyak yang menjadi takluk di&lt;br /&gt;hadapannya-, dan ia pemuda yang masih belia, tampan, terasing di negerinya,&lt;br /&gt;dan tak dikenal orang. Sementara, tuan putrinya, isteri Aziz, menggoda&lt;br /&gt;Yusuf, dan ia seorang wanita cantik jelita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan dia menutup pintu-pintu, .:. (Yusuf : 23). Tak seorang pun melihat,&lt;br /&gt;dia-istri Aziz- sendiri yang menawarkan diri, dan berkata, "Mariiah ke&lt;br /&gt;sini"... (Yusuf : 23). Tapi hati Yusuf takut kepada Allah hingga ia berkata,&lt;br /&gt;"Aku berlindung kepada Allah,..." (Yusuf : 23).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapakah yang mampu mengatakan ini dengan segala keteguhan hati di depan&lt;br /&gt;bujukan syahwat yang sangat menggiurkan itu?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan wanita (Zulaikha) yang Yusu f tinggal di ncmahnya menggoda Yusuf untuk&lt;br /&gt;menundukkan dirinya (kepadanya) dan dia menutup pintu-pintu, seraya&lt;br /&gt;berkata,'Marilah ke sini'. Yusu f berkaca, "Aku berlindung kepada Allah,&lt;br /&gt;sungguh ti aanku telah memperlakukanku dengan baik". Sesungguhnya&lt;br /&gt;orang-orang yang zulim tiadaakan beruntung." (Yusuf : 23)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita mulai membunuh kemaksiatan di hati, Allah akan melihat takut&lt;br /&gt;itu, sehingga kita akan naik ke tingkatan berikutnya, yaitu menangis karena&lt;br /&gt;takut kepada Allah dan merasakan kelezatan tangisan tersebut. Nabi bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak akan masuk neraka, siapa yang menangis karena takut kepada Allah,&lt;br /&gt;sehingga air susu itu kembali ke kantong kelenjar susu (tetek) binatan o, "&lt;br /&gt;(HR. At-Turmudzi dan Imam Ahmad).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak ada yang paling Allah cintai dari dua tetesan dan dua bekas, yaitu:&lt;br /&gt;tetesan dari air mata takut kepada AUah dan tetesan darah di jalan Allah.&lt;br /&gt;Adapun dua bekas adalah bekas (berjihad) di jalan Allah dan bekas&lt;br /&gt;(melakukan) kewajiban dari kewajiban-kewajiban Allah." (HR. At-Turmudzi) .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Nabi * bersabda, "Barangsiapa yang mengingat Allah, dan kedua matanytt&lt;br /&gt;banjir air mata, hingga air mata itu mengenai bumi, ia tidak akan di azab di&lt;br /&gt;hari kiamat." (HR. Ath¬Thabrani dan Al, Hakim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, kita akan naik ke tingkat selanjutnya: berinteraksi kepada&lt;br /&gt;manusia dengan takut kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umar bin Abdul Aziz berkata kepada pembantunya, “Jika kau melihatku&lt;br /&gt;melakukan kezaliman pada manusia atau mengambil hak dari hak-hak manusia,&lt;br /&gt;maka peganglah pakaianku, goyangkan diriku, lalu katakana, ‘Wahai Umar,&lt;br /&gt;tidakkah engkau takut kepada Allah?’.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-7382623894685730841?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/7382623894685730841/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=7382623894685730841' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/7382623894685730841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/7382623894685730841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2008/08/bagaimana-meraih-sifat-khusyuk.html' title='Bagaimana Meraih Sifat Khusyuk?'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-8614105178033762312</id><published>2008-08-14T01:53:00.000-07:00</published><updated>2008-08-14T01:55:24.701-07:00</updated><title type='text'>Kiat-kiat Memelihara Iman</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;( Kolom : Ust. Syarifuddin Jatnika, Lc )&lt;br /&gt;Jum'at , 07 Agustus 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;------------ --------- --------- --------- --------- --------- -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan apabila dibacakan ayat-ayat Allah maka bertambahlah imannya." ( QS. Al-Anfal, ayat 2 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iman adalah mutiara yang tak ternilai harganya, dengan keimananlah hidup seseorang menjadi sangat berharga, dengan keimanan pula seluruh tingkah laku manusia dapat dikendalikan , karena ia merupakan motor penggerak jiwa. Dari hatilah manusia dapat dinilai baik buruknya. &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; beberapa faktor yang menyebabkan bertambahnya iman seseorang, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ilmu&lt;br /&gt;Yakni ilmu yang dapat menyebabkan bertambahnya pengetahuan dan keyakinan, seperti apa yang pernah dikatakan oleh Jundub bin Abdullah Umar dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Berilah kami ilmu tentang keimanan, berilah kami ilmu tentang Al-quran, maka iman kami pasti akan bertambah .." (Syarah Qosidah Ibnu Qoyyim, jilid I halaman 141)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi yang dimaksud dengan ilmu disini adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a.. Ilmu yang berkaitan dengan Allah, Asma-asmaNya, sifat-sifatNya, seluruh perbuatan-Nya, dan segala nikmat-Nya.&lt;br /&gt;b.. Ilmu yang berkaitan dengan Rasulullah SAW, akhlak-akhlak yang dicontohkan, manhaj hidup serta syari'atnya, serta perjalanan hidupnya dalam masalah ibadahnya, perjuangannya, dan muamalahnya.&lt;br /&gt;c.. Ilmu yang berkaitan dengan kitabullah berikut dengan apa-apa yang dikandungnya, berupa berita-berita, contoh-contoh, hukum, I'tibar (pengajar), dan garis-garis pembeda.&lt;br /&gt;Yang demikian itu dikarenakan asal (pokok) keimanan adalah ikrar kepada Uluhiyah Allah, hal-hal yang menyangkut sifat-sifat Rasulullah, risalah yang ia bawa, serta setiap yang datang kepadanya dari sisi Robb-Nya, dengan penggambaran secara global. Misalnya saja tentang kalimat syahadat, barangsiapa yang mengucapkan dengan penuh keyakinan, maka baginya telah memenuhi pokok keimanan. Akan tetapi tidaklah sama nilainya bagi si pengucap, jika dalam mengucapkannya disertai oleh makna serta ketentuan-ketentuan nya secara rinci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidaklah sama orang yang mengetahui secara rinci apa-apa yang diberitakan Rasulullah SAW perihal kejadian setelah mati (seperti adanya hari perhitungan, azab, kenikmatan abadi, dll) dibanding dengan orang yang tidak mengetahuinya. Kalau tingkat pemahaman syahadah membuahkan tingkat pemahaman yang berbeda, maka begitu juga dengan tingkat pemahaman akhirat. Tidak sama (tingkat keimanan) mereka yang memahami akhirat sampai kepada hal-hal yang terjadi didalamnya, seperti : kebangkitan dan dikumpulkannya setelah mati, pembalasan, pembacaan catatan amal, perhitungan, telaga, surga, neraka, dll jika dibandingkan dengan mereka yang memahami akhirat hanya sebatas garis besarnya saja. Begitu juga tidak sama mereka yang mengetahui Siroh perjuangan Rasulullah dan segala apa yang menyertai beliau sehingga membawa kesempurnaan pada dirinya, jika dibandingkan dengan orang-orang yang hanya mengetahui masalah itu secara garis besar. Oleh karena itu Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan demikian (pula) antara manusia, binatang-binatang melata dan binatang-binatang ternak ada yang bermacam-macam warnanya (dan jenisnya).Sesungguh nya yang hanya takut kepada Allah diantara hamba-hambaNya hanyalah para ulama.Sesungguhnya Allah maha perkasa lagi maha pengampun. " (QS. Faathir, ayat : 28)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" (Apakah kamu hai orang musyrik yang lebih beruntung ataukah yang beribadat diwaktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Robb-nya ? Katakanlah adakah sama orang yang mengetahui dengan orang yang tidak mengetahui ? sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran."&lt;br /&gt;(QS. Az-Zumar : 9)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Amal perbuatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dimaksud disini adalah memperbanyak amal-amal shaleh serta memperdalam ketaatan sehingga menambah keyakinan dan memperkokoh keimanan, serta memperkecil amal-amal yang jelek dan menghindari dari hal-hal yang dapat melemahkan iman. Betapa banyak manusia yang telah terjerumus kepada kemaksiatan besar bahkan sampai kepada kemungkaran yang menghalalkan darah serta mendustakan Rasulullah sehingga mereka masuk kepada golongan durjana (dzhalim) fasik dan masuk kepada kekafiran. Oleh karena itu kita harus memohon kepada Allah agar dibersihkan dari segala amalan diatas dan senantiasa berada dalam lindungan-Nya.&lt;br /&gt;Yang demikian itu adalah asas (prinsip) keimanan kepada Allah, sebagaimana kita ketahui bersama bahwa didalamnya harus mencakup pengikraran diri untuk mentauhidkan- Nya secara Uluhiyah, serta kesediaan untuk ikhlas beribadah hanya kepada-Nya. Ikrar dan pengenalan dalam hal ini, ada 2 jenis :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a.. Pengakuan secara ilmu pengetahuan, dengan disertai membenarkannya.&lt;br /&gt;b.. Pengakuan secara alamiyah dengan mentaati apa-apa yang diketahuinya dan beradaptasi dengan ketentuan serta kewajiban yang terkandung didalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka barang siapa yang I'tiraf hanya sebatas pada cara yang pertama (sekedar ilmu), maka baginya termasuk lemah iman. Oleh karena itu dengan kemampuan yang ada, seseorang harus berusaha untuk memperkokoh imannya dengan meningkatkan- ketaatannya. Jadi keimanan itu hanya akan sempurna jika kedua pendekatan iman tersebut dipenuhi secara seksama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Zikir dan Fikir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan zikir adalah mengingat Allah beserta sifat-sifatNya, apa-apa yang menyangkut keagungan-Nya dan kebesaran-Nya, membaca kalam-Nya serta ayat-ayatNya. Kemudian selain itu juga harus berusaha memperkecil segala hal yang membawa dampak kealpaan atau kelalaian kepada Allah. Umar Ibnu Khattab senantiasa tak henti-hentinya mengingatkan kepada para sahabat untuk senantiasa berzikir kepada Allah SWT untuk menambah kualitas imannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Abu Ja'far dari kakeknya Umar bin Khubaib dan dia menerima dari Rasulullah. "Rasulullah SAW bersabda : "iman itu bertambah dan berkurang," lalu ia bertanya kepada beliau : apa gerangan wahai Rasulullah yang dapat menambahnya dan yang menguranginya ? Jawab Rasulullah "Jika kita mengingat dan memuji-Nya, mensucikan-Nya dan senantiasa bertasbih pada-Nya, maka disitulah iman akan bertambah kualitasnya, dan jika kita melupakan atau lalai kepada-Nya maka disitulah iman jadi berkurang" Abdullah bin Rowahah memegang tangan salah satu sahabatnya seraya berkata "Bangkitlah sejenak bersama kami, marilah duduk di majlis zikir." (Syarah Qosidah Ibnul Qoyyim jilid II hal. 140-141).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan hal ini sesuai dengan apa yang diberitakan oleh Allah SWT kepada kita, bahwa diantara sifat-sifat orang mu'min itu adalah senantiasa berzikir kepada Allah, baik dalam keadaan berdiri, duduk maupun dalam keadaan berbaring.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang yang berakal."(QS. Ali-Imron, ayat : 190)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Yaitu orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi, (seraya berkata): "Ya Rabb kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha suci engkau, maka peliharalah kami dari siksa api neraka ." (QS. Ali-Imron, ayat : 191)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun yang dimaksud dengan fikir ialah suatu aktivitas yang mengacu pada renungan terhadap ciptaan Allah dengan memikirkan yang ada pada ciptaan-ciptaanNya, serta memandang kepada tanda-tanda- Nya, dan mu'jizat-Nya, sehingga dari aktivitas yang demikian itu akan didapat buah iman kepada Allah, yaitu merasakan keagungan-Nya, kekuasaan-Nya, keagungan sifat-sifat- Nya, serta keagungan perbuatan-perbuatan Nya. Cara memandang yang demikian itulah yang disebut "Tafkir" dan "I'tibar".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatian indrawi terhadap ciptaan-ciptaan Allah yang terbentang dihadapan kita, yakni berupa alam semesta serta seluruh isinya, dan fenomena-fenomena yang terjadi didalamnya,walau hanya secara garis besarnya saja sudah cukup memberi kesan akan keagungan sifat-sifat serta perbuatan-perbuatan Nya, dan ini jelas berpengaruh mempertinggi iman kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ada sebagian orang yang tidak dapat menangkap makna yang terkandung dari alam dan fenomenanya ini.Mereka menganggap semuanya sepi, bisu, dan buta, dan sedikitpun hatinya tidak terbetik untuk menghubungkan keunikan dan keagungan alam serta keagungan penciptaan-Nya. Mereka sama sekali tidak bisa terlepas dari kenikmatan duniawi dan syahwat, mereka itulah orang-orang yang kafir dan yang lemah imannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan mereka yang membaca ini dengan sungguh- sungguh dan ikhlas, didapati disana keagungan Allah beserta kebesaran dan kekuasaan-Nya, kelihaian pengaturan-Nya sehingga semakin bertambahlah iman dan keyakinan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka itulah Ulil Albab, yaitu mereka yang selalu mengingat Allah dalam keadaan bagaimanapun, mereka selalu bertasbih serta memohon dijauhkan dari siksa neraka, sedangkan mereka yang tidak bisa menangkap maksud dari alam dan fenomena yang terjadi, Allah mengumpamakan dalam ayat-Nya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Perumpamaan mereka adalah seperti orang yang menyalakan api, maka setelah api itu menerangi sekelilingnya, Allah hilangkan cahaya yang menyinari mereka, dan membiarkan mereka dalam kegelapan, tidak dapat melihat . Mereka itu tuli, bisu, dan buta, maka tidaklah mereka akan kembali ke jalan yang benar."&lt;br /&gt;(QS. Al-Baqarah, ayat : 17-18)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu'alam bishowab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masjid Jami' Nurul Yaqin (MJNY)&lt;br /&gt;www.nurulyaqin. org - menebar dakwah, menjalin ukhuwah&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-8614105178033762312?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/8614105178033762312/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=8614105178033762312' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/8614105178033762312'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/8614105178033762312'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2008/08/kiat-kiat-memelihara-iman.html' title='Kiat-kiat Memelihara Iman'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-6532826512186056491</id><published>2008-06-13T04:02:00.000-07:00</published><updated>2008-06-13T04:12:28.553-07:00</updated><title type='text'>Keutamaan Orang yang Mengetahui dan Mengajar</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;a rel="nofollow" target="_blank" href="http://www.adanipermana.co.cc/Syarah/keutamaan_orang_yang_mengetahui_dan_mengajar.htm"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span class="yshortcuts" id="lw_1213355006_0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Dari Abi Musa Radhiallahu Anhu, katanya Nabi Shalallahu Alaihi wa sallam bersabda,&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt; &lt;em&gt;"&lt;span class="yshortcuts" id="lw_1213355006_1"&gt;Perumpamaan&lt;/span&gt; petunjuk dan &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1213355006_2"&gt;ilmu pengetahuan&lt;/span&gt;, yang oleh karena itu Allah mengutus aku untuk menyampaikanya, seperti hujan lebat jatuh ke bumi; bumi itu ada yang subur, menyerap air, menumbuhkan tumbuh-tumbuhan dan rumput-rumput yang banyak. Ada pula yang keras tidak menyerap air sehingga tergenang, maka Allah memberi manfaat dengan hal itu kepada manusia. Mereka dapat minum dan memberi minum (binatang ternak dan sebagainya), dan untuk bercocok tanam. Ada pula hujan yang jatuh kebagian lain, yaitu di atas tanah yang tidak menggenangkan air dan tidak pula menumbuhkan rumput. Begitulah perumpamaan orang yang belajar agama, yang mau memanfaatkan sesuatu yang oleh karena itu Allah mengutus aku menyampaikannya, dipelajarinya dan diajarkannya. Begitu pula perumpamaan orang yang tidak mau memikirkan dan mengambil peduli dengan petunjuk Allah, yang aku diutus untuk menyampaikannya."Abu Abdillah berkata, bahwa Ishaq berkata," Dan ada diantara bagian bumi yang digenangi air, tapi tidak menyerap." &lt;/em&gt;&lt;strong&gt;(Arti dari Hadts No 79 - Kitab Fathu Bari)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div&gt;   &lt;p   style="margin-left: 0cm; margin-right: 0cm;font-family:Tahoma;font-size:10pt;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Kandungan &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1213355006_3"&gt;Hadits&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;&lt;br /&gt;Tentang hadits diatas, setelah memaparkan keterangan yang menjelaskan hadits diatas dari segi bahasa (arab), Ibnu Hajar Al-Asqalani -penulis kitab fikih (klasik) Bulughul Maram- dalam kitabnya Fathul Bari, menjelaskan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Qurtubi dan yang lainnya mengatakan bahwa Rasulullah ketika datang membawa ajaran agama, beliau mengumpamakannya dengan hujan yang diperlukan ketika mereka membutuhkannya. Demikianlah kondisi manusia sebelum Rasulullah diutus. Seperti hujan menghidupkan tanah yang mati, demikian pula ilmu agama dapat menghidupkan hati yang mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian beliau mengumpamakan orang yang mendengarkan ilmu agama dengan berbagai macam tanah yang terkena air hujan, diantara mereka adalah orang alim yang mengamalkan ilmunya dan mengajar. Orang ini seperti tanah subur yang menyerap air sehingga dapat memberi manfaat bagi dirinya, kemudian tanah tersebut dapat menumbuhan tumbuh-tumbuhan sehingga dapat memberi manfaat bagi yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara mereka ada juga orang yang menghabiskan waktunya untuk menuntut ilmu namun dia tidak mengerjakan, akan tetapi dia mengejarkannya untuk orang lain, maka bagaikan tanah yang tergenangi air sehingga manusia dapat memanfaatkannya. Orang inilah yang diindikasikan dalam sabda beliau, "Allah memperindah seseorang yang mendengar perkataan-perkataanku dan dia mengerjakannya seperti yang dia dengar." Diantara mereka juga ada yang mendengar ilmu namun tidak menghafal atau menjaganya serta mengamalkannya dan tidak pula mengajarkannya kepada orang lain, maka dia seperti tanah yang tidak dapat menerima air sehingga merusak tanah yang ada di sekelilignya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikumpulkannya perumpamaan bagian pertama dan kedua, adalah karena keduanya sama-sama bermanfaat. Sedangkan dipisahkannya bagian ketiga, karena tercela dan tidak bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian dalam setiap perumpamaan terdiri dari dua kelompok. Perumpamaan pertama telah kita jelaskan tadi, sedang perumpamaan kedua, bagian pertamanya adalah orang yang masuk agama (Islam) namun tidak mendengarkan ilmu atau mendengarkan tapi tidak mengamalkan dan tidak mengajarkannya. Kelompok ini diumpamakan Nabi Shallallahu Alaihi was Sallam dalam sabdanya, "Orang yang tidak mau memikirkan" atau dia berpaling dari ilmu sehingga dia tidak bisa memanfaatkannya dan tidak pula dapat memberi manfaat kepada orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun bagian kedua adalah orang yang sama sekali tidak memeluk agama, bahkan telah disampaikan kepadanya pengetahuan tentang &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1213355006_4"&gt;agama Islam&lt;/span&gt;, tapi dia mengingkari dan kufur kepadanya. Kelompok ini diumpamakan dengan tanah datar yang keras, dimana air mengalir diatasnya tapi tidak dapat memanfaatkannya. Hal ini diisyaratkan dengan perkataan beliau, "Dan tidak perduli dengan petunjuk Allah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ath-Thibi mengatakan, "Manusia terbagi menjadi dua. Pertama, manusia yang memanfaatkan ilmu untuk dirinya namun tidak mengajarkan kepada orang lain. Kedua, manusia yang tidak memanfaatkan untuk dirinya, tapi dia mengajarkan kepada orang lain. Menurut saya kategori pertama masuk dalam kelompok pertama, karena secara umum manfaatnya ada walaupun tingkatnya berbeda. Begitu pula dengan tanaman yang tumbuh, diantaranya ada yang subur dan memberi manfaat kepada manusia dan ada juga yang kering. Adapun kategori kedua walaupun dia mengerjakan hal-hal yang wajib dan meninggalkan yang sunnah, sebenarnya dia termasuk dalam kelompok kedua seperti yang telah kita jelaskan; dan seandainya dia meninggalkan hal-hal wajib maka dia adalah orang fasik dan kita tidak boleh mengambil ilmu darinya. Orang semacam ini termasuk dalam, &lt;i&gt;man lam yar fa' bi dzalika ro san&lt;/i&gt;. Wallahu a'lam"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Penutup&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari uraian diatas, mari kita berkaca pada pribadi masing-masing. Termasuk dalam kelompok manakah kita ; kelompok tanah yang menyerap air sehingga dapat memberi manfaat bagi dirinya, kemudian tanah tersebut dapat menumbuhan tumbuh-tumbuhan sehingga dapat memberi manfaat bagi yang lain, ataukah kelompok tanah yang yang tidak dapat menerima air sehingga merusak tanah yang ada di sekelilingnya? Semoga Allah memudahkan jalan kebaikan dan (kemudian) menempuhnya untuk yang telah menulis dan membaca tulisan ini, Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;--&lt;br /&gt;Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A Dani Permana&lt;br /&gt;&lt;a rel="nofollow" target="_blank" href="http://www.adanipermana.co.cc/"&gt;&lt;span class="yshortcuts" id="lw_1213355006_6"&gt;www.adanipermana.co.cc&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a rel="nofollow" target="_blank" href="http://www.computer-knowledge.biz/"&gt;&lt;span class="yshortcuts" id="lw_1213355006_7"&gt;www.computer-knowledge.biz&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-6532826512186056491?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/6532826512186056491/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=6532826512186056491' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/6532826512186056491'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/6532826512186056491'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2008/06/keutamaan-orang-yang-mengetahui-dan.html' title='Keutamaan Orang yang Mengetahui dan Mengajar'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-8582426094891143617</id><published>2008-06-13T04:01:00.000-07:00</published><updated>2008-06-13T04:02:39.283-07:00</updated><title type='text'>Dua Prinsip Agung</title><content type='html'>Dua Prinsip Agung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَمَا اخْتَلَفْتُمْ فِيهِ مِنْ شَيْءٍ فَحُكْمُهُ إِلَى اللَّهِ ذَلِكُمُ اللَّهُ رَبِّي عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَإِلَيْهِ أُنِيبُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman: "Tentang sesuatu apapun kamu berselisih maka putusannya (terserah) kepada Allah. (Yang mempunyai sifat-sifat demikian) itulah Allah Tuhanku. Kepada-Nyalah aku bertawakkal dan kepada-Nyalah aku kembali)" (Asy-Syura: 10)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan dan kandungan ayat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Allah: "Tentang sesuatu apapun kamu berselisih" maksudnya masalah prinsip-prinsip dan cabang-cabang agama yang tidak kalian sepakati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Allah: "maka putusannya (terserah) kepada Allah" maksudnya dikembalikan kepada kitab Allah dan sunah Nabi sholallahu 'alaihi wasallam, Apapun putusan yang tersebut di dalamnya adalah benar, sedang yang bertentangan dengannya adalah salah. Atas kepasrahaan kita untuk meyerahkan keputusannya kepada Allah bukanlah tanpa proses, bagaimana proses tersebut, sebagaimana dijelaskan ayat berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur'an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. An Nisa : 59&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Allah : Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur'an) dan Rasul (sunnahnya) , ayat ini dengan jelas dan tegas tidak ada jalan lain selain mengembalikan semua permasalahan kepada Allah dan Rasul-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah telah wafat maka sekarang yang dijadikan dasar adalah Sunnahnya, yaitu segala sesuatu yang bersumber dari Nabi Muhammad berupa perkataan, perbuatan, atau persetujuannya (terhadap perkataan atau perbuatan para sahabatnya) yang ditujukan sebagai syari'at bagi umat ini. Termasuk didalamnya apa saja yang hukumnya wajib dan sunnah sebagaimana yang menjadi pengertian umum menurut ahli hadits. Juga 'segala apa yang dianjurkan yang tidak sampai pada derajat wajib' yang menjadi istilah ahli fikih (Lihat Al-Hadits Hujjatun bi Nafsihi fil Aqaid wa al Ahkam karya As-Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani, hal. 11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikemudian hari setelah masa kenabian berlalu 14 abad, ada sebagian manusia yang mengembalikan segala permasalah yang terjadi diantara umat, dengan jalan mengembalikannya kepada Al Qur'an dan Akal atau Al Qur'an dan Hawa Nafsu. Maka tentu saja Sunnah lambat laun akan hilang, maka jangan meresa aneh jika ada sebagian manusia yang masih tetap menjalankan sunnah Rasul di masa sekarang dipandang aneh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan merasa bimbang atas keterasingan serta keanehan itu, karena orang-orang yang masih berpegang teguh dengan Al Qur'an dan Sunnah Rasul, telah dipredikcsi di akhir zaman, sebagaimana sabdanya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;بَدَأَ الْإِسْلَامُ غَرِيبًا وَسَيَعُودُ كَمَا بَدَأَ غَرِيبًا فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Islam dimulai dalam keadaan asing dan akan kembali asing sebagaimana awalnya, maka thuuba (beruntunglah) orang-orang yang asing." (HR Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam hadir pada masa Rasulullah Muhammad penuh dengan segala bentuk kebodohan yang ada, dan diakhir zaman masa itu akan kembali, yakni masa kebodohan tersebut, orang berbicara agama tanpa ilmu, keburukan dan segala macam kejelakan sudah kita dapati di negara Indonesia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian dikatakanlah orang yang selalu memegang tegus as sunnah dengan sebutan islam ortodhok, wahabiesme, salafiesme, ahlusunnahaisme, atau nama-nama lain yang memojokan umat yang masih memegang tegus As Sunnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya yang ada pada jiwa manusia yang menyebut umat yang masih berpegang teguh kepada As sunnah, bukanlah ilmu yang berbicara, melainkan hawa nafsu yang diserat hatinya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Hudzaifah ra., ia berkata: Ketika kami bersama Umar ra. ia bertanya: Siapakah di antara kalian yang mendengar Rasulullah sholallahu 'alaihi wasallam bersabda tentang fitnah? Beberapa sahabat berkata: Kami pernah mendengarnya. Umar berkata: Barangkali yang kalian maksudkan adalah fitnah seseorang berhubungan dengan keluarga dan tetangganya? Mereka menjawab: Ya, benar. Umar berkata: Itu bisa dihapus dengan salat, puasa dan zakat. Tetapi (yang aku maksud), siapakah di antara kalian yang pernah mendengar sabda Nabi sholallahu 'alaihi wasallam: Fitnah yang berombak seperti ombak laut? Orang-orang terdiam. Lalu Hudzaifah berkata: Aku. Umar berkata: Engkau, beruntung ayahmu (Lillahi abuka, pujian orang Arab kepada seorang yang istimewa). Kata Hudzaifah: Aku mendengar Rasulullah sholallahu 'alaihi wasallam bersabda: Fitnah-fitnah akan melekat di hati bagaikan tikar, dengan berulang-ulang. Setiap hati yang termakan fitnah itu, maka pada hatinya akan terdapat bintik hitam dan setiap hati yang menolaknya, maka akan muncul bintik putih. Sehingga hati tersebut menjadi terbagi dua, putih yang bagaikan batu besar, sehingga tidak akan terkena bahaya fitnah, selama masih ada langit dan bumi. Sedangkan bagian yang lain hitam keabu-abuan seperti kuali terbalik, tidak tahu mana yang baik dan mana yang buruk, kecuali hanya hawa nafsu yang diserap (hatinya). (Shahih Muslim No.207)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya fitnah-fitnah yang telah ada disetiap golongan umat adalah karena tidak mau mengembalikan setiap permasalahan kepada Al Qur'an dan Sunnah Nabinya, mereka lebih mengagungkan akal dibanding wahyu, mengunggulkan rasa egioisme dan rasa takut kehilangan jama'ah yang telah membesarkan namanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Sholallhu 'alaihi wasallam bersabda "Ketahuilah, sesungguhnya aku diberi Al-Qur`an dan (sesuatu) yang serupa dengannya." -yakni As-Sunnah-, (H.R. Abu Dawud no.4604 dan yang lainnya dengan sanad yang shahih, juga diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam al-Musnad IV/130)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kata lain bahwa As Sunnah adalah wahyu karena digandengkan dengan alqur'an, sebagaimana sabda Rasulullah diatas. Begitupula dengan firman Allah, "Dan tiadalah yang diucapkannya (Muhammad) itu menurut kemauan hawa nafsunya." (Q.S. An-Najm:3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan berkecil hati jika bertemu orang-orang yang hanya mengandalkan Al Qur'an saja dimasa sekarang ini atau menolak hadits secara frontal, karena orang seperti ini sudah diprediksi oleh Rasulullah 14 abad yang lalu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Rafi' berkata bahwa Rasulullah bersabda :"Sungguh, akan aku dapati salah seorang dari kalian bersantai di atas tempat duduknya, yang apabila sampai kepadanya hal-hal yang aku perintahkan atau aku larang dia berkata, 'Saya tidak tahu. Apa yang ada dalam Al-Qur`an itulah yang akan kami ikuti", (HR Imam Ahmad VI/8 , Abu Dawud (no. 4605), Tirmidzi (no. 2663), Ibnu Majah (no. 12), At-Thahawi IV/209)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Idiom pada sabda Rasululah "bersantai di atas tempat duduknya," adalah kiasan kepada orang-orang yang malas mempelajari hadist serta ilmu-ilmu yang berkaitan dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun dijika ditanya kepada mereka mengapa menolak hadist, mereka dengan bangga menjawabnya dengan panjang lebar, namun jawabannya tidak beraturan alias ngawur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya memang jelas dan tepat kiasan yang diberikan Rasulullah  bahwa mereka tidak mau mempelajari hadits karena kemalasannya, dan patut diakui diantara kaidah ilmu islam yang paling ngejelimet adalah belajar hadist. Hal ini "ngejelimet" karena begitu hati-hatinya para ahli hadits dalam menerima atau menolak sebuah hadits. Mereka butuh ketekunan dan kesabaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diakhir Surah An Nisa 59 diatas dijelaskan "jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian", yakni, jika memang kita ber-iman kepada Allah dan Hari Akhir maka mengembalikan semua urusan dan perselisihan diantar umat dengan umat, umat dengan ulil amri, adalah dengan mengembalikan kepada Allah dan Rasul-Nya, dengan demikian keutuhan umat akan terjaga dan itu mencukupi dan yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. [Akhir Surah An Nisa : 59]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya kepasrahan kita kepada Allah harus dilakukan dengan mengembalikan semua hal kepada Al Qur'an dan Sunnah-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sebagaian orang berkata, "kita tidak perlu memvonis jama'ah A sesat dan Jama'ah B melakukan Bid'ah", biasanya orang seperti ini diakhirnya seperti pahlawan dan berkata" Jangan pernah menuduh bid'ah atau sesat karena kebenaran itu milik Allah atau biar Allah yang memutuskan". Orang seperti ini yang berani saya katakan salah mengartikan Makna Surah Asyura ayat 10 tersebut, kepasrahan kita kepada Allah dalam menghadapi masalah adalah dengan proses, melihat latar belakang permasalahan, studi komperatif data [Al Qur'an dan As Sunnah], dan kesimpulan baru menyerahkan kepada Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke firman Allah Asy Syura ayat 10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Allah "itulah Allah Tuhanku" maksudnya; Allah, sebagaimana Dia adalah Tuhan Yang Maha Pencipta, Pemberi rezeki dan pengatur, Dia juga sebagai hakim antara para hamba-Nya dengan syariat-Nya dalam semua urusan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ayat dapat diambil kesimpulan bahwa Ijma' (konsensus ulama) adalah dalil yang qath'i adalah dasar hukum yang jelas. Hal itu, karena Allah swt. tidak memerintahkan untuk merujuk kepada-Nya kecuali dalam urusan yang kita perselisihkan. Dari itu maka semua hal yang sudah kita sepakati adalah cukup. Umat terjaga dari kesalahan, dari itu kesepakatannya sesuai dengan kitab Allah dan sunah Rasul-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Allah: "Kepada-Nyalah aku bertawakal" yaitu, "Aku bersandar dengan hatiku kepada-Nya dalam mendatangkan manfaat/maslahat dan menolak mudarat. Aku percaya kepada-Nya dalam menolongku dalam urusan itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Allah swt.: "kepada-Nyalah aku kembali" yaitu, "Aku menghadap dengan hati dan badanku kepada-Nya, juga kepada ketaatan dan beribadah kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tawakal dan kembali adalah dua prinsip agung yang sering disebut oleh Allah dalam kitab-Nya. Karena dengan keduanya seorang hamba mencapai kesempurnaan, dan akan tidak sempurna dengan kehilangan salah satu atau keduanya. Allah berfirman: "Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan" dan "Sembahlah Allah dan bertawakallah kepada-Nya"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Jika terjadi perselisihan diantara umat, maka jalan keluar adalah mengembalikan kepada Allah dan Rasulnya [As Sunnah]&lt;br /&gt;  2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Bertawakal dan bersabar kepada-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu'alam bimorodihi... (Allahlah yang Maha Mengetahui semua yang dimaksud dalam hal ini)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber Tafsir Ibnu Sa'di,  dan penambahan dari saya [Dani Permana] merujuk Sahih Bukhori, Sahih Muslim, Sunan Abu Dawud, Sunan Atirmidzi, Ibnu Majah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Post in Tafsir, Dua Prinsip Agung, June 12, 2008 10:41:36 AM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--&lt;br /&gt;Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A Dani Permana&lt;br /&gt;www.adanipermana.co.cc&lt;br /&gt;www.computer-knowledge.biz&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-8582426094891143617?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/8582426094891143617/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=8582426094891143617' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/8582426094891143617'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/8582426094891143617'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2008/06/dua-prinsip-agung.html' title='Dua Prinsip Agung'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-8486700902789272969</id><published>2008-05-16T00:54:00.002-07:00</published><updated>2008-05-16T00:55:37.752-07:00</updated><title type='text'>Write for me pls…(akhi ….)</title><content type='html'>&lt;h2&gt;&lt;/h2&gt;                   &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;Senyum terkembang ketika mulai ku tulis bait-bait ini untukmu akhi&lt;br /&gt;Bahagia…senang…was-was..takut…antara iya dan tidak&lt;br /&gt;itulah perasaanku ketika menarikan jari jemari ini&lt;br /&gt;Akhi…aku berharap semoga prasangkaku padamu adalah kebaikan saja&lt;br /&gt;agar kelak tak menjadikan rusak ukhuwah ini&lt;br /&gt;Akhi…harapanku akan  ketulusan darimu&lt;br /&gt;Semoga ketulusan itu benar-benar ada dari dalam hatimu untukku yang lemah ini&lt;br /&gt;Akhi…sekiranya banyak harapanku akanmu saat ini&lt;br /&gt;Semoga itu hanyalah perasaan manusiawi saja&lt;br /&gt;Agar tak melupakanku pada harapan sesungguhnya&lt;br /&gt;yakni berharap padaNYA&lt;br /&gt;Akhi…andainya suatu saat nanti hati akhi berubah&lt;br /&gt;mungkin itu kehendakNYA&lt;br /&gt;sehingga tak membuatku sebellllllllllll sama akhi&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akhi…&lt;br /&gt;kedewasaan…keindahan kata-katamu ketika menegurku&lt;br /&gt;sangat menawan hati&lt;br /&gt;darimu banyak hal yang bisa ku pelajari&lt;br /&gt;Akhi..semoga semua bukan hanya imingan semata darimu&lt;br /&gt;hingga akan membuat hati ini sakit hati&lt;br /&gt;Akhi..ingin berlembar-lembar ku tulis sajak dan bait yang indah untukmu&lt;br /&gt;tapi rasanya …akan lebih bermakna jika rasa dalam hati ini bercerita dengan bahasa tanpa huruf,tanpa suara, bahkan dengan bunga, dengan rumah, dengan bahasa apa saja. yang penting orang tahu itu adalah bahasa cinta yang bisa di mengerti oleh semua makhluk.&lt;br /&gt;Semua datangnya dari Allah..dan akan kembali jua padaNYA&lt;br /&gt;Qt manusia boleh berencana…tapi Allah jua penentuNYA&lt;br /&gt;Semoga Allah memberkahi setiap pertemuan kita&lt;br /&gt;dan RidhoNYA kan menyatukan kita dalam roudhohNYA&lt;br /&gt;dalam taman cintaNYA yang penuh kasih sayang…..&lt;/p&gt; &lt;p&gt;toex:akhi…&lt;br /&gt;jagalah ketulusan yang ada dalam hati akhi, kejujuran adalah segala-galanya, darinya ketulusan akan bisa d rasakan…….seklipun Allah berkehendak lain, semoga ukhuwah ini tetap terjalin&lt;br /&gt;Maafkan jua jjikalau ukhti telah banyak mengecwakan akhi,ukhti mash perlu banyak belajar, kepadaNYA jua Qt memohon”Mudah-mudahan Allah berikan yang terbaik tuk Qt”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Someone (*_*) when u always smile for me&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-8486700902789272969?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/8486700902789272969/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=8486700902789272969' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/8486700902789272969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/8486700902789272969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2008/05/write-for-me-plsakhi.html' title='Write for me pls…(akhi ….)'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-1132181942278296342</id><published>2008-05-16T00:54:00.001-07:00</published><updated>2008-05-16T00:54:36.913-07:00</updated><title type='text'>Diam jadi sahabat</title><content type='html'>&lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt; Hening temani sepi&lt;br /&gt;Terlelap dalam keringnya hati&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Biarkan kumengadu padamu duhai bintang gemintang yang berkelip&lt;br /&gt;Tapi pagi ini engkau tersembunyi&lt;br /&gt;Biarkan kumengadu pada sang mentari&lt;br /&gt;Tapi si mendung menghalangimu bersinar&lt;br /&gt;Biar kumengadu pada sang rembulan&lt;br /&gt;Tapi apa bisa hati menunggu hingga pekat menjelang&lt;/p&gt; &lt;p&gt;epada angin….&lt;br /&gt;Terpalah lembut wajah yang masih kasar dan penuh noda ini&lt;br /&gt;Biar kering buliran2 yang sudah membasahi pipi&lt;br /&gt;Mentari…sekalipun awan menutup kehangatanmu&lt;br /&gt;Semoga mentari hatiku senantiasa bersinar&lt;br /&gt;Menghangatkan tubuh yang menggigil&lt;br /&gt;Karena dinginnya saputan-saputan kata dan perbuatan&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-1132181942278296342?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/1132181942278296342/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=1132181942278296342' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/1132181942278296342'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/1132181942278296342'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2008/05/diam-jadi-sahabat.html' title='Diam jadi sahabat'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5959455377520790724.post-5154163891651169821</id><published>2008-05-16T00:45:00.000-07:00</published><updated>2008-05-16T00:53:30.705-07:00</updated><title type='text'>Kemana akan kucari?</title><content type='html'>&lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;div class="entry-content"&gt; &lt;div class="entry-body"&gt; &lt;p&gt;Kemanakah akan hamba cari ketenangan di antara hati yang bergejolak&lt;br /&gt;Kemanakah kenikmatan dunia akan membawa hamba yang lalai bersyukur&lt;br /&gt;Kemanakah hamba melangkah sedang hitungan mundur nafas tak pernah berhenti&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setiap kata yang keluar dari mulut hamba akan kah memberi manfaat saat mulut hamba tersumpal dengan tanah&lt;br /&gt;Setiap langkah yang mengayun di hari-hati hamba akankah membawa kebaikan saat kaki dan tangan berbicara&lt;br /&gt;Setiap pandangan mata yang melihat hamba dan pandangan yang hamba lihat akankah menjadikan mata ini salah satu dari mata2 yang tidak menangis nanti…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat hamba pandang diri dihadapan cermin,&lt;br /&gt;akankah tubuh ini terbakar dihari pengadilan&lt;br /&gt;akankah wajah ini akan tersenyum atau menangis&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lalu kemana kan hamba cari ketenangan hati&lt;br /&gt;bila hamba tidak tau dimana tempat kembali&lt;/p&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5959455377520790724-5154163891651169821?l=salamkms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamkms.blogspot.com/feeds/5154163891651169821/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5959455377520790724&amp;postID=5154163891651169821' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/5154163891651169821'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5959455377520790724/posts/default/5154163891651169821'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamkms.blogspot.com/2008/05/kemana-akan-kucari.html' title='Kemana akan kucari?'/><author><name>Selamat.kms</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01998412218235483655</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
